Ini yang Orang Tua Rasakan Saat Putrinya Telah Sah Menjadi Istri Pria Lain

Orang tua memang selalu punya alasan untuk meneteskan air mata karena anaknya…

Mungkin kamu sering melihat, bagaimana orang tua akan meneteskan air mata saat putri tercintanya telah sah menjadi istri dari pria lain. Kadang dalam hati ini bertanya, kenapa harus ada air mata dalam momen bahagia seperti itu, apa yang sebenarnya orang tua kita rasakan saat putrinya menjadi istri orang?

Prosesi sungkeman dalam pernikahan sebagai bentuk restu orang tua (staticflickr.com)

Memang penulis sendiri belum pernah merasakan bagaimana menyaksikan anak tercinta telah menjadi istri pria lain. Namun setidaknya dari berbagai fenomena tangisan orang tua di hari pernikahan putrinya, penulis bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi orang tua pada momen tersebut.

Terharu, putri tercinta kini sudah sah “pindah tangan” ke suaminya

Menyaksikan pernikahan putri tercinta tidak hanya merasakan keharuan dalam sebuah seremoni. Namun juga ada batin yang bergelora, sebab saat itu juga artinya kini orang tua harus rela melepaskan putrinya ke tangan suaminya.

Pernikahan bisa jadi sebuah moment mengharukan bagi orang tua (tribunnews.com)

Kini tanggung jawab sepenuhnya ada pada suaminya. Orang tua yang sedari kecil merawat dan menyayanginya, kini harus rela berpisah dengan putri tercinta yang kini sudah membangun keluarga barunya.

Ada rasa bahagia dan haru yang bercampur sehingga membuat air mata orang tua menetes di hari pernikahan putrinya

Tentu sebagai orang tua kita akan merasakan bahagia jika akhirnya anak kita telah menemukan jodohnya. Sebab dengan demikian selesai sudah tugas kita untuk mendidiknya sewaktu masih menjadi anak, dan kini tanggung jawab untuk mendidik dan membimbingnya ada di pundak suami.

Berbagai rasa tercampurdalam dada orang tua saat putri tercintanya menikah (hipwee.com)

Namun di lain sisi, ada rasa haru yang sangat mendalam di hati setiap orang tua yang menyaksikan pernikahan putrinya. Rasa haru orang tua saat pernikahan putrinya, bisa jadi hal itu menandakan jika ada kerinduan dari orang tua akan masa-masa kecil anak-anaknya. Dimana anak-anak masih berkumpul dan bercengkrama dengan mereka.

Dengan anak telah menikah, tentu rumah tidak akan semeriah dulu lagi. Terlebih jika sang putri ikut dengan suami. Rasa bahagia dan haru inilah yang kadang bercampur aduk dalam dada orang tua saat menyaksikan putri tercintanya menikah.

Meskipun kamu sudah dewasa, namun orang tua akan selalu mengkhawatirkanmu

Rasa khawatir orang tua kepada anaknya akan selalu ada sepanjang masa, bahkan sampai sang anak sudah membangun rumah tangga baru dengan suaminya, orang tua masih selalu memikirkan dan mengkhawatirkannya. Inilah salah satu hal yang dirasakan orang tua saat harus melepaskan tanggung jawabnya kepada menantunya.

Sampai kapanpun orang tua akan selalu mengkhawatirkanmu. Bahkan saat kamu sudah menikah (flickr.com)

Bukan berarti tidak percaya kepada suami putrinya, namun rasa khawatir itu ada memang naluri dari orang tua. Sampai kapanpun rasa itu akan selalu ada, dan kita tidak bisa melarangnya. Sebab kadang ada anak yang merasa risih jika orang tua terlalu mengkhawatirkannya. Padahal itulah bukti betapa besarnya cinta dari orang tua.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *