Menurut Penelitian, Kaum Millenial Lebih Cocok Jadi Jomblo Ketimbang Punya Pacar. Kenapa ya?

Ternyata jomblo lebih bahagia loh, mau tahu alasannya? Simak sampai selesai yah~

Selama ini, mungkin status jomblo sering dijadikan bahan bully-an dikalangan anak muda. Katanya sih nggak punya pacar nggak keren, jomblo itu mengenaskan, bahkan ada sampai yang mengatakan jika status jomblo itu “aib” loh di tempat tongkrongan.

Jomblo ngenes (teyangan.com)

Lalu apakah jomblo selalu menyedihkan, dan mereka yang pacaran selalu bahagia? Nyatanya tidak. Justru menurut penelitian, generasi millenial lebih bahagia dengan status jomblonya. Tidak percaya? Baca artikel ini sampai selesai yah.

Hasil study menyimpulkan, generasi millenial lebih bahagia menjadi jomblo

Para peneliti dari firma konsultasi, Morar HPI, melakukan sebuah riset tentang apakah jomblo tidak lebih bahagia dengan mereka yang memiliki pasangan? Penelitian ini melibatkan 1000 partisipan anak muda jomblo dari usia 18 tahun sampai 25.

Jomblo itu lebih menyenangkan (walldevil.com)

Hasil riset ini mengejutkan, melalui beberapa tes dan wawancara, sebanyak 75% partisipan mengaku sengaja hidup menjomblo karena hal itu dinilai membuatnya lebih bahagia. Bahkan, mereka tidak pernah merasakan kesepian dan merana karena dengan bebas bisa bergaul dengan siapa saja.

Jomblo bisa bebas kemana saja dan dengan siapa saja (idntimes.com)

Tidak hanya itu, sebanyak 81% partisipan mengatakan jika mereka lebih menguntungkan jika hidup menjomblo. Alasannya, menurut mereka, dengan menjomblo mereka lebih banyak waktu untuk mengembangkan postensi diri, karier, bergaul dengan banyak teman, dan lebih mensejahterakan diri.

Alasan apa yang membuat generasi millenial banyak memilih untuk menjomblo?

Lebih spesifik, penelitian ini menguak apa faktor utama mereka dengan sadar enggan untuk menjalin hubungan?Dari 1000 partisipan, peneliti menemukan berbagai alasan yang cukup masuk akal.

Jomblo lebh fokus dengan kehidupannya (huffpost.com)

Sebanyak 55% mereka beranggapan jika berpacaran hanya akan menjadikan mereka terpenjara dalam sebuah hubungan yang tidak pasti. Sedangkan 45% lainnya beranggapan, mereka tidak ingin berpacaran karena takut memilih pasangan yang salah, dan membuat hidupnya tidak lebih baik.

Kebebasan yang selalu diidam-idamkan generasi millenial merupakan faktor utama dari alasan mereka memilih untuk menjomblo. Selain itu, semakin banyaknya kasus kekerasan dalam pacaran, perselingkuhan, sampai lama pacaran tapi tidak jadi menikah, menjadi pertimbangan mereka untuk pacaran.

Jomblo tidak selalu ngenes kok, banyak jomblo yang justru bahagia (ndikamachmud.com)

Jadi, jangan anggap jomblo itu selalu ngenes, tidak laku, atau kurang gaul. Sebab nyatanya, banyak orang sukses justru yang masa mudanya tidak dihabiskan untuk meratapi pacarnya, tapi fokus untuk cita-cita dan impiannya. Kalau kata pendiri Bukalapak, kesuksesan bukan milik mereka yang masa mudanya dihabiskan untuk pacaran.

 

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *