16 Alasan Jelas Mengapa Digimon Pantas Berada Di Atas Pokemon

Faktanya, hingar-bingar Pokemon GO telah menutup mata semua orang tentang kedahsyatan anime yang luput dari mata Niantic Labs ini

Ketika semua orang membicarakan Pokemon GO, secara langsung kita akan teringat lagi pada sebuah anime yang menjadi inti dari game tersebut, Pokemon. Ya, anime yang menceritakan Ash dan teman-temannya berpetualang mencari monster-monster Pokemon ini sempat populer beberapa tahun lalu. Namun, kita benar-benar lupa bahwa disaat yang bersamaan juga ada anime serupa dengan cerita dan konsep lebih menarik. Anime itu bernama Digimon.

Kalau kamu adalah penggemar berat Digimon, kamu pasti akan setuju dengan 16 hal yang membuktikan bahwa Digimon jauh lebih baik daripada Pokemon berikut ini. Atau kamu bukan penggemar dua-duanya? Percayalah, kamu akan mulai mencintai Digimon setelah mengetahui fakta-faktanya.

1. Pembukaan cerita dengan visual yang lebih baik

Digimon: Membuka cerita dengan cara yang menakjubkan. Kamu akan melihat anak-anak jatuh dari langit, digivolving, kode-kode digital, dan raksasa menyeramkan sebagai tanda bahwa dunia berada dalam kegelapan menakutkan.

 

Pokemon: Terlalu klise dengan eksplorasi sisi-sisi manis dan membahagiakan.

2. Semua Digimon bebicara, sedangkan Pokemon hanya memiliki Meowth

Digimon: Merupakan sahabat yang benar-benar bisa berkomunikasi dengan manusia menggunakan bahasa manusia.

Pokemon: Satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah memanggil namanya.

3. Digivice lebih mempunyai banyak fungsi dan warna dibanding Pokedex

Digimon: Digivice tidak hanya bisa menghubungkan antara Digidestined dan Digimon, namun juga mampu membantu Digimon berevolusi, mengubah sifat Digimon, alat pelacak, dan sebagai pintu masuk ke Digiworld.

Pokemon: Satu-satunya fungsi Pokedex adalah sebagai ‘Google’ untuk Pokemon.

4. Evolusi sementara dan tak perlu melatih untuk melakukannya

Digimon: Jika kamu lebih menyukai Agumon ketimbang evolusinya, Graymon, maka tak perlu khawatir karena dia bisa kembali ke wujud semula dan itu sangat menyenangkan.

Pokemon: Namun jika kamu lebih mencintai Pikachu daripada Raichu, bersiap-siaplah untuk patah hati karena Pokemon yang telah berevolusi tidak akan pernah bisa kembali ke wujud semula.

5. Mempunyai banyak karakter utama lebih baik ketimbang hanya tiga

Digimon: Setidaknya ada tujuh karakter utama yang bisa kamu pilih menjadi idola. Masing-masing dari mereka mempunyai ciri dan sifat berlainan yang saling berhubungan satu sama lain.

Pokemon: Kamu dihadapkan pada tiga karakter utama saja. Dan jika tidak menyukai satu pun dari mereka, kamu harus meninggalkan cerita ini.

6. Karakter yang tidak egois dan bisa memberi makna dari setiap tindakan mereka

Digimon: Karakter yang benar-benar berjuang melawan kejahatan demi menyelamatkan Digiworld dan Bumi.

Pokemon: Ash hanyalah anak berusia 10 tahun yang ingin mengumpulkan semua lencana dan menangkap semua Pokemon.

7. Crest terlihat lebih cantik dan bernilai dari lencana gym

Digimon: Crest benar-benar memiliki nilai karena mewakili sifat-sifat pribadi pemiliknya, dari keberanian, keimanan, harapan, sampai kebaikan dll. Selain itu, crest juga berfungsi sebagai syarat bagi Digivolve untuk mengikuti kejuaraan atau melakukan evolusi akhir.

Pokemon: Lencana gym hanyalah berbentuk rumput, listrik, api, batu, dll sebagai bukti sampai dimana tingkat pelatihanmu. Lencana ini sama sekali tidak berharga karena tidak bisa membantu Pokemon melakukan apa-apa.

8. Penjahat selalu menakutkan

Digimon: Penjahat adalah mereka yang mampu menimbulkan masalah dalam skala global, oang-orang terluka, dan beberapa karakter utama harus terbunuh karena kejadian itu.

Pokemon: Hanya ada satu cara untuk menggambarkan orang-orang jahat di sini: menyedihkan. Tim Rocket tidak pernah berhasil dalam hal apapun dan, meluncur ke angkasa setiap kali menerima serangan listrik dari Pikachu.

9. Kesialan yang benar-benar sial

Digimon: Setelah Digimonster menyeberang dari Digiworld ke dunia nyata, dunia hancur, karakter utama mati, dan yang terburuk adalah, anak-anak harus menerima kenyataan kehilangan Digimon mereka.

Pokemon: Memang banyak hal memilukan yang terjadi, namun tidak pernah membuat karakter manapun mati. Benar-benar tidak realistis.

10. Lebih bisa bercerita

Digimon: Membawa alur cerita yang lebih detail dari Pokemon. Setiap episode mempunyai cerita tersendiri dan karakter berpetualang semakin jauh.

Pokemon: Karakter selalu terjebak dalam rutinitas dimana mereka mengalami masalah-masalah kecil dalam setiap episode, (berpura-pura) berjuang dan menyelesaikannya, serta hidup bahagia selamanya.

11. Ending menggantung dengan tingkat kecemasan ekstrim

Digimon: Ada beberapa episode yang berakhir dengan kehidupan karakter dalam bahaya, beberapa lagi memperlihatkan kota yang dikuasai penuh oleh Digimonster. Ending-ending seperti ini tentu saja menyebabkan kecemasan dan emosional tinggi.

Pokemon: Ending hanya memperlihatkan apakah Ash akan mendapatkan lencana lain atau tidak.

12. Karakter yang tumbuh dewasa

Digimon: Tidak ada yang lebih keren dari melihat pertumbuhan karakter favoritmu, dan Digimon melakuknnya dengan sangat baik. Pada season 2 dan movie, kamu bisa melihat tujuh Digidestined yang tumbuh dewasa sekaligus kehidupan mereka.

Pokemon: Ash tetaplah anak-anak tanpa penjelasan apapun. Tidak ada kerut wajah atau rambut yang terlihat berubah warna.

13. Karakter bisa menjadi Digimon yang badass!

Digimon: Dalam season 4, Digidestined mampu merasuki tubuh Digimon yang menjadikan mereka superhero dengan kekuatan dahsyat.

Pokemon: Pokemon memiliki hal baru yang disebut evolusi mega, namun belum bisa diketahui siapa yang ada di dalamnya.

14. Digimon baru yang keren dan terlihat nyata

Digimon: Pada season 4, muncul Digimon-Digimon baru yang badass. Mereka terlihat keren dengan baja mengkilap dan kemampuan menakjubkan.

Pokemon: Generasi baru dari Pokemon, Trubbish, adalah kombinasi antara sampah dan sampah.

15. Apapun bisa terjadi jika kamu memikirkannya

Digimon: Hanya tinggal menunggu waktu bagi manusia untuk menciptakan teknologi-teknologi baru, dan Digimon bisa benar-benar ada. Sederhananya, Digimon terbuat dari data. Jadi, siapa yang bisa menyangkal bahwa mereka akan menjadi kenyataan suatu hari nanti?

Pokemon: Merupakan sebuah dunia berdasarkan geografis Jepang dengan makhluk yang mengadopsi bentuk binatang.

16. Benar-benar berakhir, dan ya.. itu adalah ending yang memukau

Digimon: Semua hal baik harus berakhir. Digimon memiliki kisah hebat dan diakhiri dengan cara yang hebat. Dan ketika mereka datang pada season berikutnya, akan muncul karakter baru dengan tetap menjaga jalan cerita dan bahkan, mampu membawa kembali karakter-karakter lama.

Pokemon: Cerita ini sepertinya tidak pernah berakhir. Semakin membosankan karena tidak ada kemajuan cerita hingga tidak bisa memunculkan Pokemon baru suatu hari nanti.


Jadi pilih mana: Bersikeras harus ada Digimon GO atau pasrah dengan kebosanan Pokemon GO?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *