Meski Tidak Bahagia, 5 Alasan Ini Bikin Cewek Rela Bertahan Dalam Hubungan

Padahal sia-sia juga jika memilih bertahan

Dalam sebuah hubungan, bukan hanya kebahagiaan saja yang ada di dalamnya. Ada juga rasa kecewa, sedih, marah hingga luka. Meski begitu, bahagia tetap harus ada dan wajib dirasakan kedua pihak. Jika tak ada kebahagiaan sama sekali, untuk apa hubungan terus dilanjutkan?

Alasan cewek bertahan meski tak bahagia (popsugar-assets.com)

Tapi nyatanya masih banyak yang memilih bertahan meski hubungan sudah tidak bahagia, terutama cewek. Padahal bertahan dalam hubungan yang tidak sehat hanyalah sebuah kesia-siaan. Justru rasa sakit dan kecewa yang didapat. Meski begitu, mereka yang memilih bertahan juga memiliki beberapa alasan.

Merasa bahwa si dia akan berubah

Selama ini setiap kali dia menyakiti kamu, kamu selalu berpikiran positif bahwa dia akan segera sadar dan berubah menjadi lebih baik. Begitu seterusnya hingga tanpa sadar kamu memaksakan diri untuk terus bertahan.

Merasa bahwa si dia akan berubah (amazonaws.com)

Cobalah untuk lebih realistis. Jangan biarkan pikiran menghancurkan dirimu sendiri. Percayalah, apa yang kamu lakukan itu sia-sia. Gunakan saja waktumu untuk menemukan kebahagiaan lain yang lebih nyata.

Percaya bahwa cintanya masih untukmu

Jika dia sungguh-sungguh mencintai kamu, dia tidak akan dengan sengaja menyakiti atau membuat kamu kecewa. Seharusnya dia memberi kamu kebahagiaan dalam hubungan. Tapi jika kebahagiaan saja tidak ada dalam hubungan kalian, lalu untuk apa bertahan?

Percaya bahwa cintanya masih untukmu (bornrealist.com)

Berhenti membohongi diri sendiri dan menaruh harapan padanya. Kamu boleh berpikir positif, tapi tidak kali ini. Hati kecil kamu pasti meyakini bahwa sudah tidak ada lagi cinta dalam hubungan ini. Lebih baik kamu segera pergi.

Menganggap semuanya salah kamu

Selama ini dia menyakiti hatimu dengan berbagai macam alasan. Namun kamu justru menganggapnya sebagai kesalahanmu. Apa yang dia lakukan kamu anggap sebagai “akibat” karena kesalahan yang kamu lakukan padanya.

Menganggap semuanya salah kamu (netdoctor.cdnds.net)

Perasaan bersalah tersebut akhirnya menahan kamu untuk pergi. Sudahlah, apa yang dia lakukan adalah kesalahannya dan akan tetap menjadi salahnya. Kamu sudah cukup disakiti, jangan ditambah dengan menanggung kesalahan orang lain.

Percaya dengan kesempatan kedua

Setiap orang memang berhak mendapatkan kesempatan kedua saat dia melakukan kesalahan. Tapi jangan sampai kemu terjebak hingga menyakiti diri sendiri. Kesempatan kedua yang seharusnya hanya sekali diberikan, kamu justru memberinya berkali-kali sembari berharap dia akan berubah menjadi lebih baik.

Percaya dengan kesempatan kedua (marriagemissions.com)

Pahami bagaimana cara kerja “kesempatan kedua”. Sekali salah, kamu memberinya kesempatan. Tapi jika dia melakukan hal yang sama, sudahlah jangan berikan dia kesempatan ketiga, keempat dan seterusnya. Jangan sia-siakan waktumu yang berharga hanya untuk menunggunya berubah.

Kamu masih mencintai dia

Cinta itu hakekatnya membahagiakan mereka yang merasakan. Tapi bagaimana bisa kamu menyebutnya cinta sementara yang kamu dapatkan hanya air mata dan rasa kecewa? Yang kamu rasakan bukan cinta. Kamu hanya merasa terikat hingga akhirnya tidak bisa pergi.

Kamu masih mencintai dia (reachoutrecovery.com)

Tanyakan kembali pada hati kecil, apakah kamu benar-benar mencintai dia? Atau mungkin kamu takut dianggap tidak setia jika meninggalkannya? Sadarkan dirimu dan jangan mengikat diri hanya karena ‘cinta’ yang sebenarnya tidak kamu rasakan.

Bertahan pada hubungan yang tidak bahagia, hanya akan berakhir sia-sia. Jangan buang-buang waktu hanya untuk kesia-siaan. Segera pergi dan temukan kebahagiaan!

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *