‘Misteri J*mbut Kuntilanak’, Bukti Perfilman Indonesia Benar-Benar Mesum dan Norak

Fix, film ini mesum luar-dalam

Beberapa tahun belakangan ini, sebenarnya kita sudah cukup bangga dengan prestasi perfilman Indonesia. Film-film ber-genre komedi, horor, bahkan aksi, sudah banyak yang mendapat rating dan apresiasi tinggi. Tapi sayang, semua itu bakal hancur sebentar lagi hanya gara-gara satu film saja.

Inilah film yang digadang-gadang akan menghancurkan rating dan apresiasi tinggi perfilman Indonesia. | youtube.com

Sejak beberapa hari yang lalu, banyak netizen Indonesia yang dibuat kaget, bingung, nyinyir, dan nggak habis pikir dengan sebuah film yang judulnya benar-benar nyeleneh. Yang lebih parah, film ber-genre horor ini sudah masuk ke salah satu bioskop terkenal, dan mulai meyebar ke bioskop lain.

Penuh kemesuman luar-dalam

Adalah ‘Misteri J*mbut Kuntilanak’ yang menjadi judul dari film kontroversial itu. Kata ‘j*mbut’ memang sengaja saya sensor, karena jelas, itu merupakan kata tabu bagi saya dan orang Jawa lainnya. Asal tau saja, ‘j*mbut’ adalah kata dari bahasa Jawa yang berarti bulu kemaluan dalam bahasa Indonesia.

Sekarang, sudah jelas kan kenapa saya bilang film ini benar-benar mesum dan norak?

Dari judulnya saja, sudah kebayang bagaimana mesumnya adegan demi adegan di film ini. | youtube.com

Kuntilanak dengan senjata utama bulu kemaluan

Setali tiga uang, jalan cerita ‘Misteri J*mbut Kuntilanak’ nggak kalah mesum dari judul filmnya. Film yang rilis pada 27 Juli 2017 lalu ini bercerita tentang sosok kuntilanak yang punya kebiasaan melilit tubuh seseorang yang dijadikan tumbal menggunakan bulu kemaluannya yang riwuk-riwuk, alias lebat.

‘Misteri J*mbut Kuntilanak’ punya jalan cerita yang melenceng jauh dari kodrat kuntilanak yang sebenarnya. | youtube.com

Dari sinopsis singkat ini saja, kamu bisa ngebayangin kan gimana mesumnya adegan demi adegan yang tersaji dalam film yang sudah banyak beredar via DVD bajakan ini?

Gerbang kemesuman mutlak

Anehnya, film yang dibintangi banyak artis terkenal seperti Raden Roro Setyowati Nurul, Priyambodo Rogo Sukmo Sulistyo, Paramitha Sari, Mutiara Nurul Tjondrokusumaningrum, dan lain-lain ini, entah gimana caranya bisa lolos dari KPI maupun Lembaga Sensor Perfilman Indonesia!

Film semesum ini, kok bisa sih lolos KPI dan Lembaga Sensor Perfilman Indonesia? | youtube.com

Apa artinya? Artinya, hanya dengan film ‘Misteri J*mbut Kuntilanak’ saja, kita sudah bisa menarik kesimpulan singkat bahwa, industri perfilman Indonesia sudah diambang kemesuman yang mutlak, hakiki, dan serempak. Maka, jangan heran kalau ‘j*mbut-j*mbut’ serupa bakal tayang sebentar lagi.

Dan, jangan heran juga kalau pedagang-pedagang kaki lima yang menjajakan film-film bajakan bakal makin kebanjiran banyak pembeli. Pembeli apa? Tentu saja, pembeli-pembeli berpikiran mesum yang nggak paham soal perkembangan jaman, yang nggak ngerti kalau teknologi DVD sebentar lagi mati.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: “Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal.”

Katanya Sih Anak Kedua Lebih Bandel dari Anak Pertama, Bener Nggak?

Mirisnya Hukum di Indonesia, Stand Up Comedian Acho Dipolisikan Karena Curhat Soal Apartemen