Ini Alasan Mengapa Indonesia Jadi Satu-satunya Negara yang Diterima Myanmar Menangani Konflik Rohingya

Apa karena hanya Pak Jokowi yang secara terang-terangan berani membela etnis Rohingya?

Beberapa waktu yang lalu, kita semua tahu jika Presiden Jokowi mengecam keras dan meminta aksi kekerasan terhadap etnis Muslim Rohingya agar segera dihentikan. Nah, mengetahui hal itu, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi pun langsung bergerak cepat dengan ‘blusukan’ ke Myanmar.

Baca juga : Kebetulan Atau Tidak, 7 Tempat Wisata di Indonesia Ini Sangat Mirip Wisata di Luar Negeri Loh

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi datang ke Myanmar untuk membantu menyelesaikan konflik Rohingya. | okezone.com

Pada Minggu, 3 September kemarin Menlu Retno sudah mendarat di Yagoon, Myanmar, dan bertemu dengan Penasihat Negara Dauw Aung San Syu Kyi pada hari Senin. Hebatnya, Indonesia adalah satu-satunya negara yang diizinkan untuk menemui para pemimpin militer dan pemerintah Myanmar.

Mengapa hanya Indonesia?

Ya, yang kemudian menjadi pertanyaan sekaligus membuat kita bangga adalah, mengapa hanya Indonesia yang diizinkan melobi para penguasa di Myanmar? Bukankah secara geografis dan budaya, Thailand dan Laos adalah dua negara tetangga yang lebih ‘berhak’ mendapat kepercayaan?

Apa alasan yang membuat Indonesia boleh ikut campur urusan Rohingya? | harian9.com

Negara terhormat

Dipilihnya Indonesia sebagai satu-satunya negara yang boleh ikut campur dalam masalah Rohingya ternyata bukannya tanpa sebab. Karena di tengah konflik tragis yang menimpa etnis Muslim minoritas di Myanmar itu, Indonesia dianggap sebagai satu-satunya negara terhormat serta panutan Myanmar.

Bagi Myanmar, Indonesia adalah negara terhormat dan menjadi panutan. | republika.co.id

Komunitas Muslim Indonesia

Hubungan baik dalam kerja sama bilateral yang sudah lama terjalin pun membuat Myanmar menerima Indonesia dengan lapang dada sebagai salah satu pihak yang dipercaya mampu menyelamatkan perdamaian hingga penyelesaian permanen konflik Rohingya di Myanmar. Ada alasan lain? Ada.

Maraknya Komunitas Muslim di Indonesia yang gencar menyerukan penghentian kekerasan dan pembunuhan terhadap masyarakat Rohingya juga menjadi pertimbangan lain mengapa pemerintah Myanmar akhirnya mau menerima perwakilan Indonesia untuk duduk bersama dengan mereka.

Banyaknya dukungan bela Rohingya dari masyarakat Indonesia menjadi alasan lain mengapa Myanmar akhirnya mengizinkan Indonesia ikut terlibat dalam konflik Rohingya. | salam-online.com

Jadi, mari kita semua berdoa. Semoga dengan ikut terlibatnya Indonesia, konflik menyedihkan antar agama yang menimpa etnis Rohingya bisa segera selesai. Dan semoga, saudara-saudara kita itu bisa segera merasakan lagi bagaimana menjalani hidup sebagaimana manusia menjalani hidup: bahagia.


Bacaan lain buat kamu yang direkomendasikan #SobatInovasee:

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Belajar Sabar dari Customer Service Provider Seluler yang Punya Kesabaran Level Dewa

Soal Kasus Rohingya, Jangan Sampai Balas Dendam Dibawa Ke Indonesia