Selain Valentine, Masih Ada 5 Perayaan Cinta Lain yang Harus Kamu Tahu

Ada perayaan khusus kaum jomblo juga lho!

Bisa jadi saat ini kamu sedang asyik merayakan hari kasih sayang bersama pasangan. Atau bisa juga, Valentine’s Day tidak pernah ada dalam kamusmu. Meski begitu, setidaknya kamu harus tahu bahwa ada negara-negara yang punya tradisi merayakan cinta. Hm.. seperti apa ya?.

Selain Valentine’s Day, ternyata masih banyak hari kasih sayang yang dirayakan di berbagai negara. | moneycrashers.com

1. Filipina

Di Filipina, hari Valentine dirayakan dengan nikahan massal. Tradisi yang dilakukan setiap tahun sejak 2004 lalu ini adalah gagasan dari produsen pasta gigi lokal yang bekerja sama dengan pemerintah setempat. Rekor tercipta pada tahun 2015 ketika diikuti lebih dari 700 pasangan.

Filipina merayakan hari Valentine dengan nikahan massal. | ibtimes.co.in

2. Inggris

Di kawasan Norfolk, Inggris, ada sebuah ritual bernama Jack Valentine yang masih dilakukan oleh sebagian warganya hingga kini. Bermula pada era Victoria, tradisi ini mirip dengan tradisi kado Natal dari Sinterklas. Bedanya di hari Valentine, kado diberikan oleh Jack Valentine.

Kalau saat Natal ada Sinterklas, maka saat Jack Valentine ada Jack Valentine.  | edp24.co.uk

Anak-anak akan diberi hadiah oleh orangtua mereka. Sementara mereka yang sudah berpasangan biasanya saling bertukar hadiah. Jack Valentine disebut juga Old Father Valentine atau Old Mother Valentine. Hanya saja, tidak ada sejarah yang mencatat kapan tradisi ini dimulai.

3. Prancis

Prancis punya tradisi bernama “Une Loterie d’Amour” yang artinya kurang lebih “mengundi cinta”. Prosesinya, Para pria dan wanita akan masuk ke dalam rumah yang saling berhadapan. Para pria akan memanggil wanita yang mereka suka.

Une Loterie d’Amour mirip acara-acara mencari jodoh di berbagai negara. | babbel.com

Sedangkan para wanita yang tidak mendapat pasangan akan ambil bagian pada acara api unggun. Di sini, mereka akan membakar foto para pria yang tak menginginkan mereka.

4. Cina

Masyarakat Cina merayakan hari kasih sayang bernama Festival Qixi pada hari ke tujuh, bulan ke tujuh kalender Cina. Kisah cinta Niulang dan Zhinu —penggembala sapi dan gadis penenun, menjadi latar belakang dari tradisi ini. Kisah cinta terlarang yang berujung pada perpisahan.

Festival Qixi berlatar belakang kisah cinta Niulang dan Zhinu yang terlarang. | gbtimes.com

Mereka percaya, burung murai di seluruh dunia akan terbang ke surga dan membangun jembatan agar Niulang dan Zhinu bisa bersama lagi meskipun hanya semalam.

Nah, pada malam Qixi itulah, seulas hiasan akan diletakkan di halaman rumah wanita yang belum atau baru menikah. Disediakan pula persembahan berupa buah-buahan, bunga-bunga, teh dan bedak wajah.

5. Korea Selatan

Tak tanggung-tanggung, di Korea selatan ada tiga tradisi Valentine. Pada 14 Februari para wanita memberi permen untuk para pria, disebut White Day. Sebulan kemudian, pada 14 Maret ada tradisi Black Day.

Pada Black Day, kaum jomlo berkumpul untuk merayakan hari anti Valentine. Mereka berpakaian serba hitam, dan merayakan dengan makan semangkuk jajangmyeon. Kuliner ini berupa mie gurih manis dengan saus hitam pekat yang terbuat dari kacang hitam, daging babi dan bawang bombay.

Black Day, hari khusus bagi kaum jomblo di Korea Selatan untuk merayakan cinta (?) | aminoapps.com

Menarik ya… Dan khusus bagi kamu yang masih jomblo, jadi punya ide untuk merayakan hari anti Valentine di Indonesia nggak sih? Namanya Hari Kelam saja, dengan hidangan bakso kuah ditambah satu sachet kecap kental, misalnya. Mirip-mirip Black Day lah…

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *