Daripada Dijadikan Kelemahan, Akan Lebih Bijak Jadikan Mantan Sebagai Motivasi Menuju Kebahagiaan

Buktikan bahwa kamu bisa bahagia meski tanpa dia

Tidak ada yang suka dengan perpisahan, apalagi putus hubungan dengan kekasih tercinta. Putus hanya akan meninggalkan luka, apapun itu alasannya. Tak hanya menimbulkan kesedihan dan kekecewaan, patah hati karena putus hubungan juga bisa menghilangkan nafsu makan dan gairah hidup. Dan untuk menyembuhkannya, butuh waktu dan usaha yang tak mudah.

Baca juga : Belum Tentu Alay, Tapi Panggilan Sayang Memang Diperlukan dalam Sebuah Hubungan

Jadikan mantan sebagai motivasi (britcdn.com)

Setelah putus, terkadang bayangan mantan tak bisa hilang begitu saja. Mantan dan kenangan adalah satu kesatuan yang terkadang bisa melemahkan. Menghilangkan semangat bahkan membuat hati galau seketika. Padahal jika kamu mau, mantan justru bisa jadi pemicu untuk menuju bahagia.

Terima dan maafkan

Banyak yang bilang, salah satu kunci hidup bahagia adalah dengan memaafkan. Meski dia telah menyakiti dan membuat kamu kecewa setengah mati, kamu harus memaafkannya. Bukan demi dia, tapi demi dirimu sendiri.

Terima dan maafkan (independent.co.uk)

Sebelum memaafkan, terlebih dulu kamu harus menerima kenyataan. Terima fakta bahwa hubungan kalian sudah berakhir hingga tak ada lagi penyesalan. Setelah itu barulah belajar untuk memaafkan semua kesalahannya.

Memaafkan bukan berarti membuka peluang untuk balikan. Dengan memaafkan kamu akan lebih tenang menjalani hidup, kamu juga bisa lebih ikhlas dan berlapang dada dengan apa yang terjadi. Hingga akhirnya kamu bisa bahagia dan lebih siap untuk menyambut cinta baru dan hubungan baru tanpa embel-embel masa lalu.

Jadilah lebih baik

Yang lalu biarlah berlalu. Tak perlu berusaha untuk melupakan, cukup jadikan pelajaran agar bisa lebih baik di masa depan. Selama pacaran dengan mantan, mungkin kamu punya beberapa catatan yang harus kamu perbaiki.

Jadilah lebih baik (cbsistatic.com)

Misalnya saja sikap yang kurang disukai mantan, cara kamu memperlakukan pasangan, atau bahkan kepekaan perasaan. Apa saja yang menurut kamu kurang pada hubungan yang lalu, segera perbaiki sebelum menjalin hubungan baru.

Belajar dari kesalahan juga termasuk salah satu cara meningkatkan kualitas diri. Dan ini menjadi  langkah penting menuju bahagia. Buktikan pada mantan bahwa kamu bisa menjadi pribadi baru yang jauh lebih baik.

Tunjukkan bakat yang kamu miliki

Saat pacaran dengannya, mungkin saja dia melarang kamu untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai. Atau malah melarang kamu menunjukkan bakat yang kamu miliki. Setelah putus, kini kamu bebas mengembangkan apa saja yang kamu inginkan.

Tunjukkan bakat yang kamu miliki (investorsgroup.com)

Tunjukkan padanya, apa yang dulu dia larang sekarang justru jadi sumber kekuatan. Kamu justru bisa sukses setelah tidak lagi bersamanya. Tunjukkan pada mantan bahwa tanpa dia kamu bisa berdiri sendiri.

Putus memang menyakitkan, tapi jangan sampai kamu tenggelam dalam kesedihan dan terus-menerus meratapi kepergian mantan. Lebih baik mulai menerima dan belajar memaafkan, setelah itu jadikan mantan sebagai dorongan untuk mendapatkan kebahagiaan yang lebih di masa depan.

Semangat!

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

“You can if you think you can”

Inilah Dampak Bahaya Jika Anak Kecanduan Gadget, Orang tua Mesti Waspada!

Orang yang Paling Bahagia Adalah Mereka yang Tak Butuh Pembuktian di Media Sosial