Makan Gorengan Menyebabkan Batuk, Mitos Atau Fakta?

Jangan gampang tergoda kelezatan gorengan kalau belum tahu faktanya

219
SHARES

Gorengan mungkin adalah salah satu kudapan yang digemari oleh siapapun di negeri ini. Selain hadir dalam berbagai macam pilihan, gorengan juga dianggap sebagai teman minum teh yang tepat di sore hari. Kalaupun malas membuatnya, kita juga bisa membelinya dengan harga cukup murah di warung-warung terdekat.

Namun, banyak orang yang memilih untuk menghindari makan gorengan karena makanan ini dianggap nggak sehat. Bahkan banyak yang menyebut gorengan sebagai biang keladi penyakit batuk. Tapi benarkah demikian?

Pemicu batuk?

Sudah sejak lama banyak orang mengkaitkan gorengan sebagai penyebab batuk. Padahal, bukan makanan itu sendiri yang membuat seseorang terjangkit batuk, walau memang gorengan berperan sebagai faktor resiko yang membuat orang jadi lebih rentan terkena batuk. Kalau kita mau menelusuri lebih jauh, faktor terbesar seseorang terjangkit batuk setelah makan gorengan disebabkan oleh minyak yang digunakan untuk menggoreng, terlebih jika kita memilih untuk membeli gorengan dari sembarang penjaja gorengan di pinggir jalan. Biasanya, para penjaja tersebut mengulang pemakaian minyak goreng demi menghemat ongkos produksi. Padahal, minyak goreng yang sudah terlalu lama digunakan berulang-ulang mempunyai efek buruk bagi tubuh.

benarkah makan gorengan bisa menimbulkan batuk? – caraterbarumengatasi.com

Hal ini dikarenakan minyak tersebut akan membentuk akrolein alias senyawa yang mampu memicu peradangan di tenggorokan sehingga menimbulkan rasa gatal berlebih yang menyiksa. Inilah yang mendasari pemahaman orang bahwa gorengan mampu menyebabkan batuk. Sebenarnya, batuk adalah mekanisme pertahanan alami tubuh terhadap berbagai rangsangan yang masuk ke saluran napas. Jadi, batuk merupakan refleks alami manusia untuk membersihkan tenggorokan dan jalur pernapasan dari mikroba, lendir, iritan, polusi dan partikel asing lainnya.

membeli gorengan di penjaja pinggir jalan seringkali beresiko karena menggunakan minyak yang tidak layak – wisnuwidiarta.com

Teknik menggoreng juga bisa jadi pemicu batuk, karena gorengan biasanya digoreng kering dan bertekstur kasar. Ini bisa menyebabkan dinding tenggorokan menjadi iritasi. Nggak cuma itu, mengonsumsi makanan berlemak dan berminyak juga menyebabkan pencernaan bekerja ekstra, karena makanan tersebut merupakan jenis yang sulit dicerna. Akibatnya, proses kekebalan tubuh pun jadi berkurang dan bisa memperburuk peradangan di tenggorokan yang terjadi akibat gorengan tadi.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa bukan gorengan yang menjadi faktor utama pemicu batuk, tapi minyak yang digunakan. Meskipun kamu mungkin nggak mengalami batuk setelah makan gorengan yang digoreng dengan minyak jelantah berulang-kali, tetap saja kamu tidak disarankan untuk sering-sering mengonsumsinya karena bisa menyebabkan kolesterol dan meningkatkan resiko hipertensi hingga serangan jantung.

pastikan menggoreng gorengan dengan minyak yang layak dan bukan hasil penggorengan berulang-ulang – jakartavenue.com

Jadi, cara terbaik untuk menikmati gorengan adalah dengan membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang bersih dan sehat, serta menggorengnya dengan minyak goreng yang layak. Mengonsumsi gorengan pun sebaiknya tidak berlebihan, sehingga tubuh tetap terjaga kesehatannya dari ancaman-ancaman yang mungkin timbul dari mengonsumsi makanan yang digoreng.

219
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~