Sebelum Mengatakan “Cinta Tak Harus Memiliki”, Coba Pahami Dulu 5 Hal Ini

Cinta itu harus memiliki!

785
SHARES

Seharusnya, cinta memang membahagiakan. Cinta akan membuat harimu jauh lebih indah dan dipenuhi warna. Tapi tak semua orang setuju dengan ini, banyak juga yang memilih mengartikan cinta sebagai sesuatu yang ‘menyakiti’. Terutama bagi mereka yang cintanya tak berbalas, bertepuk sebelah tangan hingga dihalangi pagar pembatas. Alih-alih berjuang demi mendapatkan cinta, kebanyakan orang justru mengandalkan istilah “Cinta tak harus memiliki”.


Cinta tak harus memiliki (pexels.com)

Benarkah bahwa cinta tak harus dimiliki? Mungkin ada yang setuju dan ada juga yang tidak karena memang selalu ada dua pilihan di dunia. Sejatinya, cinta akan terus tumbuh dan berkembang jika kamu memilikinya. Merawatnya dan menjaganya dengan segenap hatimu. Lalu bagaimana jika cinta tersebut bukan milikmu? Sebelum kamu mantap mengatakan bahwa cinta tak harus memiliki, cobalah untuk pahami dulu 5 hal mendasar ini.

1. Mencintainya kamu pasti juga ingin menjaganya

Saat kamu mencintai dan menyayangi seseorang, rasa ingin menjaga akan otomatis timbul dalam dirimu. Kamu ingin selalu menjaganya serta melindunginya dari apapun. Berharap kebaikan akan selalu ada padanya. Kamu ingin melihatnya bahagia, hidup tenang dan juga sejahtera. Lalu bagaimana caramu menjaganya jika kamu tak bisa memilikinya?

Mencintainya kamu pasti juga ingin menjaganya (theculturetrip.com)

Kamu tak akan bisa menjaga sesuatu yang bukan milikmu, apalagi menjaga hati dan cinta. Kamu tak akan bisa berbuat apapun ketika hatinya jatuh kepada orang lain. Ibaratnya, kamu tak bisa menjaga sebuah berlian jika kamu tak membelinya terlebih dulu. Karena dengan memilikinya kamu bisa menjaganya dengan lebih baik.

2. Cinta juga tentang ketentraman hati

Iya benar, cinta itu sejatinya menentramkan hati dan jiwa. Menenangkan dan membuatmu lebih bahagia. Dengan memiliki dia yang kamu cintai kamu bisa berbagi isi hati setiap hari, akan selalu ada yang menemani, ataupun selalu ada yang siap memberikan nasehat dan pendapat dikala kamu membutuhkannya. Memiliki dia yang bisa diandalkan akan membuat hati dan jiwamu menjadi tentram.

Cinta juga tentang ketentraman hati (acoupleofnightowls.com)

Lalu bagaimana jika kamu tak memilikinya? Simpel saja, ketentraman tak akan kamu dapatkan. Melihatnya menjatuhkan hati kepada orang lain, menjalin hubungan dan mencurahkan semua perhatiannya kepada orang lain. Tak ada yang bisa kamu lakukan karena memang kamu dan dia tak ada ikatan. Kamu harus melapangkan hati, menahan emosi dan menyabarkan diri melihatnya bersama yang lain. Bagaimana bisa hatimu jadi tentram? Bahkan kamu masih saja takut kehilangan.

3. Jodoh memang tak kemana, tapi kamu juga harus berusaha

Memang, Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan. Konsep ini membuatmu yakin bahwa di luar sana, dimanapun dia ada satu manusia yang ditakdirkan berjodoh denganmu. Kemanapun dia pergi, jika memang jodoh dia akan kembali kepadamu. Tapi bukan berati kamu boleh diam tanpa usaha. Kamu juga butuh usaha untuk mendapatkan dia yang kamu yakini sebagai jodoh.

Jodoh memang tak kemana, tapi kamu juga harus berusaha (datingdonut.com)

Jangan jadi orang malas yang hanya bisa berlindung di balik “jodoh tak kemana”. Kamu justru harus lebih giat berusaha dan menjadikan konsep ini sebagai motivasi berharga. Boleh saja kamu percaya bahwa suatu saat akan mendapatkan orang yang tepat, tapi jangan jadikan konsep ini sebagai pembelaan untuk tidak mengusahakan cinta.

4. Yakin kamu bisa melihatnya bahagia bersama orang lain?

“Aku bahagia kok kalau kamu juga bahagia sama dia”

Beneran nih? Yakin? Serius bisa bahagia melihat dia bahagia bersama orang lain? Kamu mungkin bisa bilang “iya” tapi hati kecilmu tak akan bisa kamu bohongi. Galau, baper, sedih hingga marah pasti kamu rasakan dalam hati. Ini semua karena kamu tak mau memperjuangkannya hingga dia memilih bersama orang lain.

Yakin kamu bisa melihatnya bahagia bersama orang lain (vebma.com)

Iya, kamu takut dan malas berjuang untuk mendapatkannya kemudian ketika dia dimiliki orang lain kamu hanya berlindung pada kalimat “aku bahagia melihatmu bahagia“. Jangan jadikan ini sebagai pembenaran untuk menutupi dirimu yang menyerah pada keadaan. Karena bagaimanapun lebih baik kamu kalah setelah berjuang daripada menyerah sebelum mengangkat pedang.

5. Berani mencintainya, kamu juga harus berani berjuang memilikinya

Sungguh, kamu harus bersyukur karena Tuhan menganugerahkan cinta di dalam hatimu. Jika memang kamu merasa cintamu itu baik dan begitupula cintanya, maka berjuanglah. Berusahalah agar cinta kalian bisa menyatu dalam sebuah ikatan. Jika kamu tak mau berusaha, lebih baik tak usah mencintainya daripada hanya membuat luka.

Berani mencintainya, kamu juga harus berani berjuang memilikinya (glamour.com)

Perasaan yang tak kamu perjuangkan justru akan menyiksa dirimu sendiri karena angan-angan yang tak tersampaikan. Tak jarang, kamu melampiaskan kekesalanmu kepadanya dengan menyebutnya pemberi harapan palsu. Karena terjebak perasaan sendiri itu nggak enak, maka beranikan diri mulai sekarang.

Kecuali cintamu seperti debu yang mudah hilang karena hembusan angin, maka berjuanglah. Jangan hanya diam ditempat dengan berbagai pembelaan tak bermakna. Jika kamu sungguh-sungguh mencintainya kamu juga harus berjuang untuk memilikinya. Jika setelah berjuang kamu masih tak bisa memilikinya, kamu boleh percaya bahwa dia bukan pasangan yang baik bagimu. Dan di titik ini kamu boleh mengatakan bahwa “Cinta tak harus memiliki”.

785
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

"You can if you think you can"