Daging Kepiting, Salah Satu Alternatif Makanan yang Bisa Bikin Langsing dengan Cepat

Selain rasanya yang lezat, kandungan nutrisinya juga luar biasa banyak lho terutama untuk diet!

Siapa sih yang tak ingin memiliki tubuh langsing dengan berat yang ideal? Semua orang pasti ingin ya, hanya saja untuk mendapatkan tubuh seperti itu dibutuhkan kerja keras dan juga pengorbanan. Inilah yang membuat orang-orang menyerah dan mundur, serta membiarkan tubuh mereka mengembang.

Daging kepiting untuk diet (seefood.pk)

Padahal ada banyak sekali cara diet menyenangkan tanpa menyiksa yang bisa dicoba. Selain dengan olahraga, asupan makanan juga bisa membuat tubuh lebih langsing. Salah satunya berasal dari makanan laut atau seafood, terutama yang paling populer yaitu daging kepiting.

Karena memang lezat, daging kepiting memiliki banyak penggemar dari berbagai kalangan. Kabar baiknya, daging ini memiliki banyak sekali kandungan lemak esensial, nutrisi dan mineral. Yang perlu kamu ketahui, daging kepiting sangat baik dikonsumsi ketika kamu sedang program menurunkan berat badan.

Kepiting mengandung banyak nutrisi (wikimedia.org)

Dilansir dari vemale.com, seorang ahli gizi menyarankan untuk mengkonsumsi daging kepiting dua atau tiga kali dalam seminggu. Penelitian telah mengungkapkan bahwa seseorang dapat makan 45 persen dari tubuh kepiting dan memiliki potensi untuk memperkuat tubuh dari dalam. Rutin mengkonsumsi daging kepiting bisa menjauhkan kamu dari resiko penyakit jantung kronis dan memberikan suntikan energi ke tubuh.

Dalam 100 gram daging kepiting mengandung 59 mg kalsium, 0,8 mg zat besi, 1,5 g lemak, 19 g protein, 29 IU vitamin A, 7,6 mg vitamin C dan 9,78 mcg vitamin B12. Selain itu ada juga nutrisi lainnya seperti tembaga, asam lemak omega 3, fosfor, selenium, vitamin B12, dan seng. Tak menyangka kan sekian banyak nutrisi tersebut ada dalam tubuh kepiting?

Daging kepiting mengandung sedikit kalori (seattlefishguys.com)

Paling utama, daging kepiting termasuk yang rendah kalori dan hanya mengandung sekitar 1,5 gram lemak dalam setiap 100 gram daging. Dan sisa kalori berasal dari protein sehingga menjadikan kepiting sebagai pilihan makanan laut yang sempurna bagi mereka yang kelebihan berat badan. Bisa juga untuk penderita obesitas, atau orang biasa yang ingin hidup lebih sehat.

Sayangnya harga daging kepiting relatif mahal jika dibandingkan dengan ayam atau ikan air tawar. Mungkin ini yang menyebabkan konsumsi kepiting tidak terlalu besar di masyarakat Indonesia. Kalau kamu suka daging kepiting nggak sih?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *