Fotonya Diedit Jadi Langsing, Dosen Ini Polisikan Orang yang Mengedit! Mengapa ya?

Jangan pernah bercanda soal berat badan wanita deh~

Maulina Pia Wulandari, dosen di salah satu universitas di Jawa Timur terpaksa melaporkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengedit foto dirinya menjadi lebih langsing dan membagikannya ke media sosial.

Menurut Pia, ia terpaksa melaporkan ASN Pemkot Bontang karena atas perbuatannya tersebut, ia merasa dirugikan. Pia mengaku, dirinya berfoto dengan mengenakan kebaya merah pada sebuah promosi fesyen karya pribadinya.

Fotonya diedit jadi langsing, dosen ini buru pelakunya (tribunnews.com)

Menurut Pia, selain dirinya bekerja menjadi seorang dosen, ia juga memiliki toko busana yang memang khusus menjual pakaian untuk orang-orang berukuran badan khusus (gemuk).

Ada dua tuntutan yang dilayangkan Pia kepada seseorang yang mengedit fotonya menjadi terlihat lebih langsing. Tuntutan yang pertama ialah atas pasal pencurian. Dimana Pia merasa fotonya telah diambil di akun pribadinya tanpa izin kepada dirinya.

Foto editan yang dipersoalkan (sipayo.com)

Sedangkan tuntutan yang kedua ialah perbuatan merugikan. Pia mengaku jika apa yang telah diperbuat ASN Pemkot Bontang terhadap fotonya memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap bisnis fesyennya. Ia mengatakan jika kemunculan foto dirinya di media sosial yang jauh lebih langsing membuat brand bisnisnya merosot jauh.

Persoalan berat badan memang belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat kita. Bahkan, tidak sedikit yang menjadikannya sebagai bahan ejekan, candaan, bahkan bullying. Padahal, masalah berat badan merupakan masalah personal yang sangat sensitif.

Saat melaporkan ke polisi (ngopibareng.id)

Mungkin kamu sering melihat dimana orang yang memiliki berat badan lebih, menjadi bahan bercandaan bagi teman-temannya. Mungkin mereka menganggap itu hanya sebagai candaan yang tidak perlu dimasukkan ke dalam hati. Namun perlu diketahui, jika persoalan fisik, personal, dan sesuatu yang sifatnya fitrah ada pada diri seseorang tidaklah etis untuk dijadikan bahan candaan.

Kasus Pia di atas pun demikian, mungkin sebagian orang mengatakan jika apa yang Pia lakukan dengan melaporka orang yang mengedit fotonya sebagai tindakan yang berlebihan. Namun menurut pribadi penulis sendiri, Pia melakukan hal yang sangat tepat intuk mengajarkan kepada orang lain bagaimana caranya menghormati orang. Baik itu dari fisiknya, ataupun penampilannya.

Hikmah yang kedua dari kejadian di atas ialah agar kamu harus berhati-hati saat mengambil foto orang lain apalagi untuk mengeditnya. Sebelumnya kasus pengeditan yang berujung di pelaporan juga terjadi antara akun Instagram bola dan salah satu stasiun televisi.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *