Hasil Penelitian Membuktikan, Angka Perselingkuhan Naik Seiring Berkembangnya Media Sosial

Jangan lupa cek hp pasangan kalian masing-masing ya guys.

Media sosial bisa diibaratkan seperti pisau, bisa digunakan untuk hal yang bermanfaat namun juga bisa digunakan untuk membunuh nyawa seseorang. Banyak yang mengalami hal buruk akibat dampak menggunakan media sosial yang tidak semestinya, dari yang hanya bergurau di Fb dipolisikan, sampai yang membuat fitnah dan menyebar hoax.

Baca juga : Media Sosial: 5 Dampak Buruk yang Harus Kamu Waspadai dari ‘Hubungan Virtual’

Media sosial bisa membuat kita lebih terbantu, bisa juga membuat kita menghadapi masalah (socialiablog.com)

Salah satu dampak negatif dari penggunaan media sosial yang kurang bijak ialah rawan terjadinya tindakan perseilnguhan di dunia maya. Kini perselingkuhan bisa terjdi dengan sangat mudah, dunia maya sebagai jendela sosial bisa membuat siapa saja berinteraksi dengan dunia luar. Inilah yang menjadi celah media sosial sebagai lahan perselingkuhan paling subur.

Angka perselingkuhan naik dengan menjamurnya media sosial.

Media sosial merupakan ladang empuk bagi mereka yang mencoba bermain api dalam hubungan, atau melakukan perselingkuhan. Jangkauan media sosial yang luas, bisa menjangkau siapapun termasuk teman lama atau mantan, menjadikan media sosial sebagai tempat yang paling “aman” untuk melakukan perselingkuhan.

Media sosial sering dijadikan sebagai ladang perselingkuhan (tirto.id)

Dampak media sosial bagi keretakan rumah tangga bukan isapan jempol belaka, pada tahun 2012 yang lalu angka perceraian di Kabupaten Bengkulu naik drastis. Hal tersebut diduga akibat perselingkuhan yang marak melalui media sosial. Tidak menutup kemungkinan hal ini terjadi di beberapa daerah lainnya, dan semakin banyak pengguna media sosial saat ini, semakin banyak pula kasus perselingkuhan yang terjadi.

Facebook menjadi media sosial yang paling rawan digunakan untuk selingkuh (infokecantikan.co)

Sebenarnya dampak buruk media sosial bagi keharmonisan rumah tangga pernah dipublikasikan oleh beberapa ilmuan di Texas, Amerika Serikat. Peneilitan yang dikepalai oleh Jaclyn Cravens, dari Texas Tech University ini menunjukan bahwa media sosial khususnya facebook, menjadi jalan utama perselingkuhan yang terjadi dalam rumah tangga.

Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perselingkuhan di media sosial

Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi terjadinya tindakan perselingkuhan di media sosial. Beberapa diantaranya ialah disebabkan oleh persoalan internal rumah tangga, jadi memang kondisi rumah tangga kurang harmonis sehingga seseorang memutuskan untuk melakukan perselingkuhan.

Persoalan dalam rumah tangga menjadi salah satu penyebab perselingkuhan di dunia maya (hellosehat.com)

Faktor lainnya ialah mudahnya seseorang mengumbar masalah rumah tangga di media sosial. Media sosial merupakan ranah sosial yang kadang digunakan sebagai media curhat persoalan privasi, termasuk persoalan rumah tangga.

Padahal, saat seseorang menceritakan kondisi rumah tangganya yang kurang harmonis di media sosial, itu artinya ia membuka pintu bagi orang lain untuk masuk ke dalam persoalan rumah tangganya. Maka jangan heran jika nantinya hadir orang ketiga. Ingat! Perselingkuhan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan! Setialah.. setialah.

Jangan beri kesempatan orang ketiga masuk ke rumah tanggamu melalui media sosial (detik.net.id)

Faktor lainnya yang membuat perselingkuhan di media sosial merebak ialah disebabkan oleh karakter media sosial itu sendiri, Media sosial sebagai alat penghubung antarpersonal yang tidak dibatasi ruang dan waktu membuat siapa saja bisa berinteraksi dengan orang lain, dimanapun dan kapanpun.

Cara agar kita dan pasangan kita terhindar dari perselingkuhan di media sosial.

Tidak akan ada asap kalau tidak ada api, itulah pepatah yang cocok untuk menggambarkan fenomena perselingkuhan di media sosial. Kita bisa saja mengantisipasi terjadinya perselingkuhan dalam rumah tangga atau hubungan kita dengan pasangan. Cara yang paling tepat untuk terhindar dari perbuatan perselingkuhan ialah dengan tidak begitu mengumbar persoalan rumah tangga, atau persoalan hubungan kita dengan pasangan.

Jangan mudah mengumbar permasalahan rumah tangga di media sosial (harapanrakyat.com)

Jika ada tidak kecocokan antara kita dan pasangan, alangkah lebih baiknya kita obrolkan secara langsung, bukan mengumbarnya di media sosial. Selain itu, agar kita terhindar dari perselingkuhan kita juga tidak perlu merespon berlebihan pada lawan jenis yang mencoba merayu di media sosial. Sebab kadang kita terlalu baperan jika diperhatikan lebih oleh orang lain.

Kalau mau pasang foto sendirian fikir-fikir dulu deh, barangkali ada yang tergoda (kapanlagi.com)

Selanjutnya, untuk menghindari perselingkuhan kita bisa dengan mengurangi upload foto-foto yang memamerkan kecantikan atau ketampanan kita. Sebab dengan terlalu sering narsis upload foto terbaik kita di media sosial, itu artinya kita memberikan umpan kepada kucing yang kelaparan. Terlebih jika sering uploadnya foto yang sendirian tanpa dengan pasangan.

Kunci utama agar terhindar dari perselingkuhan ialah komitmen kesetiaan kedua belah pihak (ributrukun.com)

Terakhir, agar hubungan kita dan pasangan kita selalu harmonis dan terhindar dari perbuatan perselingkuhan, ialah komitmen menjalin hubungan dengan penuh kesetiaan. Cobalah saling terbuka satu sama lain, dan buatlah komitmen yang kuat sebagai pondasi heutuhan hubungan kalian.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

#hipdips, Tren Pamer Tubuh Wanita yang Bikin Mata Pria Ogah Kedip, Tapi Positif

6 Logam Ini Bisa Menggantikan Emas Untuk Cincin Kawin Pasangan Muslim