Belajar Dari Marissa Haque, Ketika Twit War Mulai Membudaya Begini Cara Menghentikannya

Apa faedahnya sih mancing-mancing twit war?

146
SHARES

Marissa Haque, selebriti cantik berusia 54 tahun ini sekarang memang sangat jarang muncul di layar televisi. Istri dari musisi dan penyanyi rock Ikang Fawzi ini lebih memilih menjadi dosen dan politikus sebagai kegiatannya sekarang. Meskipun sudah jarang muncul di layar kaca, bukan berati popularitasnya mulai meredup. Marrisa Haque diketahui masih aktif menggunakan sosial media seperti Instagram dan juga Twitter.


Berbeda dari kebanyakan orang yang memilih membagikan kata-kata motivasi ataupun kegiatan sehari-hari di Twitter, Marissa justru sering memposting kicauan peperangan. Kicauannya ini sering kali ditujukan pada sesama artis tanah air. Sebut saja diantaranya Addie MS, Christine Panjaitan hingga Chico Hakim. Hal ini tentu mengagetkan netizen, karena tindakannya tidak menggambarkan gelar yang disandangnya. Apalagi hingga ada yang meragukan keaslian gelar tersebut.

twitwar marissa haque (kaskus.id)

Sosial media memang bisa menjadi wadah untuk berbagi informasi hingga menyalurkan pendapat dan opini. Tapi tetap saja ada aturan dan batasan-batasan yang harus ditaati. Belajar dari Marissa Haque, twit war harusnya tidak perlu sampai terjadi. Selain merusak citra diri, twit war juga bisa menyakiti hati saudara, teman dan orang-orang disekitar. Biar kamu nggak ikut-ikutan twit war, lebih baik kamu hentikan dengan beberapa cara ini.

Pastikan isu yang diperdebatkan bukanlah hoax

Biasanya twit war bermula dari informasi ataupun isu-isu yang belum tentu kebenarannya alias hoax. Daripada kamu ikut-ikutan emosi cuma gara-gara hoax, nggak ada salahnya kamu mencari kebenarannya terlebih dahulu. Jika memang bukan hoax dan kamu tahu betul permasalahannya, cobalah fokus untuk meluruskan. Tapi kalau terbukti hoax, nggak usah ikut-ikutan. Tapi akan lebih baik jika kamu mengingatkan yang lainnya sih.

Pastikan isu yang diperdebatkan bukanlah hoax (19818-presscdn-pagely.netdna-ssl.com)

Kamu harus tau kapan saatnya berhenti

terkadang kamu sendiri justru tidak sadar telah terjebak dalam twit war. Inilah saatnya kamu belajar untuk berhenti sebelum larut terlalu dalam. Ketika twit sudah terlalu panjang, tidak jelas dan melebar kemana-mana kamu harus bersiap-siap untuk berhenti. Jangan malah terpancing dan menyebabkan perdebatan baru.

Kamu harus tau kapan saatnya berhenti (socalgreenrealestateblog.com)

Jangan asal komentar atau menanggapi sesuatu

Sebelum kamu meninggalkan komentar atau tanggapan pada postingan orang lain, kamu harus tau betul apa yang sedang menjadi pembahasan. Berhati-hatilah dalam menanggapi sesuatu. Jangan sampai karena komentar yang kamu tinggalkan, kamu jadi terlihat bodoh yang justru merusak dirimu sendiri. Akan lebih baik tanggapi topik yang kamu pahami saja.

Jangan asal komentar atau menanggapi sesuatu (mytrendyphone.com)

Ingatlah, ada UU ITE yang mengawasi

Twit war memang selalu sukses memancing kemarahan, kecewa hingga emosi yang meluap-luap. Emosi ini yang akhirnya memancingmu untuk berkata-kata yang tidak seharusnya. Entah berkata kasar, hinaan atau cacian dan berbagai ungkapan yang melewati batas. Nah jika memang menyinggung, kamu bisa terjerat UU ITE yang akan menyeretmu dalam jalur hukum yang panjang.

Ingatlah, ada UU ITE yang mengawasi (mastel.id)

Twit war hanya akan menyakiti hati orang lain

Tak hanya sukses memancing emosi, twit war juga bisa membuat orang-orang menjadi salah paham. Apa yang ada di dalam sosial media memang terkadang salah sasaran hingga merugikan pihak lain. Oleh karena itu jangan sampai tanggapan dan komentar yang kita berikan menyakiti hati orang lain. Jika memang tidak ada yang ingin kamu luruskan lebih baik diam dan jangan ikut-ikutan dalam lingkaran twit war.

Twit war hanya akan menyakiti hati orang lain (worldlinkapps.files.wordpress.com)

Bagaimanapun juga twit war tak akan memberi manfaat apapun padamu. Alih-alih membuatmu populer, twit war justru akan merusak image-mu sendiri. Oleh karena itu, yuk belajar dari kasus Marissa Haque dan belajar jadi lebih dewasa dalam menanggapi sesuatu.

146
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

"You can if you think you can"