Untuk Pengantin Baru, Ini Lho Cara Menyeimbangkan Karir dan Percintaan di Awal Pernikahanmu

Jangan sampai berat sebelah ya

Namanya juga pengantin baru, pasti masih sibuk dengan kehidupan rumah tangga yang baru saja terbentuk. Rasanya sangat bahagia hingga terkadang melupakan hal lainnya yang bahkan terbilang penting. Misalnya saja pekerjaan, karir, hingga tugas-tugas lainnya.

Pastinya kamu tak ingin dong kehilangan karir hanya karena terlalu fokus dengan kehidupan rumah tangga yang baru saja dimulai. Untuk itu kamu perlu menyeimbangkan kehidupan karir dan percintaan. Bagaimana caranya?

Waktu kerja yang efekif

Merasakan pertama kali memiliki seorang suami/istri seringkali membuat seseorang tak fokus bekerja. Hingga yang terjadi pekerjaan tercecer dan tak bisa selesai tepat waktu. Solusinya adalah, buatlah waktu kerja yang se efektif mungkin. Mulai dari berangkat hingga pulang gunakan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan. Sehingga ketika sampai rumah, kamu bisa bebas menikmati masa pengantin baru.

Waktu kerja yang efekif (Odyssey)

Tulis jadwal secara jelas

Penjadwalan yang jelas akan sangat membantu pekerjaan yang kamu lakukan. Catat atau tulis semua jadwal kerja di notebook atau reminder gadget agar kamu tak lupa. Berikan pengingat pada masing-masing jadwal agar apapun yang kamu lakukan tetap bisa tertata sesuai dengan jadwal yang kamu rencanakan.

Tulis jadwal secara jelas (sathyanarayanavr.com)

Perencanaan waktu yang baik

Dibanding dengan pasangan yang sudah menikah lama, pengantin baru membutuhkan banyak waktu untuk bersama dan menjalin kedekatan serta keintiman. Nah pasti tak asyik kan kalau momen kedekatan terganggu pekerjaan? Oleh karena itu pembagian dan perencanaan waktu dibutuhkan. Usahakan untuk selesaikan pekerjaan ketika weekdays sehingga weekend kamu bisa fokus menghabiskan waktu dengan pasangan.

Perencanaan waktu yang baik (readersdigest.ca)

Cari tau apa yang mengganggu konsentrasimu

Terkadang, kamu tetap tak bisa menyelesaikan pekerjaan meski sudah konsentrasi penuh. Kalau sudah begini, kamu harus melihat dalam diri sendiri. Cari tahu apa saja hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi dan alasan mengapa kamu gagal menyelesaikan tugas. Dengan begitu kamu bisa lebih mudah mengatasinya. Misalnya yang paling mengganggu adalah ponsel, maka jauhkan ponsel atau matikan ketika kamu bekerja.

Cari tau apa yang mengganggu konsentrasimu (medium.com)

Saling bantu

Berani menikah maka artinya kamu berani hidup mandiri bersama pasangan. Ketika berdua dengannya, maka tempatkan dia di prioritas utama. Saling tolong menolong dan membantu dalam setiap pekerjaan rumah. Jangan lupa ucapkan terimakasih atas bantuannya. Paling penting, bantulah dia dengan rasa cinta.

Saling bantu (cloudfront.net)

Awalnya mungkin sulit, namun akan mudah setelahnya

Perlu diakui, menyeimbangkan kehidupan karir dan percintaan memang tidak mudah pada awalnya. Kamu dan pasangan membutuhkan proses belajar agar terbiasa dengan ritme kehidupan rumah tangga yang memang rumit. Apalagi jika kamu ingin karir yang terus melesat tanpa mengganggu quality-time bareng pasangan. Pelan saja, pasti nantinya akan lebih mudah jika sudah terbiasa.

Awalnya mungkin sulit, namun akan mudah setelahnya (huffpost.com)

Itulah beberapa cara yang bisa kalian coba untuk menjalani kehidupan seimbang antara karir dan juga percintaan. Jangan sampai kehidupan karir berantakan hanya karena kamu fokus dengan rumah tangga, pun begitu sebaliknya.

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *