12 Fakta Ngilu yang Disembunyikan Restoran Cepat Saji dari Kamu

Jangan kaget ya

277
SHARES

Apa kamu termasuk orang yang hobi makan di restoran cepat saji? Apa kamu termasuk orang yang bangga bisa kumpul bersama teman atau keluarga di restoran yang identik dengan burger, pizza, atau minuman bersodanya itu?

Kalau iya, maka kamu harus membaca semua fakta ngilu berikut ini. 12 fakta terselubung yang disembunyikan hampir semua restoran cepat saji dari semua pelanggannya, Termasuk kamu.

1. Hanya butuh waktu 30 detik untuk menyajikan burger

Di restoran cepat saji, burger adalah menu yang bisa disajikan dengan instan, sangat cepat. Seorang pelayan hanya membutuhkan waktu 30 detik untuk menyiapkan satu burger pesananmu. Pertanyaannya adalah, mengapa bisa secepat itu?

cbshouston.wordpress.com

Karena sebenarnya, pemilik restoran cepat saji sudah menyimpan banyak stok burger siap konsumsi di lemari pendingin.

2. Semua menu didesain untuk dimakan di tempat

Rata-rata kamu hanya mengunyah 12 kali jika memesan menu dan langsung memakannya di restoran cepat saji. Karena itu jangan kaget kalau kamu sering menambah pesanan lagi, karena itu memang trik yang digunakan pemilik restoran.

tirto.id

Karena sedikit mengunyah, maka kamu akan merasa kurang puas. Dan memesan menu tambahan karena masih lapar.

3. Semua menu memiliki rasa yang sama

Salah satu trik restoran cepat saji untuk menggaet pelanggan adalah dengan menawarkan menu yang disukai banyak orang. Secara fisik memang berbeda, bahan-bahan yang dipakai pun tidak sama. Meski begitu, ada satu resep rahasia yang dipakai untuk semua menu agar memiliki rasa yang serupa.

amazonaws.com

4. Warna logo yang digunakan adalah warna penambah nafsu makan

Semua restoran cepat saji memilih warna untuk logo mereka bukan berdasarkan pada seni, melainkan psikologi manusia. Hasilnya, kombinasi warna merah-kuning adalah warna yang mendominasi semua logo restoran cepat saji, karena keduanya merupakan warna yang membuat kita merasa lapar.

pinterest.com

5. Jual sebanyak mungkin

Kamu pasti selalu mendengar kalimat semacam ini saat memesan menu:

  • “Mau tambah nasi atau kentang?”
  • “Masih ada yang mau dipesan?”
eatthis.com

Menurut ahli psikologi, orang akan cenderung menerima tawaran yang ditawarkan secara langsung. Bahkan, 85 persen orang akan memesan sesuatu lebih dari apa yang mereka pesan di awal. Inilah strategi pemasaran yang digunakan semua restoran cepat saji: jual sebanyak mungkin.

6. Ukuran standar gelas minuman adalah besar

Memanipulasi ukuran gelas minuman adalah hal yang wajar di restoran cepat saji. Mereka sengaja menawarkan pelanggan minuman ukuran kecil atau besar, dan menyembunyikan ukuran sedang (standar) dari daftar menu.

trbimg.com

Kecenderungan orang akan memilih gelas ukuran sedang untuk minuman meraka. Namun kamu jangan kaget ketika mendapat gelas berukuran besar, karena itu memang ukuran standar untuk gelas minuman di restoran cepat saji.

7. Daging panggang pada burger bukanlah daging asli

Daging panggang yang digunakan adalah produk olahan pabrik. Dan untuk menciptakan rasa daging panggang asli, pihak restoran menggunakan bumbu khusus yang bisa memunculkan aroma daging panggang asli.

voanews.com

8. Menu salad bukan jaminan sebagai menu sehat

Sekarang banyak restoran cepat saji yang juga menawarkan menu salad yang merupakan salah satu jenis makanan sehat. Namun sayangnya, ada bahan tertentu yang ditambahkan pada salad mereka yang bahkan para karyawannya pun sama sekali tidak tahu.

thehealthyfish.com

9. Kopi restoran cepat saji mempunyai efek berbahaya

Mayoritas restoran cepat saji menggunakan bahan styrofoam untuk gelas kopi mereka. Padahal faktanya, bahan ini sangat berbahaya jika digunakan untuk wadah makanan dan minuman, apalagi dalam keadaan panas.

elmens.com

Kopi panas akan bercampur dengan bahan-bahan kimia yang terkandung dalam styrofoam. Selain mengakibatkan depresi dan hilangnya konsentrasi, bahan-bahan kimia yang terlarut itu juga bisa memicu tumbuhnya kanker.

10. Telur yang digunakan bukanlah telur asli

Telur yang lazim digunakan di restoran cepat saji adalah telur yang dibuat dari campuran telur premium, gliserin, dimetil, dan zat adiktif makanan E552. Alasan penggunaan telur ‘KW’ ini sederhana, adalah untuk mempersingkat waktu penyajian.

unipin.co.id

11. Minuman soda + air + konsentrat

Mungkin kamu setuju kalau minuman soda di restoran cepat saji terasa lebih enak dari minuman soda yang dijual di tempat lain. Padahal semua minuman soda itu sebenarnya sama. Yang berbeda adalah, mereka menambahkan air dan konsentrat pada minuman soda sehingga rasanya menjadi lebih enak.

brightside.me

12. Batas waktu penyajian

Alasan lain mengapa makanan restoran cepat saji tidak cocok di makan di rumah adalah karena semua menunya mempunyai batas waktu penyajian. Burger misalnya, makanan ini mempunyai batas waktu penyajian 20 menit saja.

epizone.id

Sebenarnya tidak masalah kalau memang harus melewati batas waktu. Hanya saja, makanan yang kamu pesan menjadi terasa tidak segar dan tidak enak dimakan.

Jadi, kapan kamu mau makan-makan di restoran cepat saji favoritmu lagi?

277
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."