Karena Setiap Pertemuan Adalah Awal Perpisahan, Kenapa Kamu Masih Saja Tak Bisa Merelakan?

Mulailah belajar merelakan saat pertama kalian dipertemukan

868
SHARES

Kehidupan memberlakukan beberapa peraturat tak tertulis yang -mau tak mau- harus ditaati oleh setiap penghuninya. Setiap yang hidup pasti akan mati, setiap ada pertemuan pasti akan ada pula perpisahan. Iya, setiap kali kamu bertemu dengan orang baru kamu juga harus siap dengan perpisahan. Tak ada yang bisa menghentikan datangnya perpisahan. Entah pisah karena urusan dunia, maupun pisah karena kematian.

Pertemuan merupakan awal dari perpisahan (chobirdokan.com)

Pertemuan dan juga perpisahan bagaikan angka 8 yang tak akan pernah putus. Setiap kali proses pertemuan terjadi, di saat itu pula awal dari perpisahan dimulai. Dan satu hal yang harus diingat, dalam proses ini semesta juga ambil bagian di dalamnya. Semesta yang akan menentukan kapan pertemuan tersebut dan apa sebab dari perpisahan. Setiap makhluk memiliki waktunya masing-masing selama proses ini.

Ada yang dipertemukan dan seketika dipisahkan, ada juga yang bertemu kemudian berpisah setelah waktu yang lama. Dan untukmu yang baru saja bertemu dengan orang tersayang, sudah siapkah dengan perpisahan?

Perpisahan datang sewaktu-waktu

Iya, selayaknya kamu yang tak tahu kapan akan bertemu dengan orang baru, kamu juga tak akan tahu kapan perpisahan akan datang. Yang harus kamu siapkan dari awal adalah keikhlasan. Ikhlas bahwa suatu saat kamu akan dipisahkan dari orang-orang yang kamu pernah temui. Kamu harus mulai berpikir bahwa, jika seseorang dilepaskan dari hidupmu berati memang waktunya hanya sampai disitu. Jangan sampai karena perpisahan kemudian kamu menyalahkan keadaan, apalagi mencaci maki Tuhan.

Perpisahan datang sewaktu-waktu (verilymag.com)

Karena kamu tak akan tahu kapan perpisahan itu datang, akan jauh lebih baik jika kamu gunakan waktu sebaik-baiknya untuk membahagiakan mereka yang kamu cinta. Orang tua, saudara, teman, sahabat hingga pasangan. Bahagiakan mereka semampumu sebelum Tuhan memisahkannya darimu.

Percayalah, setelah perpisahan akan ada awal yang baru

Tidak, kehidupan tidak akan berhenti hanya karena kamu berpisah dengannya. Kamu harus percaya setelah perpisahan pasti akan datang lagi sebuah awal yang baru. Kamu akan kembali dipertemukan dengan orang baru yang akan mengisi dan melengkapi dirimu. Orang yang akan membawa pelajaran dalam hidupmu. Dan selayaknya angka 8 di atas, kamu juga harus bersiap merelakan orang yang baru saja kamu temui tersebut.

Percayalah, setelah perpisahan akan ada awal yang baru (greatist.com)

Dan begitulah seterusnya. Kamu akan selalu dipertemukan dengan orang-orang baru dan kemudian dipisahkan. Inilah hukum alam, selayaknya sebab-akibat atau kehidupan dan kematian. Lalu, bukankah seharusnya kamu merelakan perpisahan?

Tapi, mengapa kamu masih saja tak bisa merelakan?

Inilah hukum yang harus kamu patuhi, entah kamu rela atau tidak, ikhlas maupun tak ikhlas. Jika sudah waktunya berpisah yasudah, memang waktumu bersamanya sudah habis. Tak ada yang bisa kamu lakukan kecuali mengikhlaskan dan mencari pertemuan yang baru. Kini giliran orang lain yang akan menghabiskan waktunya bersamamu, begitulah kehidupan akan selalu ada giliran.

Tapi, mengapa kamu masih saja tak bisa merelakan (maxpic.ir)

Tak usah meratapi yang telah pergi. Dia pergi tak hanya karena keinginan tapi juga campur tangan alam semesta. Ada peran takdir di dalamnya. Kuatkan saja dirimu untuk menyambut orang yang baru yang akan hadir. Dengan catatan, kamu juga harus siapkan hati karena yang baru ini juga nantinya akan pergi.

Karena perpisahan tak akan mudah seperti yang dibayangkan, mulailah belajar merelakan.

868
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Author Erinda

"You can if you think you can"