Fenomena Curhat dan Berantem di Sosial Media, Jangan Sampai Kamu Melakukannya

Siapa nih yang kangen media sosial dulu yang adem dan hanya untuk mencari teman?

Sosial media sudah tidak bisa dilepaskan lagi dengan kehidupan manusia saat ini. Terlebih dengan generasi millenial yang hampir setiap waktu terus mengikuti perkembangan informasi di sosial media. Manfaatnya sebenarnya begitu banyak, mulai sebagai media komunikasi, media jual beli, mencari informasi, sampai media untuk menjalin silaturahmi dengan sahabat yang lama tak bertemu.

Manfaat media sosial yangjarang digunakan (id.techinasia.com)

Namun sayangnya, kehadiran sosial media saat ini tidak hanya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Kehadiran media sosial yang seharusnya untuk mencari teman dan menyambung silaturahmi, justru sering digunakan untuk hal-hal yang negatif.

Dampak negatif media sosial (nu.or.id)

Mungkin sering kita lihat, dimana lini masa kita dipenuhi dengan postingan-postingan bernada kebencian, umbar aib sendiri atau teman, dampai berdebat dengan persoalan yang sebenarnya bukan kapasitas kita memperdebatkannya.

Pada akhirnya, media sosial yang diciptakan untuk mempererat hubungan, justru menjadi media yang merusak hubungan pertemanan. Yang perlu kita ingat ialah, media sosial merupakan tempat bersosial yang semua orang dengan latar belakang yang bermacam-macam ada di dalamnya.

Ribut akibat media sosial (labana.id)

Artinya, media sosial tidaklah sama dengan buku diary yang itu sifatnya pribadi. Mungkin di diary, kamu bisa menuliskan semua uneg-uneg atau hal privasi lainnya, namun hal tersebut tidaklah cocok jika kita tuliskan di media sosial. Sebab sekali lagi, di media sosial semua orang bisa membaca dan melihat apa yang kamu posting.

Media sosial menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh (zettamedia.co)

Namun sepertinya kebiasaan menggunakan sesuatu tidak pada fungsi sebenarnya sudah menjamur di tanah air. Contohnya seperti menggunakan tisu toilet untuk tisu di meja makan. Sama halnya dengan media sosial, media sosial yang seharusnya digunakan untuk menjalin kedekatan dari orang-orang yang jaraknya jauh, justru menjauhkan orang-orang yang sebenarnya jaraknya dekat dengan kita.

Ada baiknya kita kembalikan fungsi media sosial kepada fungsi awal diciptakannya. Sebagai media interaksi, menjalin relasi, mencari teman baru, dan menemukan teman lama yang tidak ada kabarnya.

Jadikan media sosial sebagai media berbagi bukan media mencaci (merdeka.com)

Jika kamu seseorang yang merasa jengah dengan media sosial yang selalu dipenuhi curhatan, hujatan dan perdebatan, mari kita ubah isi linimasa media sosial kita dimulai dari diri kita sendiri.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *