Meski Sepele, Tapi Beginilah Cara Masak Mi Instan yang Benar

Sesehat apapun cara kita memasaknya, tetap jangan mengonsumsi mie instan terlalu sering, ya!

Sudah sejak beberapa tahun lalu, konsumsi mie instan menjadi sebuah polemik yang menimbulkan pro dan kontra. Makanan favorit banyak orang ini memang menggoda. Selain rasanya yang lezat, cara membuatnya pun mudah dan tidak memakan banyak waktu. Tak heran kalau Indonesia bahkan sampai menjadi negara pelahap mie instan terbesar nomor dua di dunia setelah China.

Meski begitu, kita tahu ada banyak pertentangan tentang faktor kesehatan yang menyebutkan bahwa mie instan adalah jenis makanan berbahaya karena kaya akan kandungan monosodiun glutamat (MSG) yang dapat membahayakan kesehatan otak. Sejumlah kasus bahkan menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi mie instan dalam intensitas yang tinggi akan mengalami gejala seperti sakit kepala, mati rasa di beberapa bagian tubuh, dan juga kesemutan. Jadi, bagaimana cara mengolah dan menikmati mie instan yang benar agar tidak terkena dampak buruk tersebut?

1. Buang air rebusannya

Cara ini mungkin memang sudah banyak diketahui orang. Namun nyatanya, masih banyak yang tetap memilih untuk menikmati mie instan (terutama yang kuah) dengan air rebusan awal yang dirasa lebih lezat karena kaldunya akan lebih meresap.

Gunakanlah air rebusan baru untuk mi kuah yang akan kamu konsumsi (tribunnews)

Kalau kamu ingin tetap makan mie instan namun terhindar dari sejumlah resiko berbahaya, maka buanglah air rebusan pertama dan menggantinya dengan air rebusan baru. Mungkin rasanya memang tidak sekuat air rebusan pertama, namun kamu akan terhindar dari percampuran minyak, air, dan juga zat pengawet yang tidak sehat di air rebusan pertama tadi.

2. Kurangi penggunaan bumbu

Saat membaca poin nomor satu di atas, mungkin kamu akan merasa heran, kenapa air rebusan pertama yang sudah dicampur bumbu justru dibuang? Berarti air rebusan kedua akan terasa hambar dong?

Membuat bumbu sendiri juga bisa jadi pilihan bijak nan menyehatkan (sunlight.co.id)

Tidak masalah, lagipula penggunaan bumbu mie instan dengan MSG melimpah di dalamnya itu toh tidak baik untuk kesehatan. Sebagai gantinya, kamu bisa menambahkan bumbu buatan sendiri yang terdiri dari campuran garam, bawang putih, bawang merah, lada, dan ketumbar yang sudah dihaluskan. Selain tak kalah lezatnya, bumbu ini juga lebih sehat ketimbang bumbu bawaan yang ada dalam bungkis mie instan.

3. Menambahkan sayuran dan lauk

Bukan tanpa sebab jika bungkus mie instan menampilkan sajian mie instan lengkap dengan tambahan sayur dan lauk pauk macam daging atau telur. Pasalnya, tambahan sayur, daging atau telur akan menjadi pelengkap nutrisi yang tidak ada dalam sebungkus mie instan.

Tambahkan sayuran dan lauk pauk agar mie instan yang dikonsumsi mendapat tambahan nutrisi (kompas.com)

Selain itu, rasa dari mie instan yang kamu buat juga jadi lebih variatif dan lezat. Tapi perlu diingat ya, jangan menambahkan nasi ke dalam mie instan yang kamu konsumsi itu, karena bisa berdampak buruh bagi kesehatan yang disebabkan kelebihan asupan karbohidrat. Bagaimanapun juga, mie instan terbuat dari tepung terigu yang juga punya kandungan karbohidrat, sehingga amat tidak tepat jika dipadukan dengan nasi yang sama-sama mengandung karbohidrat.

Dozan Alfian

Written by Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Mulai dari Bau Badan Hingga Timbul Jamur, Inilah yang Terjadi Jika Kamu Berhenti Mandi Selamanya

Meskipun Menjijikan, Nyatanya Mencium Bau Kentut Bermanfaat Bagi Kesehatan