Sebenarnya, Apa yang Kita Rasakan Saat Jatuh Cinta? Cinta, Suka, atau Nafsu?

Cinta, suka, dan nafsu adalah tiga emosional yang sangat berbeda, dan, tidak bisa ditukar satu sama lain

Jika kamu bertanya pada 10 orang yang berbeda tentang bagaimana perasaan cinta, suka, dan nafsu, sangat mungkin kamu akan mendapat 10 jawaban yang berbeda. Mengapa bisa begitu? Karena, ketiganya merupakan emosi yang sangat rumit untuk sekadar dijelaskan dengan kata-kata.

Baca juga : Ternyata Inilah Rahasia Kecantikan Gadis Sunda yang Membuatnya Terlihat Lebih Mempesona

Cinta, suka, dan nafsu adalah tiga emosional yang sangat rumit untuk dijelaskan. | pixabay.com

Cinta bukanlah hal yang bisa kamu lihat dengan kedua matamu. Sebaliknya, cinta adalah perasaan yang tumbuh jauh di dalam hati, yang mampu memicu pemikiran dan tindakan-tindakan tak terduga. Selanjutnya, pemikiran dan tindakan-tindakan itu menumbuhkan persepsi kita sendiri tentang cinta.

Tapi, mengapa kita mencintai orang yang kita cintai?

Sejak kecil, kita sudah belajar mengembangkan pemahaman tentang berbagai perilaku yang bisa kita terima. Dan biasanya, hal-hal yang kita alami saat masih anak-anak itu sangat berpengaruh terhadap bagaimana kita memandang hal-hal lain dalam kehidupan kita setelah dewasa, termasuk cinta.

Orang yang kita pilih untuk dicintai biasanya adalah cerminan dari diri kita sendiri. | pixabay.com

Kita, biasanya akan jatuh cinta pada orang yang hampir sama seperti kita, yang memiliki minat, nilai, dan keinginan yang sama. Dengan kalimat yang lebih sederhana, orang yang kita pilih untuk dicintai biasanya adalah cerminan dari diri kita sendiri.

Perbedaan antara cinta, suka, dan nafsu

Kamu harus paham bahwa cinta, suka, dan nafsu tidak bisa ditukar satu sama lain, meskipun pada kenyataannya, orang-orang sering mengganti satu dengan yang lain dalam obrolan. Karena itu, mari kita lihat perbedaan dari ketiganya.

Pada kenyataannya, orang-orang sering memutar-balikkan cinta, suka, dan nafsu dalam obrolan. | pixabay.com

Suka adalah sebuah perasaan yang mampu memberimu rasa puas, tapi tidak bisa membuatmu merasa kehilangan. Misalnya, kamu menyukai salah satu tetanggamu karena dia memiliki skill bermusik yang baik. Dan ketika dia memutuskan untuk pindah, kepergiannya tidak meninggalkan lubang yang menganga dalam hidupmu.

Menurut ilmu pengetahuan, cinta adalah kerinduan tanpa henti yang mempengaruhi tubuh dan pikiran seseorang. Begitu kamu jatuh cinta pada seseorang, kamu sadar bahwa hidupmu yang sekarang dan di masa mendatang tidak akan pernah lagi sama dengan kehidupanmu di masa lalu.

Sedangkan nafsu, adalah emosi dangkal yang muncul karena karakteristik fisik seperti bentuk tubuh dan penampilan. Nafsu sering menyamar sebagai perasaan cinta, tapi dengan niat dan tujuan yang sama sekali berbeda.

Nafsu cenderung lebih terfokus pada hubungan seks, dengan penekanan pada kenikmatan fisik daripada koneksi yang lebih dalam. Dan faktanya, yang namanya nafsu itu hanya sementara.

Hubungan antara cinta, suka, dan nafsu

Dalam beberapa kasus, mungkin kamu pernah mempertimbangkan perasaan suka dan nafsu sebagai pendahulu sebelum akhirnya mencintai seseorang. Artinya apa? Pada akhirnya, suka dan nafsu itu akan luntur juga.

Dan ketika kamu masih tertarik dengan seseorang meskipun kedua hal itu sudah tidak ada lagi dalam dirimu, maka, kemungkinan besar kamu sudah menemukan cinta sejatimu.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Jika Masih Sama-sama Cinta, Tak Ada Salahnya Jika Harus CLBK

Menghargai Masa Lalu Adalah Salah Satu Cara Agar Dapat Menggenggam Masa Depan