Cinta Itu Harus Memiliki, Karena Jika Dia Dengan Orang Lain Kamu Hanya Akan Menikmati Hancurnya Hati

Kalau kamu berani mencintainya maka kamu juga harus berani memperjuangkannya

Pada hakekatnya, cinta memang membahagiakan siapapun yang mampu merasakan. Cinta juga bisa menjadi kekuatan bagi mereka yang sedang lemah. Karena cinta itu anugerah kamu harus berusaha menjaga dan memperjuangkannya. Setidaknya kamu harus berusaha terlebih dahulu untuk memilikinya. Terlepas nanti dia akan berakhir denganmu atau tidak, itu sudah beda cerita.

Baca juga : Mau Jadi Orang yang Lebih Baik? Maka Menikahlah

“Karena cinta tak harus memiliki, maka aku bisa bahagia melihatmu bahagia bersamanya disana”.

Cinta harus memiliki (gottman.com)

Cinta yang tidak terbalas memang menyakitkan rasanya. Dan aturannya, kamu juga tak boleh memaksakan agar dia mencintaimu. Karena cinta dan perasaan tidak bisa dipaksa. Tapi setidaknya, tolonglah berjuang dan berusahalah agar dia bisa mencintai kamu. Jangan hanya bersembunyi, menyerah dan berlindung pada kalimat “Cinta tak harus memiliki”.

Karena kamu mencintainya, kamu pasti akan berusaha untuk menjaganya. Tapi bagaimana jika kamu tak bisa memilikinya? Bagaimana bisa kamu menjaga sesuatu yang bahkan tidak kamu miliki? Ibarat ingin menjaga sebuah berlian namun kamu tak membelinya. Hanya bisa memandangnya di etalase tanpa berusaha untuk mendapatkan.

Setidaknya kamu harus berusaha mendapatkannya (static.pexels.com)

Dan bagaimana pula kamu bisa menjaga ketentraman jiwa jika selalu melihatnya berbagi hati dengan orang lain. Dia bisa tertawa dan berbahagia bersama orang lain sementara kamu diliputi rasa gelisah. Padahal seharusnya cinta itu menentramkan, memberi kesejukan dan kenyamanan. Dan nyatanya kamu masih saja sibuk melapangkan hati, menahan emosi dan menyabarkan diri melihatnya bersama yang lain. Bagaimana bisa hatimu jadi tentram? Bahkan kamu masih saja takut kehilangan.

“Percayalah, jodoh tak akan kemana”

Tuhan memang menjanjikan pasangan bagi setiap hambanya. Tidak ada yang tau siapa jodohmu, darimana dia berasal atau sedang bersama siapa dia sekarang. Pada akhirnya dia akan datang padamu, cepat atau lambat di waktu yang sudah Tuhan tentukan. Tapi apakah kamu hanya akan diam?

Berusahalah untuk menjemput jodohmu (media2.popsugar-assets.com)

Setidaknya kamu harus menjemputnya dengan usaha. Jangan jadikan kalimat tersebut sebagai pembelaan untuk tidak mengusahakan cinta. Justru konsep tersebut harus kamu jadikan motivasi berharga, bahwa setelah usahamu yang keras itu dia akan datang kepadamu jika memang dia jodohmu.

Karena berani mencintai juga berati berani berjuang untuk memiliki, berusahalah agar kamu dan dia bisa bersatu dalam sebuah ikatan. Miliki dia agar kamu bisa sepuas hati melindungi, menjaga, membahagiakan dan mencintainya. Karena jika tidak, kamu harus rela melihatnya bahagia dengan orang lain sembari menikmati kehancuran hati.

Bukankah kalah setelah berjuang jauh lebih terhormat dibanding kalah sebelum mengangkat pedang?

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Perpisahan Adalah Upacara Menyambut Hari-Hari Penuh Rindu

Jangan Jadikan “Sebatas Teman” Sebagai Alasan. Sebab Sebelum Pacaran, Kita Juga Sebatas Teman