Apapun Alasanmu, Jangan Meninggalkan yang Baik demi yang Terbaik

Karena saat yang baik pergi, kamu akan menyadari bahwa ia adalah yang terbaik

Pernahkah kamu mendengar kisah Plato dan Socrates tentang makna percintaan? Jika belum, maka saya akan menceritakan ulang padamu. Kisah ini bermula saat Plato bertanya pada Socrates mengenai arti dan makna cinta.

Baca juga : Seperti Inilah Perbedaan Potret Kehidupan Dulu dan Kini

Bukannya menjawab pertanyaan Plato, Socrates justru menyuruh Plato pergi ke ladang dan memintanya membawakan setangkai gandum terbesar dan terbaik yang bisa ditemukan. Socrates juga memberikan syarat khusus: Plato hanya boleh berjalan satu arah dan tidak boleh kembali melewati jalan yang sudah dilalui. Ia pun hanya mempunyai satu kesempatan untuk mengambil tangkai gandum yang diminta Socrates.

Pulang dengan tangan kosong karena mencari yang terbaik

Tanpa banyak tanya, Plato pun menuruti kemauan Socrates. Beberapa saat kemudian ia kembali, namun Socrates melihat bahwa Plato pulang dengan tangan kosong tanpa setangkai batangpun gandum yang diminta. Socrates pun lantas bertanya apa sebab Plato kembali dengan tangan kosong.

Apakah arti cinta itu? (justaayushidaily.wordpress.com)

 

Plato menjawab dan mengatakan bahwa ia sebenarnya melihat beberapa tangkai gandum yang besar dan baik saat melewati ladang. Akan tetapi, Plato berpikir bahwa ada kemungkinan ia akan menemukan tangkai gandum yang lebih besar dan lebih baik dari yang ia temukan sebelumnya. Itulah sebabnya Plato lantas melewati tangkai-tangkai gandum yang ia lihat sebelumnya. Masalahnya, Plato ternyata tidak menemukan tangkai gandum yang lebih baik daripada yang ia temui di awal, sehingga Plato pun pulang dengan tangan hampa.

Di ladang gandum yang luas, Plato pun kesulitan mencari gandum terbaik (mantelligence.com)

Socrates pun tersenyum mendengar pengakuan Plato dan berkata: “itulah arti cinta yang tadi kau tanyakan padaku. Hakikat cinta, saat engkau belum puas dan menemukan yang kau rasa tepat dengan keinginanmu, maka kau akan terus mencari dan mencari. Kau akan melihat sesuatu dan membandingkannya dengan yang lain. Begitu terus hingga hanya kehampaanlah yang kau dapatkan.”

Carilah yang baik, nantinya ia akan jadi yang terbaik

Melalui perkataan Socrates, bisa disimpulkan bahwa tidak ada yang terbaik atau yang sempurna dalam cinta. Kita boleh saja memasang kriteria setinggi langit, namun ingatlah bahwa di atas langit pun masih ada langit lainnya. Kalau kamu terus mengejar kesempurnaan, maka kamu tidak akan menemukan orang yang sesuai dengan kemauanmu itu.

Bukan yang terbaik yang harus kamu cari, tapi ia yang baik (bustedhalo.com)

Jadi, bukan orang terbaik yang seharusnya kamu cari, melainkan orang yang baik. Artinya, ia tidaklah perlu sempurna. Ia hanya perlu punya banyak kebaikan dalam dirinya dan yang mampu menebarkan aura kebaikan itu padamu juga. Jagalah ia, rawatlah kecintaanmu padanya, maka niscaya ia akan menjelma menjadi sosok terbaik yang selama ini kamu idam-idamkan.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Sebenarnya Tidak Ada Pilihan yang Salah, Kamu Hanya Tak Siap Dengan Konsekuensinya

Deretan Quote Sujiwo Tejo Tentang Cinta yang Dijamin Bisa Bikin Baper