Alasan Logis Kenapa Orang Cerewet Cenderung Jatuh Cinta dengan si Pendiam

Karena perbedaan itu indah, percayalah

1.4k
SHARES

Hampir bisa dipastikan, setiap orang memiliki kriteria masing-masing tentang pasangan idaman. Apalagi jika berkaitan dengan pencarian pasangan hidup. Setumpuk kriteria sudah dipersiapkan demi mendapatkan dia yang tepat. Karena memang jodoh adalah cerminan diri, kamu lantas mencari pasangan hidup yang sama dengan dirimu, bahkan persis.

Sebenarnya bukan itu esensinya. Jodoh yang merupakan cerminan dari dirimu memang benar, tapi bukan dalam semua hal. Justru kamu harus mencari seseorang yang berbeda dari dirimu. Berbeda disini bukan berati kamu baik dan dia buruk atau sebaliknya. Berbeda yang dimaksud adalah seseorang yang memiliki kualitas dan sikap yang bisa melengkapi dirimu.

Mencari pasangan yang berbeda karakter (growingself.com)

Perbedaan ini bukan tanpa tujuan. Kamu bisa belajar banyak dari orang yang berbeda. Dia akan membantumu tumbuh berkembang menjadi orang yang lebih baik dan begitupula sebaliknya, dia juga akan belajar darimu.

Bukannya melarang, kamu seharusnya justru jangan mencari orang yang sama persis dengan dirimu. Lagipula di dunia ini tidak ada orang yang benar-benar persis. Anak kembar identik saja pasti bisa dibedakan lewat sikap, sifat dan perilakunya. Perbedaan inilah yang kemudian akan melengkapi dalam hubungan cinta. Apa yang kurang dari dirimu, apa yang tidak kamu miliki, kamu bisa menemukannya pada pasangan dan begitupula sebaliknya. Ini yang namanya saling melengkapi.

Perbedaan justru akan saling melengkapi (quietrev.com)

Seperti halnya orang yang cerewet dia tak akan tertarik dengan orang yang cerewet. Secara naluriah dia akan mencari seseorang yang berbeda darinya, yaitu si pendiam. Bayangkan saja jika sesama orang cerewet terikat dalam sebuah hubungan. Hubungan tersebut pasti “ramai” karena keduanya tak bisa diam. Hasilnya? Bisa jadi sebuah pertengkaran karena sama-sama tak bisa “diam”. Kebalikannya, jika pendiam dan pendiam menjalin hubungan, pasti akan terasa sangat “sepi”.

Mungkin awalnya terasa nggak nyaman menjalin hubungan dengan orang yang berbeda, bahkan sangat sulit dan mustahil. Bagaimana dua kepribadian berbeda bisa bersama? Bisa. Kamu hanya butuh penyesuaian saja. Perbedaan yang ada justru akan semakin mendekatkan dan menyenangkan.

Mungkin awalnya sulit, tapi kamu akan terbiasa (trustmarriage.com)

Dengan sekian hal yang berbeda, kamu dan dia bisa saling belajar hal-hal baru, mencoba hal baru hingga akhirnya terbiasa dan memiliki kemampuan untuk saling menerima. Kalian juga akan memiliki kapasitas yang lebih luas untuk saling memahami, mengerti dan mengasihi.

Jangan anggap perbedaan sebagai sebuah kekurangan, masalah, penghalang atau bahkan pemisah. Karena justru perbedaan yang akan membuatmu semakin dewasa. Buktinya, orang-orang yang bahagia bukanlah mereka yang memiliki kesamaan dalam segala hal. Kebahagiaan justru lahir dari dua orang berbeda yang bisa saling mengerti dan memahami.

Berbeda tapi bisa saling menerima, merekalah yang paling bahagia (intro.ie)

Yang pertama harus kamu lakukan adalah mengenalnya. Jika kamu sudah mengenalnya, kamu akan mengerti dan mulai memahaminya hingga akhirnya kamu sadar ada alasan kalau kalian pantas bersama. Dan yang paling mengejutkan, suatu saat kamu akan menemukan dirimu tak jauh berbeda dengan orang yang kamu anggap beda tersebut. Dan inilah yang disebut jodoh.

1.4k
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Author Erinda

"You can if you think you can"