4 Alasan Kenapa Kamu Harus Menghapus Kata Maaf dari Kamus Hidupmu

Jangan mengumbar kata maaf, ini alasannya.

24
SHARES

Saat ini memang tidak ada manusia yang sempurna, kadang hal ini membuat banyak orang jadi mudah melakukan kesalahan, karena menganggap dengan kata maaf semua akan baik-baik saja. Permintaan maaf yang harusnya sakral, jadi enteng dan mudah dikatakan begitu saja. Padahal pengakuan salah juga harus disertai dengan kesadaran dan belajar untuk tidak melakukan kesalahan itu lagi. Mungkin kamu juga sering mendengar kata maaf atau juga mengungkapkannya. Dalam sehari saja bisa lebih dari 15 kali kamu mengatakannya.


Maaf memang hal yang baik, namun jika kamu terlalu sering menggunakannya itu artinya bukan hal yang wajar. Tentu ada sesuatu yang harus kamu perbaiki. Sebaliknya, kamu yang tidak sering menyebut “sorry” dan kata lain bermakna sama, bisa berarti kamu memang seseorang yang memiliki kepribadian kuat dan tidak mudah melakukan kesalahan. Ada saat yang tepat untuk kamu minta maaf. Selain itu masih ada beberapa alasan lain kenapa kamu harus mulai bijak menggunakan kata maaf dengan kata lain menghapus maaf dari kamus hidupmu. Berikut ini ulasan selengkapnya.

1. Sering Meminta Maaf Bisa Mengurangi Ketulusan

Minta maaf [via liesyoungwomenbelieve.com]
Minta maaf [via liesyoungwomenbelieve.com]
Kamu harus memiliki pemahaman jika permintaan maaf itu mahal harganya. Seseorang tidak boleh terlalu mudah menggunakannya, apalagi jika itu untuk suatu hal yang bukan kesalahan mereka. Terlalu sering mengatakan maaf, bisa mengurangi, bahkan menghapus ketulusan yang harusnya selalu menyertainya. Hal itu bisa menjadi kebiasaan buru untuk kamu dan akhirnya membuat kamu meremehkan tindakan minta maaf pada orang lain, termasuk juga meremehkan kesalahan. Simpanlah kata maaf dengan baik, gunakan hanya ketika kamu benar-benar membutuhkannya.

2. Maaf Bisa Menurunkan Harga Diri

Minta maaf [via telegraph.co.uk]
Minta maaf [via telegraph.co.uk]
Memang ada yang mengatakan jika meminta maaf tidak akan membuat seseorang jadi kalah atau menang, namun maaf akan menyatukan dua perselisihan menjadi sebuah keharmonisan berkat pengertian dan keikhlasan. Tapi itu jika permintaan maaf dilakukan dengan hati yang super tulus dan disambut dengan pihak lain yang memaafkan dengan legowo, kemudian menjadikan masalah yang sudah terjadi sebagai pelajaran tanpa mengungkit di kemudian hari. Tapi beda lagi jika kamu terlalu sering menggunakannya, hingga orang lain bosan mendengarkan kata maaf dari kamu. Bukannya simpati dan respect yang kamu dapatkan, tapi pandangan miring dari orang lain. Jika tidak mau itu terjadi, maka kamu harus lebih bijaksana dalam menggunakan kata maaf

3. Maaf Tidak Untuk Menyelesaikan Pertikaian

Minta maaf [via rd.com]
Minta maaf [via rd.com]
“Kan aku sudah minta maaf, kok kamu masih marah?”, kamu pasti pernah menghadapi pertanyaan seperti itu. Rasanya jengkel sekali bukan? Padahal kamu ingin agar lawan bicaramu itu mengerti betul dengan kesalahannya dan tidak melakukan di kemudian hari. Bukan hal yang tidak mungkin jika kamu akan merasa diremehkan dan tidak dihargai, argumen yang kamu utarakan hanya lewat begitu saja. Karena dia ingin segera menyelesaikan masalah denganmu, dia gunakan saja kata maaf. Tindakan tersebut adalah cara klasik untuk menghentikan perdebatan dan biasanya diutarakan tanpa ketulusan. Maaf adalah ungkapan untuk memperbaiki keadaan, introspeksi diri dengan segala kesadaran, bukan untuk menyelesaikan pertikaian dan konflik berkepanjangan.

4. Membuat Kamu Mendapat Kesan Buruk

Minta maaf [via lifenlesson.com]
Minta maaf [via lifenlesson.com]
Jangan terlalu sering mengumbar kata maaf, hal itu bisa berarti kamu juga akrab dengan kesalahan. Apalagi jika kamu melakukannya di tempat kerja, sering telat, sering juga minta maaf. Belum lagi maaf karena kesalahan lainnya. Orang lain terutama atasanmu bisa menganggap dirimu sebagai orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak kompeten dalam melakukan pekerjaan. Gunakan saja kata lain sebagai gantinya, misalnya dengan permisi dan lain sebagainya.

Itulah beberapa alasan kenapa kita harus menghapus kata maaf dari kamus hidup. Semoga kesalahan selalu bisa jadi pelajaran, bukan lagi jadi hal remeh yang dianggap bisa selesai hanya dengan kata maaf.

24
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

She's busy with her life goals: living life to the fullest. a sky lover, sunrise hunter.