Jadi Ini Lho Alasannya Kenapa Bintik Hitam di Badan Dinamai “Tahi Lalat”

Udah tau belum?

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah tahi lalat. Tahi lalat merupakan bintik kecil berwarna cokelat atau agak kehitaman di atas permukaan kulit yang terbentuk dari pengelompokan sel-sel penghasil zat warna kulit bernama melanosit.

Baca juga : Meski Tenar dan Sukses, 6 Tokoh Ini Juga Sempat Merasakan Kegagalan dalam Hidupnya

Asal muasal nama tahi lalat (brilio.net)

Selain cokelat dan hitam, tahi lalat juga ada yang warnanya sama persis dengan warna kulit. Bentuknya ada yang bulat, oval, menonjol, atau datar. Tekstur permukaan tahi lalat juga bervariasi, ada yang halus atau kasar, bahkan beberapa di antaranya ada yang ditumbuhi bulu.

Dalam istilah medis, tahi lalat disebut dengan Nevus yang dalam bahasa Latin berati tanda lahir. Tanda lahir ini dimaksudkan untuk menandai satu manusia dengan manusia lainnya dan umumnya sudah ada sejak bayi. Lalu, bagaimana ceritanya Nevus bisa disebut tahi lalat dalam bahasa Indonesia?

Asal muasal nama tahi lalat

Menurut dokter spesialis kulit dari RS Mayapada, dr Armansjah Dara Sjahrudin, SpKK, MKes, yang dilansir dari laman health.detik.com belum ada penjelasan pasti kenapa tanda lahir ini dinamakan tahi lalat. Tahi lalat hanya sebutan saja dan belum diketahui asal muasalnya hingga kini. Namun dalam dunia medis, Nevus adalah sebutan “resmi” untuk tahi lalat.

Belum diketahui pasti darimana asalnya (fthmb.tqn.com)

Namun menurut beberapa sumber, nama tahi lalat ini digunakan karena mirip dengan ‘jejak’ atau kotoran yang ditinggalkan lalat di makanan. Ada juga yang mengatakan tahi lalat mirip dengan lalat yang hinggap di tubuh jika dilihat dari kejauhan.

Sepakat dengan dr Dara, dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dari D&I Skin Centre mengaku tidak paham betul asal muasal nama ini. Yang jelas menurutnya, tahi lalat bukanlah kotoran yang ditinggalkan lalat di tubuh dan wajah manusia.

Apakah tahi lalat berbahaya?

Tahi lalat ada yang berbahaya namun ada juga yang tidak. Meskipun tidak membahayakan, namun sebagian orang merasa tidak percaya diri karena memiliki tahi lalat yang bentuknya mengganggu penampilan. Sedangkan tahi lalat yang berbahaya adalah tahi lalat yang menjadi gejala dari jenis kanker kulit ganas bernama melanoma.

Apakah berbahaya? (brilio.net)

Biasanya dilihat secara fisik, tahi lalat melanoma berbeda dengan tahi lalat pada umumnya. Tahi lalat melanoma memiliki tepian kasar dan tidak rata, bentuknya tidak simetris. Warna tahi lalat melanoma terdiri dari campuran dua atau tiga warna atau lebih, serta berdiameter lebih besar (melebihi 6 mm). Tahi lalat sejenis ini akan terasa gatal dan kadang-kadang mengeluarkan darah.

Apakah tahi lalat bisa dihilangkan?

Sebenarnya, sebagian besar tahi lalat tidak membutuhkan penanganan secara medis. Hanya tahi lalat yang mengganggu penampilan dan kenyamanan serta yang bersifat kanker saja yang perlu diobati.

Apa bisa disembuhkan? (qsota.com)

Tahi lalat yang mengganggu penampilan biasanya akan diatasi dengan bedah kecil. Dalam hal ini, dokter akan mengangkat tahi lalat Anda hingga rata dengan permukaan kulit, lalu menutup luka tersebut dengan teknik cauterisation menggunakan energi panas. Sedangkan tahi lalat melanoma, pengobatan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi.

Nah itu dia kenapa diberi nama tahi lalat. Meskipun belum pasti siapa yang menamai tahi lalat, tanda lahir ini memiliki banyak kepercayaan dari berbagai versi. Ada yang menyebutnya sebagai prediksi nasib, ada yang menjadi simbol kecantikan, hingga analisa karakter seseorang. Kamu punya berapa tahi lalat?

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Luar Biasa, Inilah Daftar Tarif Endorsement Artis Indonesia. Ada yang Sampai Rp 20 Juta!

Waspada! Inilah Bahaya Saat Mengupload Foto Hamil di Media Sosial