Kamu, Sahabat Sekaligus Pembenci Nomor 1 Pacar Baruku

Dalam menghadapi dilema seperti ini, komunikasi adalah nomor 1

163
SHARES

Entah mengapa, restu sahabat kadang menjadi kendala tersendiri saat menjalani hubungan cinta. Terlebih pacar baru. Mungkin kamu juga pernah mengalaminya, dimana kamu sudah menganggap pacar barumu begitu sempurna, justru sahabatmu menganggap sebaliknya.

Adalah sebuah dilema besar ketika ternyata sahabatmu benar-benar membenci pacar barumu (petuabahagia.net).

Meskipun bukan orang tuamu, entah mengapa sahabatmu selalu saja punya alasan untuk enggan merestui hubungan kalian. Situasi seperti ini, jelas membuatmu kebingungan dan serba salah. Tapi percayalah, kamu tidak perlu mengorbankan salah satunya kok.

Kebenaran yang mungkin saja tidak kamu lihat

Karena sebagai sahabat, dia tidak punya hak untuk memintamu memilih. Begitu pun pacar barumu. Yang jelas-jelas punya kewenangan untuk melakukan itu hanyalah kamu, dan sebaiknya kamu tidak perlu melakukan itu.

Cinta, kadang membuatmu buta dengan apa yang bisa dilihat dengan baik oleh sahabatmu (pexels.com).

Mau benci seperti apapun sahabatmu pada pacar barumu, dia tetap akan menghargai keputusanmu meskipun lebih memilih untuk menjagamu dari kejauhan. Jadi, kamu tidak perlu menyalahkan keputusannya, karena pasti dia juga punya alasan kuat mengapa melakukannya.

Bisa jadi, alasannya adalah benar. Hanya saja, kamu terlalu dibutakan oleh cinta hingga tidak bisa melihat kebenaran itu.

Mengapa kamu tidak menanyakannya langsung?

Jika terus dibiarkan, situasi penuh dilema itu hanya akan menggerogoti kesetiaan pada pacarmu, juga kedekatan pada sahabat terbaikmu. Maka untuk mengantisipasi hal terburuk yang mungkin terjadi, tanyakan langsung padanya. Alasan spesifik apa yang membuat dia membenci pacarmu.

Bertanya dan mendengar pendapatnya langsung adalah hal terbaik yang sebaiknya kamu lakukan (pexels.com).

Dengarkan baik-baik apapun penjelasan yang dia sampaikan. Tidak perlu memotong ucapannya, apalagi membela diri atau pacarmu. Diam dulu dan hargai pendapatnya sebagai sahabatmu. Jangan sampai, dia justru merasa kalau kamu lebih mementingkan pacar ketimbang sahabat.

Jadikan alasan sahabatmu sebagai bekal sekaligus antisipasi

Orang yang sedang jatuh cinta memang cenderung kesulitan melihat fakta, karena pikiran secara alami akan menutupi keburukan pacarmu dengan kelebihan-kelebihan yang dia miliki. Semua tentangnya seperti baik-baik saja, bahkan sempurna.

Tak perlu ada debat. Jadikan alasan sahabatmu itu sebagai antisipasi terbaik untuk menghadapi pacar barumu (papasemar.com).

Karena itu, sebaiknya kamu justru bersyukur punya sahabat yang membenci pacarmu seperti itu. Karena dia bisa melihat pacarmu dengan sangat objektif. Jadi setelah mendengar alasan sahabatmu, kamu harus bisa menahan diri dan tidak mengkonfrontasi pendapatnya.

Karena ada satu hal yang mungkin belum pernah kamu sadari, bahwa dalam hubungan cinta, sahabat bisa berperan sebagai ‘otak’ untuk menjalani hubungan itu dengan penuh logika. Ingat baik-baik semua pendapatnya, dan jadikan itu sebagai bekal sekaligus antisipasi dalam menghadapi pacar.

Ya.. pacar barumu yang begitu dibenci oleh sahabat terbaikmu itu.

163
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."