Jangan Menggantung Rasa Terlalu Lama, Jika Pada Akhirnya Kamu Hanya Bilang “Aku Nggak Bisa…”

Apalagi kalau kamu cuma pengen dapet perhatian terus

PDKT adalah masa di mana seseorang berjuang keras untuk menunjukkan potensi terbaik dari dirinya di hadapan calon pasangan. Pada fase ini, hal yang paling dibutuhkan adalah kepekaan membaca perasaan. Apalagi, kalau kamu merupakan pihak yang diperjuangkan.

Hal terpenting dari fase PDKT adalah kepekaan membaca perasaan. – polka.id

Ketika kamu sadar ada seseorang yang memberi perhatian lebih padamu, yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah bijaksana dalam bersikap, dengan tidak menggantung perasaannya terlalu lama. Terlepas dari suka atau tidak kamu padanya, lakukan empat hal ini untuk meminimalisir segala kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi.

1. Tanggapi perhatian secukupnya

Fungsi lain dari PDKT adalah untuk lebih mengenal satu sama lain, menjajaki masing-masing karakter, dan ada rasa nyaman atau tidak ketika bersama. Dan untuk memenuhi semua itu, memang dibutuhkan waktu. Namun bukan berarti kamu harus berlarut-larut menikmati fase ini terlalu lama.

Jangan berlebihan, tanggapi semua perhatian sewajarnya saja. – disyarinda.blogspot.co.id

Kalau sudah mendapat jawaban dari semua pertanyaan yang kamu butuhkan, segeralah menentukan sikap. Karena rasanya digantung itu, benar-benar menyebalkan. Kamu pun pernah mengalaminya, kan?

2. Hargai perjuangannya

Bahkan sebelum dia mendekatimu, kamu pasti sudah punya feeling apakah akan menerima atau menolaknya. Meskipun kamu merasa dia memang orang yang kamu harapkan, jangan memaksanya untuk berjuang terlalu lama.

Kalau memang kamu ingin menerimanya, hargai perjuangannya dengan tidak membiarkan dia berjuang terlalu lama. – genmuda.com

Setidaknya, hargai dia dengan mulai mempersilahkannya memperjuangkanmu sebagai seorang pasangan, bukan sebagai gebetan yang masih saja bingung mengapa terus-menerus digantung perasaan.

3. Jangan mengulur waktu agar tetap mendapat perhatian

Dan kalau pun ternyata dia tidak seperti yang kamu harapkan, jangan pernah berpikir untuk mengulur waktu agar kamu tetap mendapat perhatian. Lekas ajak dia bicara empat mata, dan katakan kalau kamu benar-benar menghargai perasaan dan perjuangannya. Namun karena seharusnya cinta memang tidak perlu dpaksakan, jujurlah kalau kamu tidak bisa menerimanya.

Namun kalau tidak bisa menerima, jangan pernah mengulur waktu hanya karena kamu ingin terus mendapat perhatiannya. – pexels.com

Lepaskan dia agar dia juga cepat-cepat melepasmu, kemudian mempersiapkan diri untuk mencari dan memperjuangkan yang lain.

4. Tetap jalin hubungan baik, tanpa perlu lagi memberi harapan

Setelah kamu mengatakan perasaanmu padanya, normalnya dia pasti akan kecewa dan kamu sendiri merasa tidak enak. Meski begitu, berusahalah untuk tetap menjalin hubungan baik dengannya tanpa perlu lagi memberi harapan.

Kalau bisa, tetaplah menjalin hubungan baik dengannya, dengan tanpa memberi harapan lagi. – arcellapurnama.com

Jangan sampai, dia berpikir kalau kamu berubah pikiran hanya karena kamu masih saja memberi sinyal-sinyal harapan. Berhubungan baik dan memberi harapan itu berbeda, maka jangan sampai kamu salah mengartikannya.

Menggantung perasaan adalah sikap yang tidak bijaksana, terlebih kalau kamu justru bangga melakukannya. Hargai semua waktu dan perjuangannya, kalau pada akhirnya kamu harus jujur untuk mengatakan, “aku nggak bisa…”

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

7 Istilah Bahasa Gaul Anak 90an yang Kini Mulai Terlupakan

Dari Diapit “Patah” Hingga Dikelilingi Bridesmaid, Nih Perbedaan Prosesi Nikah Jaman Dulu dan Sekarang