8 Hal yang Wajib Diketahui Calon Ayah Muda, Sebelum Si Kecil Lahir ke Dunia

Karena jadi ayah itu nggak gampang, kamu harus mulai bersiap dari sekarang!

Menikah di usia relatif muda memang bukanlah hal yang mudah, terutama bagi seorang laki-laki. Mulai mengambil peran penting sebagai kepala keluarga yang harus menghidupi anggotanya, serta mulai meninggalkan kebiasaan lama sebagai lajang bebas nan bahagia. Kamu harus bisa menjadi seorang suami yang bertanggungjawab penuh serta menjadi seorang ayah yang bisa mendidik anak-anaknya.

Baca juga : Tahu Istrinya Akan Buta, Kakek Ini Ikut Kursus Make Up Untuk Membantu Berdandan

Nah untuk kamu yang saat ini masih menunggu hadirnya sang buah hati, ada beberapa hal yang wajib banget kamu ketahui. Karena memang peran mengurus dan mendidik anak bukan hanya tugas istrimu, kamu sebagai calon ayah juga mesti ikut mempersiapkan diri. Apalagi kalau ini anak pertama, ada beberapa konsekuensi yang harus kamu tau biar nanti nggak kaget lagi saat si buah hati lahir ke dunia.

Hal yang Wajib Diketahui Calon Ayah Muda (first1000days.ie)

1. Bukan hanya tugas istri, menjadi orang tua adalah tanggungjawab bersama

Hal pertama yang harus kamu pahami adalah, kamu dan istrimu mempunyai tanggungjawab yang sama terhadap anak kalian. Istrimu memang bertugas mengurus rumah tangga dan juga buah hati, tapi bukan berati kamu bisa seenaknya lepas tangan. Kamu juga harus ikut mengasuh dan mendidik buah hatimu.

Kamu bukan pengasuh ‘cadangan’ dikala istri sedang mengerjakan tugas lainnya. Kamu adalah seorang ayah yang harus menggenapi ibu sebagai orang tua bagi anak. Berbagilah tugas dengan istri demi keharmonisan rumah tangga dan juga buah hati yang terjamin pendidikannya dalam keluarga.

Bukan hanya tugas istri, menjadi orang tua adalah tanggungjawab bersama (netdoctor.cdnds.net)

2. Kurang tidur? Ini hal yang biasa!

Salah satu yang mungkin akan sangat terasa adalah berkurangnya waktu tidurmu. Apalagi jika si buah hati baru saja melihat dunia. Yang tadinya kamu bisa tidur pulas saat tengah malam, kini kamu harus rela bangun hanya untuk meladeni anakmu yang butuh bantuan ataupun tak bisa memejamkan mata. Berbagilah tugas dengan istri untuk menjaga dan memenuhi kesejahteraan buah hati.

Kurang tidur? Ini hal yang biasa (huffpost.com)

3. Biasakan dirimu dengan segala kekacauan yang dibuat si kecil

Mengurus segala macam kekacauan yang dihasilkan oleh si kecil bukan hanya tanggungjawab istrimu. Kamu juga harus bisa mengganti popoknya ketika dia buang air, mengganti bajunya yang kotor karena terkena muntahan, membersihkan lantai yang terkena tumpahan makanan hingga memandikan si kecil. Karena bagaimanapun kebersihan anak juga menjadi tanggungjawab bersama. Kamu harus mulai terbiasa merawat dan menjaga kebersihan mulai sekarang.

Biasakan dirimu dengan segala kekacauan yang dibuat si kecil (moneycrashers.com)

4. Biasakan diri dengan suara tangisan bayi

Namanya juga bayi yang belum bisa mengungkapkan perasaan melalui kata-kata. Mereka hanya bisa menangis ketika ada sesuatu yang dirasa kurang nyaman ataupun sedang membutuhkan sesuatu. Kamu sebagai ayah muda harus siap mendengar tangisan ini setiap hari. Kamu juga harus peka dengan tangisan anakmu, apakah dia lapar ataupun popoknya penuh dan membuatnya tak nyaman. Kuatkan diri dan pupuk kesabaran sebanyak mungkin!

