Jika Aku Mati Sekarang.. Apa yang Akan Kamu Lakukan, Sayang?

Apapun jawabanmu, itu tidak akan membuatku berhenti mencintaimu

Adakah yang abadi di dunia ini, sayang? Kalau aku bilang, apa yang kamu ucapkan kemarin malam itu berlebihan:

“Percayalah, aku akan mencintaimu sampai kapan pun.”

Pasti, siapa pun senang mendengar orang yang sangat dicintai berkata seperti itu. Tak terkecuali aku. Dan itulah mengapa aku menganggapmu sebagai makhluk Tuhan yang paling ku harapkan, untuk mencintai dan membahagiakanku. Apa yang kamu ucapkan padaku itu membuatku kagum, sekaligus takut. Aku benar-benar kagum dengan kejujuran dan tekad besar yang kamu miliki. Namun, sudahkah kamu memikirkan hal terburuk sebelum menjanjikan hal itu padaku? Bagaimana jika, orang yang paling kamu cintai ini mendadak tak bisa apa-apa? Bagaimana jika aku mati sekarang, sayang.. apa yang akan kamu lakukan? Dan janji manismu itu, mau kamu apakan?

Jika aku mati sekarang, apa yang akan kamu lakukan, sayang? (Via yusifr.blogspot.com).

Memilih sendiri selamanya seperti yang aku rasakan?

Sampai sekarang pun, aku masih belum yakin kamu akan berbagi teh hangat denganku sambil menikmati masa tua kita. Aku hanya yakin, impian seperti itu sudah ada di antara hatiku, dan hatimu. Kalau dipikir-pikir, kita ini siapa hingga bisa yakin akan saling bersama selamanya? Aku manusia, kamu manusia. Dan takdir semua manusia hanyalah mensyukuri kebersamaan, kemudian saling beradu tangis saat perpisahan. Jika aku mati sekarang, mungkinkah kamu akan memilih sendiri selamanya? Melewati sisa hidupmu tanpa perlu menanyakan cinta pada orang-orang. Berusaha bahagia dengan kehampaan yang selalu menjadi teman, sama seperti yang aku rasakan.

(Via ntaradirga28.blogspot.com).
Apakah memilih sendiri tanpa perlu menanyakan cinta pada semua orang? (Via ntaradirga28.blogspot.com).

Namun sifat manusia adalah tentang bagaimana mencari pengganti sepadan

Kamu punya cukup kesempurnaan untuk melupakan kesedihan dan aku yang masih kamu cintai sekarang. Meskipun bukan saat ini, kamu bisa melakukannya kapan saja, setelah aku mati nanti. Saat itu terjadi, kamu akan menangisiku perlahan kemudian berpaling dan menghubungi semua orang. Mencari setiap kemungkinan-kemungkinan dan memastikan hati mana yang layak menjadi penggantiku. Tak perlu membantah, aku pun (mungkin) akan melakukan hal yang sama jika ada di posisimu. Setidaknya, itu masih jauh lebih baik ketimbang melihatmu melakukannya di saat aku masih bisa bernapas dan cemburu. Ketika aku mati dan tak mempedulikan kamu lagi, mungkin aku akan benar-benar ikhlas menerimanya.

(Via ilovehdwallpapers.com).
Menangisi kematianku lalu berpaling dan mencari cinta yang sepadan? (Via ilovehdwallpapers.com).

Atau, kamu akan menjadi yang terjujur dengan menemaniku ke alam sana?

Sepertinya tak mungkin, tapi Tuhan selalu punya rencana. Ketika aku mati dan kamu memilih untuk menemaniku berjalan ke alam sana, apakah aku harus bahagia atau bahagia? Yakinlah sayang, aku akan menjadi orang yang paling bahagia di dunia. Orang yang paling percaya bahwa cinta sehidup semati itu ada. Orang yang.. percaya bahwa kematian itu bukanlah apa-apa. Entah apa yang akan terjadi setelah kita mati nanti, paling tidak aku bisa melewatinya dengamu, dengan cinta kita. Dan jika setelah mati semua manusia tidak bisa ingat siapa orang yang pernah dicintai, biarkan aku menjadi yang paling beruntung kita bisa melepas nyawa dalam pelukan mesra.

(Via http://duapah.com
Atau, kamu benar-benar menjadi yang terjujur dengan memilih berjalan bersamaku ke alam sana? (Via duapah.com).

Jadi sayang, apa yang akan kamu lakukan?

Siapa pun, akan sangat sulit menjawab pertanyaan bodoh seperti ini. Tapi, pertanyaan bodoh apa kalau itu bisa membuat semua orang terdiam? Pertanyaan bodoh apa kalau itu tentang kemungkinan-kemungkinan yang tinggal menunggu kapan datang? Apapun jawabanmu sayang, itu tidak akan membuatku berhenti mencintaimu. Aku bertanya seperti ini hanya karena kamu berjanji selamanya padaku, kemarin malam itu. Jadi sayang.. kalau aku mati sekarang, apa yang akan kamu lakukan?


Pembaca yang baik hati, benar-benar tidak ada yang penting dari tulisan ini selain pesan kecil bahwa kita harus hati-hati ketika berjanji dengan siapapun, terlebih dengan pasangan. Pikirkan bahwa, apakah janji itu bisa ditepati atau hanya untuk membuatnya bahagia? Semanis apapun janji, tidak akan pernah membuat dia bahagia sebelum kamu mewujudkannya. Kalau kamu hanya ingin membahagiakan dia yang kamu cinta, kamu tak perlu berjanji apa-apa. Cukup lakukan apapun yang bisa kamu lakukan untuknya.

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

One Ping

  1. Pingback:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *