Inilah “Kenikmatan” yang Kamu Rasakan Jika Melaksanakan Pernikahan Biaya Sendiri

Menikah biaya sendiri? Siapa takut!

Pernikahan dengan pesta mewah itu biasa, pernikahan di gedung megah juga sudah tidak lagi istimewa. Tetapi menikah dengan biaya sendiri tentu menjadi pengalam paling berharga bagi setiap anak muda.

Menikah biaya sendiri (nu.or.id)

Lucu gak sih jika ada anak muda yang mau menikah masih mengandalkan orang tua? Terlebih jika ia laki-laki yang sudah memiliki pekerjaan sendiri, kan tidak etis kalau menikah saja masih berharap dibiayain orang tua.

Memang tidak mudah menikah dengan biaya sendiri, tetapi bukannya tidak ada yang tidak mungkin jika kita selalu berjuang memungkinkannya? Selain tidak lagi merepotkan orang tuamu, inilah beberapa kenikmatan yang bisa kamu dapatkan jika memutuskan menikah dengan biaya sendiri.

Kamu bakalan lebih menghargai perjuangan pernikahan

Bagi mereka yang berjuang membiayai pernikahan sendiri, tentu ia akan lebih menghargai dari pernikahan yang telah ia perjuangkan. Ia tidak akan menyepelekan moment sakral yang penuh keringat dalam memperjuangkannya.

Perjuangan pernikahan (pexels.com)

Ingat, sesuatu yang diperjuangkan dengan sekuat tenaga akan lebih bermakna dibandingkan dengan sesuatu yang didapatkan secara instan. Termasuk dalam mengadakan pernikahan.

Kamu dan pasanganmu akan lebih menghargai sebuah hubungan yang dibangun dari perjuangan

Menikah dengan biaya sendiri juga akan membuat kamu dan pasanganmu menghargai hubungan yang dibangun diatas perihnya perjuangan itu. Sebab, kamu dan pasanganmu tahu jika untuk mencapai hubungan yang sah ini tidaklah mudah. Perlu pengorbanan dan perjuangan yang gigih untuk meraihnya.

Lebih menghargai hubungan (tukanginfo.com)

Hubungan yang dibangun atas perjuangan yang gigih, biasanya memiliki pondasi yang lebih kokoh dibandingkan hubungan yang didapatkan secara mudah. Jadi, beruntunglah kamu yang menikah atau berencana menikah dengan biaya sendiri.

Kamu patut bangga sudah menjadi seseorang yang dewasa sempurna, dengan meinkah tanpa merepotkan orang tua

Meskipun menikahkan anak masih menjadi tanggung jawab orang tua, namun tidak lucu sepertinya jika kita bebankan semuanya kepada mereka. Cukup banyak kita sebagai anak merepotkannya sejak bayi hingga dewasa. Masa mau menikah saja masih mau merepotkannya.

Patut bangga menikah dengan biaya sendiri (selipan.com)

Saat kamu menikah, hal itu menandakan jika kamu sudah dewasa dan sudah layak hidup mandiri. Jadi aneh kedengarannya jika orang yang sudah menganggap dirinya mandiri tapi masih minta diongkosi saat melakukan pernikahan.

Buat kamu yang menikah dengan biaya sendiri, kamu patut bangga menjadi pribadi yang dewasa dengan membangun rumah tangga tanpa merepotkan orang tua.

Semua perjuangan terbayarkan saat kamu dan pasanganmu akhirnya duduk di pelaminan

Puncak kenikmatan dari segala usaha yang selama ini kamu perjuangkan, ialah saat kamu dan pasanganmu akhirnya duduk bersama di kursi pelaminan. Rasa haru, bangga, dan lega menjadi satu di peraduan pernikahan.

Perjuangan pernikahan dengan biaya sendiri (kelascinta.com)

Kenikmatan seperti ini tidak banyak dirasakan untuk mereka yang menikah dengan biaya dari orang tua. Ya, sebenarnya melibatkan orang tua dalam soal pembiayaan pernikahan tidak ada salahnya. Namun jika kamu bisa melaksanakannya sebagai orang dewasa, kenapa harus meminta kepada orang tua?

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *