Bukan yang Berbehel Atau yang Bertato, Tapi Inilah Ciri Pemuda Idaman Versi Bung Karno

Semoga kita bisa menjadi pemuda idaman versi mertua dan versi Bung Karno

Sebagai seorang mantan pemuda yang hidupnya penuh dengan perjuangan, Soekarno sangat memberikan perhatian khusus kepada para pemuda Indonesia. Bahkan tentu kita ingat dengan salah satu orasi Soekarno yang paling populer di kalangan pemuda. “Berikan aku seribu orang tua, maka akan aku cabut semeru dari akarnya. Dan berikan aku sepuluh pemuda, maka akan aku goncangkan dunia!!!”

Prestasi pemuda Indonesia di kancah Internasional (giewahyudi.com)

Kutipan orasi Soekarno di atas merupakan secuil bukti bentuk perhatian Sang Proklamator kepada para pemuda Indonesia. Terkait persoalan pemuda, Soekarno memiliki standarisasi sendiri untuk menentukan pemuda idaman. Tentu bukan dilihat dari penampilan, mau tahu seperti apa pemuda idaman versi Bung Karno?

Pemuda yang gigih berjuang dan membela tanah air

Sebagai seorang pejuang kemerdekaan Soekarno tentu sangat mengidam-idamkan seorang pemuda yang mau berjuang berkorban demi membela tanah airnya. Sebaliknya, Soekarno sangat kesal dengan pemuda yang berjiwa pengecut, tidak mau berjuang demi negaranya.

Pemuda idaman Bung Karno, sang pemuda pejuang (futuready.com)

Bahkan di salah satu pidatonya, Soekarno pernah mengatakan “kalau pemuda sudah berumur 21 atau 22 tahun dan sama sekali tidak berjuang, tak bercita-cita, tak bergiat untuk tanah air dan bangsa…pemuda yang begini baiknya digunduli saja kepalanya“.

Pemuda yang memiliki cita-cita tinggi

Persoalan cita-cita, Soekarno sangat mendorong anak muda Indonesia untuk menaruh cita-citanya diujung langit tertinggi. Bahkan dari kutipan pidato Soekarno diatas, jelas terucap jika pemuda yang tidak memiliki cita-cita mendingan di gunduli saja.

pemuda kalau tidak punya cita-cita, GUNDULI SAJA!!! (twimg.com)

Tidak dipungkiri masa depan sebuah bangsa ada di pundak anak mudanya. Jika anak muda tidak memiliki cita-cita yang tinggi, mudah galau, cengeng, disibukan dengan persoalan cinta hingga lupa dengan cita-cita. Mau jadi apa masa depan sebuah bangsa?

Pemuda yang tidak buta sejarah dan menghormati para pahlawan bangsa

Salah satu pesan Bung Karno yang paling populer untuk kalangan pemuda kala itu ialah pesan tentang jangan sekali-kali melupakan sejarah. Bung Karno sangat menekankan pemahaman sejarah bangsa Indonesia dari masa kejayaan kerajaan nusantara sampai masa kemerdekaan bangsa Indonesia.

Seorang mahasiswi menyebarkan bunga saat hari pahlawan (okezone.com)

Selain itu, Bung Karno juga mengidamkan kepada para pemuda yang menghormati para pahlawan bangsa. Tentu kita juga ingat kutipan dari Bung Karno. “Bangsa yang besar ialah bangsa yang tidak melupakan jasa pahlawannya”. 

Pemuda yang melecehkan bendera merah putih (suratkabar.id)

Namun sangat disayangkan, beberapa kali kita menyaksikan ulah anak muda yang tidak bisa menghormati perjuangan para pahlawan bangsa.

Para pemuda yang melecehkan patung para pejuang (idntimes.com)

Para pemuda itu tidak hanya menghianati amanat kemerdekaan sebuah bangsa tetapi juga merendahkan perjuangan pahlawan.

Pemuda yang tidak menyepelekan kaum perempuan

Jika kita berbicara tentang tokoh pemimpin dan seorang perempuan, sosok Soekarno tentu masuk menjadi bahan perbincangan kita. Soekarno merupakan salah satu tokoh yang sangat memberikan perhatian kepada hak perempuan. Ia bahkan menolak jika laki-laki lebih unggul dibandingkan perempuan.

Soekarno sangat menyayangi istri-istrinya (tirto.id)

terkait hal ini, Soekarno mengatakan persamaan hak laki-laki dan perempuan dalam buku yang berjudul Sarinah. “Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.” ( Sarinah, hlm 17/18 Bung Karno)

Bung Karno sungkem kepada ibundanya (liputan6.com)

Dalam kutipan tersebut, Soekarno hendak ingin menyampaikan kepada para pemuda jika dalam perjuangan, pria statusnya sama dengan perempuan. Termasuk dalam perjuangan membangun rumah tangga, keduanya harus sama-sama berusaha. Jangan cuma ceweknya yang memperjuangkan tapi cowoknya cuek-cuek saja.

Itulah tipe pemuda idaman versi Bung Karno. Menginjak hari kemerdekaan Indonesia yang ke 72 ini, semoga kita para pemuda Indonesia bisa menjadi pemuda yang didambakan Bung Karno!

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Jangankan Tukang Bubur, Tukang Becak Ini pun Bisa Naik Haji Berkat Ketekunannya Berjuang

Ini 4 Alasan Mengapa Ketimbang Gadis, Janda Memang Lebih Menggoda