Karena Cinta Adalah Hak Semua Manusia, Seharusnya Harta, Tahta, dan Rupa Tidak Bisa Menjadi Kendala

Seharusnya tidak ada alasan menolak cinta dengan alasan belum mapan atau kurang tampan!

Sudah menjadi fitrah manusia untuk mencintai dan dicintai. Bahkan tidak hanya manusia, rasa cinta juga ada pada setiap makhluk yang bernyawa. Kalau kata lagunya M. Mashabi “Rasa cinta pasti ada pada makhluk yang bernyawa. Sejak lama sampai kini, tetap suci dan abadi”.

Baca juga : Dia Mungkin Cinta Pertamamu, Tapi 5 Sebab Ini Membuatnya Susah Jadi Cinta Terakhirmu

Semua manusia membutuhkan cinta (gitugini.com)

Namun meskipun cinta adalah hak semua makhluk hidup khususnya manusia, pada praktiknya masih banyak yang “memonopoli” cinta. Banyak persyaratamn yang harus dilalui guna mendapatkan sebuah cinta, dari syarat memiliki harta yang cukup, tahta yang membanggakan, dan rupa yang menawan.

Cinta merupakan hak semua manusia

Pada hakikatnya cinta merupakan rasa yang dikaruniakan Tuhan kepada manusia. Siapa saja tidak memandang latar belakang, ia pasti memiliki rasa cinta yang telah dikaruniakan oleh Tuhan. Artinya siapa saja berhak mencintai dan dicintai, tidak itu kuli bangunan, petani, nelayan, pebisnis, sampai para artis.

Semua orang berhak mendapatkan cinta (erabaru.net)

Jika kita memahami cinta sebagai karunia yang diberikan oleh Tuhan, artinya kita tidak berhak membatasi orang lain untuk mencintai kita. Namun dalam catatan kita juga berhak untuk membalas cintanya atau tidak.

Harta, tahta dan rupa bukanlah kendala bagi sebuah cinta

Jika kita sepakat bahwa cinta adalah anugerah Tuhan yang diberikan kepada semua manusia, seharusnya kita juga mengamini jika cinta itu tidak dibatasi oleh harta, tahta dan rupa. Ketika kita benar-benar mencintai seseorang, kita tidak lantas melihat beberapa hal tersebut.

Cinta yang tulus tidak akan memandang harta, tahta dan rupa (brilio.net)

Jika dalam mencintai kamu masih mempertimbangan hal-hal tersebut, kamu perlu menanyakan kembali rasa cinta yang kamu miliki. Apakah itu beneran rasa cinta, atau hanya sekedar rasa suka dan kagum dengan kelebihan orang lain, baik kelebihan harta, tahta, atau rupanya.

Bisakah mencintai tanpa harus melihat harta, tahta dan rupa?

Mungkin sebagian dari kamu akan bertanya, apa mungkin bisa mencintai seseorang tanpa harus memandang harta, tahta, dan rupanya? Jawabannya sangat mungkin bisa. Sekali lagi ingat, cinta itu anugerah Tuhan kepada setiap manusia.

Siapa saja berhak mencintai dan dicintai (titananuh.blogspot.co.id)

Buktinya orang-orang yang berkebutuhan khusus juga memiliki jodoh, para tuna wisma juga memiliki keluarga, dan orang-orang pedalaman juga bisa saling mencintai dan dicintai. Itu artinya cinta yang bersemi diantara mereka tidak melihat harta, tahta, dan rupa.

Cinta tulus tidak memandang harta, tahta,dan rupa (tyassetya1.blogspot.co.id)

Itulah keagungan cinta, jangankan manusia yang tidak memiliki harta banyak, tahta cemerlang, atau rupa yang pas-pasan. Bahkan hewan saja diberikan rasa cinta oleh Tuhan. Jadi, jika selama ini kamu belum menemukan cintamu, bersabarlah. Suatu saat pasti kamu akan mendapatkannya.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Girls, Jangan Pernah Mau Diajak Hidup Susah Meskipun Atas Nama Cinta. Inilah Alasannya!

Ini yang Bakal Terjadi Jika Usulan Pak Jokowi Soal Jurusan Meme di SMK Beneran Terealisasi