Karena 7 Alasan Ini, Anak IPA Patut Dipuji dan Diapresiasi

Bagaimanapun juga anak IPA emang bikin bangga!

805
SHARES

Kamu pasti setuju, dimanapun sekolahnya anak-anak IPA pasti terkenal dengan image-nya yang pintar, rapi, sopan, pendiam, nggak banyak tingkah dan tak jarang juga dikenal dengan kutu buku. Sangat berbeda dengan anak IPS yang terkenal karena bandelnya, berisik, hobi bolos, dan kesan negatif lainnya. Padahal anggapan ini tak sepenuhnya benar. Baik IPA maupun IPS memiliki keunggulan masing-masing yang tak bisa disamakan.


Bagaimanapun juga, IPA menjadi salah satu jurusan yang banyak diminati. Dibalik kesannya yang jenius dan pendiam, anak IPA memang pantas untuk dipuji dan diapresiasi. Apalagi karena 7 alasan ini. Serius deh, kamu beruntung banget jadi anak IPA!

anak IPA patut dipuji (students.id)

1. Habisin waktu di lab dan penuh dengan penemuan besar

Anak IPA memang sudah sangat akrab dengan laboratorium, entah itu fisika, kimia maupun biologi. Tak jarang banyak siswa yang rela menghabiskan waktu untuk utak-atik piranti lab. Jangan salah, justru dengan banyak diam di lab ini mereka bisa belajar menemukan hal-hal ilmiah. Bukan tidak mungkin kan suatu saat mereka bisa menghasilkan penemuan-penemuan besar?

Habisin waktu di lab (postimg.org)

2. Diam secara verbal, namun otak selalu aktif berpikir

Sudah menjadi ciri umum kalau anak IPA itu nggak suka berisik. Mereka lebih banyak diam dan berpikir. Dan bukan rahasia lagi kalau pelajaran anak IPA selalu berhubungan dengan angka dan hitungan. Oleh karena itu mereka lebih banyak menggunakan otak untuk menyelesaikan pekerjaan. Dampaknya, mereka anteng secara verbal namun tetap ramai dalam pikiran.

diam secara verbal (takaitu.com)

3. Hobi borong piala

Rasanya julukan cupu saat ini tak lagi pantas disandang oleh anak IPA. Otak yang selalu berpikir, lingkungan yang kompetitif membuat jiwa kompetisi mereka sangat kuat. Nggak salah kalau banyak anak IPA yang akhirnya ikutan lomba maupun olimpiade di berbagai tingkat. Hasilnya? Banyak piala dan medali yang berhasil dibawa pulang dan berhasil mengharumkan sekolah masing-masing. Bangga deh!

Hobi borong piala (jurusan pendidikan ipa biologi – blogger)

4. Daya analisis yang tajam

Anak IPA terbiasa menggunakan otak kiri hingga memiliki daya analisis yang tajam. Mereka bisa secara diam-diam menyelisik apapun, mengamati sekitar dan peka dengan kejadian yang ada di sekitarnya. Termasuk saat berdiskusi, walaupun mereka diam tapi mereka mengamati betul apa yang sedang dibicarakan. Sehingga saat dimintai pendapat, mereka akan memberikan pendapat yang bisa seketika diterima.

daya analisis tajam (hipwee.com)

5. Lebih mengedepankan logika dan nggak bertele-tele

Seperti yang sudah di bahas di atas, anak IPA lebih banyak mengandalkan otak kiri untuk berpikir. Hal ini membuat anak IPA lebih mengedepankan logika. Berpikir dan bertindak sesuai dengan logika yang diyakini. Mereka lebih to the poin tanpa banyak basa-basi, berpikir secara rasional dan menghasilkan pemikiran yang logis meskipun tanpa banyak bicara.

Lebih mengedepankan logika dan nggak bertele-tele (majalahouch.com)

6. Nyambung dengan banyak hal

Meskipun nggak semuanya, rata-rata anak IPA akan nyambung ketika diajak bicara tentang apapun. Bukan tanpa alasan, mereka sering menghabiskan waktu di perpustakaan dan mempunyai banyak literatur bahan bacaan yang menjadi modal penting saat mengutarakan pendapat. Ngobrol sama anak IPA, berbagai penyelesaian masalah bisa dengan mudah didapatkan.

nyambung dengan banyak hal (tinypic.com)

7. Calon ilmuwan masa depan

Anak-anak IPA yang sekarang dicap cupu, tenanglah dan tak usah khawatir. Kalian adalah calon penemu di masa depan. Sudah terbiasa dengan berbagai jenis penelitian, membuat anak IPA memiliki rasa ingin tau yang besar. Hal inilah yang kemudian mendorong mereka untuk terus menemukan berbagai hal baru dalam kehidupan.

Calon ilmuwan masa depan (idntimes.com)

Nah itulah 7 alasan kenapa anak IPA patut dipuji dan diapresiasi. Bangga banget ya sama anak IPA!

805
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

"You can if you think you can"