Kawan, Kadang Aku Rindu Hubungan Persahabatan Kita yang Dulu

Sedikit surat kecil untuk para sahabat.

Dunia berubah begitu cepat, wajah bumi yang kian hari kian memanas menjadi saksi bisu perubahan dunia yang kian menua. Tidak hanya itu, isi bumi pun kini banyak yang mengalami perubahan, termasuk atau mungkin teman-teman kita.

Baca juga : Bukan Berarti Tidak Cinta, Tapi Inilah Alasan Kenapa Cowok Lebih Memilih Berjalan dengan Teman Daripada Pasangan

Pertemanan kita dulu menyenangkan (youthmanual.com)

Kamu juga mungkin merasakan hal yang serupa, dimana teman-temanmu kini sudah berubah lagi dan tidak seperti dulu. Mungkin entah itu karena kesibukan masing-masing, atau karena faktor lain kamu merasakan teman-temanmu kini sudah tidak seperti dulu.

Dulu mungkin kamu begitu dekat dengan teman-temanmu, bermain bersama, berkumpul, tidur bareng-bareng, suka duka menghadapi persoalan bersama. Dulu untuk berkumpul sangatlah mudah, tanpa sebuah rencana perkumpulan diantara teman-teman pun bisa kapan saja.

Kisah Persahabatan (media.licdn.com)

Namun sepertinya kini tidak bisa lagi semudah itu untuk berkumpul, jarak dan kesibukan masing-masing diantara kalian membuat pertemanan ini semakin hari semakin merenggang. Dari awalnya hanya memberikan kabar lewat chatingan, hingga akhirnya segan untuk saling memulai chating duluan.

Dulu kita tanpa ada rasa malu melakukan hal-hal konyol, namun sekarang kita merasakan jika kita seperti orang lain. Malu untuk menyapa dan bertanya kabar meskipun sebatas lewat chatingan.

Dulu kita kemana-mana selalu bersama (vemale.com)

Awalnya mungkin kita sibuk, sehingga lupa menanyakan kabar teman, hingga segan jika mau menanyakan kabar, lalu akhirnya kita takut menganggu jika memulai chatingan, dan kini kita pun terpisahkan tanpa tahu bagaimana kabar teman-teman kita yang dulu selalu bersama.

Teman-teman yang sempat memberikan warna di kehidupan kita, tempat kita mengeluh saat menghadapi masalah, tempat kita tertawa lepas melupakan kehidupan yang kadang kejam dengan kita, kini entah bagaimana lagi kabarnya.

Dulu bersama teman-teman tidak sedikitpun ada rasa gengsi untuk meminta bantuan atau curhat masalah pribadi. Namun kini, hanya untuk menanyakan kabar saja harus berfikir berulang kali.

Persahabatan kita dulu indah (palingasik.id)

Sepertinya baru kemarin kita bersama-sama, saling menguatkan ketika ada yang butuh kekuatan, saling mendukung saat diantara kita sedang down. Namun kini kita berjalan sendiri-sendiri, kini kalian pergi dan hanya meninggalkan kenangan manis sebuah pertemanan.

Kawan, mungkin kisah indah pertemanan kita tidak akan pernah aku lupakan, dan akan aku kisahkan kepada anak-anakku kelak jika orang tuanya dulu memiliki teman sebaik kalian.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

7 Hal Ini Akan Meyakinkanmu Bahwa Pacaran dengan Cewek yang Lebih Tua Itu Justru Lebih Asyik

Sudah Yakin Banget Mau Daftar PNS? Setelah Baca Ini Kamu Pasti Mikir-mikir Lagi