Biasakan diri dengan suara tangisan bayi (entrepreneur.com)

5. Bantuan orang lain tak selalu “membantu”

Mungkin kamu pernah terpikir untuk menitipkan buah hati pada neneknya ketika kamu dan istri sibuk bekerja. Mungkin kalau sekali atau dua kali masih wajar saja, tapi percayalah ini tak akan membantu dalam pendidikan si anak. Setiap orang mempunyai cara yang berbeda dalam mendidik.

Meninggalkannya terlalu sering dengan orang lain -bahkan kakek neneknya- bisa merusak rencana pendidikan yang telah kamu tata selama ini. Jangan dianggap sepele, perbedaan cara mendidik ini bahkan bisa menjadi awal dari perseteruan.

Bantuan orang lain tak selalu “membantu” (G&G’s Baby Blog – blogger)

6. Mengurus anak dengan cara berbeda itu wajar

Kamu tak harus selalu mengikuti cara yang digunakan istrimu dalam mengasuh anakmu. Kamu pasti punya cara tersendiri untuk mengurus anak dan menenangkannya dikala rewel. Gunakan saja cara yang dirasa paling cocok denganmu dan juga baik bagi si kecil. Jangan terpaku dengan cara orang lain. Karena mengurus dan mendidik adalah hal yang berbeda. Untuk pendidikan anak, kamu dan istri harus benar-benar dalam satu jalur yang sama dan tanpa kompromi.

Mengurus anak dengan cara berbeda (redbull.com)

7. Banyak saat indah yang tak boleh dilewatkan

Apalagi ini adalah anak pertama kamu. Berbagai sensasi luar biasa pasti kamu rasakan sebagai seorang ayah muda. Kamu hanya harus menghayati, dan juga menghargai setiap momen yang terjadi. Melihat si kecil terus tumbuh, mendengar pertama kali si kecil menangis, mendengar si kecil memanggil ‘ayah’, melihat si kecil berlatih berjalan hingga banyak momen berharga lainnya. Semua ini harus benar-benar kamu syukuri.

Banyak saat indah yang tak boleh dilewatkan (dilcdn.com)

8. Perubahan pada istrimu adalah hal yang wajar, terima dia sebagaimana kamu menerimanya pertama kali

Setelah kelahirannya, buah hati menjadi yang paling utama dalam keluarga. Tapi hal ini tak boleh membuatmu melupakan istrimu begitu saja. Bagaimanapun, kehadiran anak membuatnya banyak mengalami perubahan. Entah perubahan fisik, hormon hingga psikologis. Menjadi ibu muda sudah cukup berat baginya.

Daripada kamu terus mengeluhkan perubahannya, lebih baik kamu mendukungnya dan hujani dia dengan kasih sayang yang lebih. Percayalah, justru istrimu-lah yang paling membutuhkan kamu sekarang. Terima dia seperti pertama kali kamu menerimanya, seperti saat kamu memintanya menjadi bagian hidupmu.

Perubahan pada istrimu adalah hal yang wajar, terima dia sebagaimana kamu menerimanya pertama kali (parents.mdpcdn.com)

Tunjukkan kalau kamu bisa menjadi ayah yang hebat bagi anakmu yang sebentar lagi melihat dunia. Tak hanya itu, kamu juga harus bisa menjadi suami siaga bagi istrimu. Jadi, sudah siap menjadi seorang ayah? 🙂

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

“You can if you think you can”

Netizen Digemparkan dengan Gantung Diri Live, Sejatinya Cinta Itu Menghidupkan Bukan Mematikan

Kamu, Sahabat Sekaligus Pembenci Nomor 1 Pacar Baruku