Jarang Kita Sadarkan, Ternyata Organ Tubuh Kita Mengajarkan Pelajaran Hidup yang Sangat Bermakna

Mari kita merenung dan belajar makna kehidupan dari organ tubuh kita.

Tuhan banyak sekali memberikan kita pelajaran di dunia ini, baik melalui ayat-ayat di kitab suciNya maupun melalui ayat-ayat yang ada di alam raya ini. Salah satu pelajaran yang berharga yang bisa kita pelajari ternyata ada di tubuh kita sendiri.

Baca juga : Sebuah Renungan Hidup: Saat Aku Memutuskan Bunuh Diri dan Melompat dari Atap Gedung

Alam sebagai tanda-tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang mau berfikir (muslimcybernews.blogspot.co.id)

Meskipun sangat jarang sekali kita sadari, hal terdekat dan sekecil apapun yang ada di sekitar kita mengandung pelajaran hidup yang sangat berharga, yaitu bagi orang-orang yang mau menggunakan akalnya untuk merenungi tanda-tanda pelajaran hidup tersebut.

Mari kita belajar dari beberapa organ tubuh kita sendiri yang Tuhan ciptakan dengan kesempurnaan.

Belajar hidup dari kedua tangan kita, meskipun status mereka berbeda tetapi mereka masih mau saling membantu

Mungkin selama ini kita hanya mengetahui jika Tuhan menciptakan kedua tangan kita untuk membantu kita dalam pekerjaan sehari-hari. Namun ternyata lebih dari itu, ada pelajaran hidup yang bisa kita ambil dari kedua tangan kita.

Telapak tangan manusia, meskipun statusnya berbeda mereka saling membantu satu sama lain (penyakitakut.com)

Kita semua mungkin sepakat, jika tangan kanan identik dengan hal yang baik. Berjabat tangan dengan tangan kanan, memberi sesuatu kepada orang lain menggunakan tangan kanan, makan dan minum menggunakan tangan kanan,

bahkan yang sering dicium saat bersalaman yaitu tangan kanan. Namun sebaliknya, tangan kiri identik dengan hal negatif, ia lebih familiar digunakan untuk membersihkan kotoran saat kita buang air besar (cebok).

Bahkan saat ada anak kecil meminta dengan menjulurkan tangan kiri, maka orang dewasa akan mengatakan “tangan baiknya mana?” (tangan kanan). Seakan-akan tangan kiri tidak baik digunakan.

Tangan kanan simbol hal baik (kerupuk.id)

Namun meskipun status kedua tangan kita berbeda, tangan kanan dan tangan kiri kita tidak pernah iri satu sama lain. Buktinya saat tangan kanan kita gatal malahan yang membantu menggarukan ialah tangan kiri. Pun sebaliknya.

Dari sini kita bisa mengambil hikmah, meskipun Tuhan menciptakan kita berbeda-beda dengan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita hendaknya tidak saling iri dan dengki dengan orang lain. Sebab disetiap kekurangan mahluk, Tuhan sebenarnya menciptakan kelebihan yang mungkin  belum kita ketahui.

Belajar dari kedua kaki, meskipun saat jalan gerakannya tidak sama, tapi mereka saling melengkapi

Kadang kita ngotot menginginkan orang lain sama dengan kita, baik dalam hal pemikiran, golongan, ataupun dalam pemahaman. Bahkan banyak yang mengatakan jika tidak segolongan mereka dianggap sesat. Padahal tidak sama bukan berarti harus bertentangan.

Belajar kehidupan dari kedua kaki (hellosehat.com)

Mengenai hal ini kita bisa belajar dari kedua kaki kita, gerakan kedua kaki kita saat berjalan tidak pernah sama. Saat kaki kanan melangkah kedepan, maka kaki kiri diam menunggu kaki kanan melangkah. Sebaliknya, saat kaki kiri melangkah ke depan maka kaki kanan akan menunggu gerakan hingga kaki kiri benar-benar selesai melangkah.

Meskipun langkah mereka tidak bersamaan, namun mereka saling mendukung dan melengkapi (metromerauke.com)

Bukankah gerakan keduanya tidak sama? Tapi justru keduanya saling melengkapi. Seandainya mereka sama-sama melangkah, maka gerakan jalan tidak akan seimbang. Itulah seharusnya kita dalam menjalankan hidup. Meskipun orang lain tidak sama dengan kita (baik golongan, ras, suku dan agama) namun bukankah kita bisa saling mendukung dan melengkapi untuk kemajuan bangsa dan negara?

Belajar dari jumlah organ tubuh kita

Mari kita sejenak merenungkan, kenapa Tuhan menciptakan dua mata, dua kaki, dua tangan, dua telinga, namun hanya menciptakan satu mulut? Mungkin Tuhan menginginkan kita lebih banyak melihat sekeliling kita, lebih banyak mendengar keluh kesah saudara kita, dan lebih banyak membantu orang-orang yang sedang kesusahan daripada cuma hanya bisa ngomong doang.

Kenapa Tuhan hanya menciptakan satu mulut, sedangkan tangan, kaki, telinga dan mata berjumlah dua (googleusercontent.com)

Tuhan tidak mau kita banyak omong tapi cuek dengan kondisi sosial kita, apatis dengan lingkungan kita, dan enggan mengulurkan tangan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Mari kita renungkan, betapa banyak pesan Tuhan yang ada di alam raya ini. Mungkin kita yang enggan membacanya atau memang tidak mau merenungkannya!

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Meluruskan Sejarah yang Diajarkan di Sekolah. Sebenarnya Indonesia Tidak Dijajah Selama 350 Tahun

4 Pendakwah Ini Dibanjiri Hujatan Karena Dakwahnya yang Kontroversial