Di Indonesia, Sejak Presiden Keberapa Sebenarnya Berita Hoax itu Ada?

Pasti kamu belum tahu deh

254
SHARES

Kehadiran media sosial yang berandil besar dalam memberi kemudahan bagi siapa pun untuk berbagi dan mendapatkan informasi kapan pun dan di mana pun, membuat berita-berita hoax ikut mengalir begitu gampangnya. Parahnya, informasi-informasi semu seperti ini justru banyak dipercaya oleh banyak orang. Lantas yang jadi pertanyaan, sejak kapan sebenarnya berita hoax ada di Indonesia?


Pada masa kekuasaan presiden Indonesia keberapa hoax pertama kali muncul di negara kita? | efekgila.com

Kalau kamu pikir hoax baru muncul di negara kita setelah kata ‘hoax’ menjadi viral di berbagai media sosial, maaf saja. Karena informasi-informasi palsu yang sering dibuat karena alasan iseng, hobi, kebangaan, atau konspirasi ini, sebenarnya sudah eksis sejak era 70-an silam, atau tepatnya saat Orde Baru (Orba) masih berkuasa dibawah pimpinan (alm.) Soeharto.

Hoax melalui media-media internal

Mungkin kamu sering melihat stiker atau poster bergambar Pak Harto dengan caption kira-kira seperti ini: “Piye kabare? Enak jamanku, to?” (Bagaimana kabarnya? Enak jamanku, kan?). Sebagian orang mungkin saja setuju. Karena harus diakui, mengedarkan berita-berita palsu adalah tindakan yang sangat mengerikan di jaman Orba.

Foto (alm.) Soeharto dengan caption seperti ini sangat mudah ditemukan di mana-mana. | vidyandiniagivonia.blogspot.co.id

Pada masa itu, rezim Orba memang sangat menguasai media informasi agar situasi negara selalu dalam kondisi aman terkendali. Pihak penguasa, apalagi presiden dan pejabat tinggi lainnya, tidak boleh diusik, apalagi dikritik. Pengawasan terhadap informasi pun sangat ketat, apalagi untuk media-media yang suka mengkritisi pemerintah.

Media sosial belum lahir pada masa itu, namun ingat bahwa ada banyak media (internal) yang digunakan untuk kalangan-kalangan tertentu. Melalui media-media itulah, berita-berita hoax dihembuskan, namun juga ditujukan untuk kalangan-kalangan tertentu saja.

Rasa hoax yang berbeda

Sampai pada penjelasan ini, kamu jangan berpikir bahwa hoax pada masa itu sama brengseknya dengan hoax di jaman sekarang. Karena melalui media yang dikelola langsung oleh pemerintah seperti TVRI dan RRI, rezim Orba menyebar berita hoax bukan untuk tujuan meresahkan, namun untuk menumbuhkan perasaan aman.

Kalau sekarang hoax disebar untuk menganggu stabilitas negara dan sosial, hoax di jaman Orba justru dibuat agar situasi negara terkesan aman, tenteram, makmur dan terkendali. Contohnya saja, siaran berita di jaman Orba hampir selalu seragam menyajikan acara seremonial yang dihadiri para pejabat.

Di masa Orba, keindahan seperti inilah yang selalu disajikan media-media Indonesia. | wikimedia.org

Semuanya berlangsung sangat baik, pemerintah terlihat dekat dengan rakyat dan sebaliknya, masyarakat pun tidak ada yang protes apalagi mengeluh. Contoh lainnya, ‘Laporan Khusus’ yang merupakan sajian khas dari ‘Dunia Dalam Berita’ di TVRI, secara rutin melaporkan hasil rapat presiden dengan para menterinya.

Hasil rapat dibacakan oleh menteri paling populer saat itu, Harmoko, yang menjabat sebagai Menteri Penerangan. Tentunya hasil rapat selalu dibilang baik, berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan kesimpulan mutlak bahwa negara kita semakin maju. Kalimat “menurut pentujuk bapak Presiden” yang sering diucapkan Harmoko pun sontak menjadi sangat populer di masyarakat.

Hoax tetaplah hoax

Namun, apa jadinya kalau sebagian besar yang diberitakan para penguasa itu ternyata omong kosong belaka? Tanpa perlu menjawab pun, fakta sudah terlanjur membuktikan. Meskipun Indonesia di era Orba berjaya di banyak bidang, nyatanya memasuki pertengahan 90-an negara kita makin terpuruk, hingga puncaknya kekuasaan Orba tumbang pada bulan Mei 1988.

(Alm.) Soeharto sebagai dedengkot Orba akhirnya mengundurkan diri sebagai presiden Indonesia pada bulan Mei 1988. | wikimedia.org

Jadi apa kesimpulannya, mau dibuat semanis apapun hoax, hoax tetaplah hoax. Hoax merupakan informasi semu yang tidak layak dikonsumsi dan tidak terpuji. Sampai pada akhirnya, tidak penting lagi kapan berita hoax muncul pertama kali di Indonesia, karena pertanyaan yang jauh lebih penting adalah, kapan berita hoax dengan segala konspirasinya akan musnah dari negeri kita tercinta ini?

254
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."