Kamu yang Jomblo, Coba Terapin 9 Trik Ini Biar TAK KELIHATAN Jomblo

Sering dikatain jomblo? Ini solusinya…

Jujur, kamu sering sakit hati kan kalau dikatain jomblo? Meskipun kadang memilih sendiri adalah pilihan hati, namun tidak banyak yang peduli dengan menganggap jomblo sebagai ketidakmampuan memikat hati. Apapun alasannya, yang perlu kamu lakukan hanyalah sabar dan menutupi kesendirian itu dengan cara yang sedikit unik.

pexels.com
pexels.com

Ya, jomblo adalah fase cinta yang tak perlu dipamerkan. Bahkan jika kamu terus saja risih dengan omongan orang karena situasi itu, kamu bisa kok sedikit ‘berbohong’ hingga mereka mengira kalau kamu sudah menjalani fase pacaran.

Bagaimana caranya? Berikut ini delapan cara jitu yang sebaiknya kamu lakukan. Silahkan pilih mana trik yang menurutmu mudah dan masuk akal.

1. Pastikan selalu keluar rumah bersama ibu

Idealnya, trik ini dilakukan oleh kamu para cewek. Ini bisa dijadikan alasan kuat ketika kamu ditanya teman sedang di mana dan bersama siapa. Selain membuat mereka tidak mengira kamu pergi sendiri, sosok ibu sebagai pendamping jalan-jalan akan membuatmu dicap sebagai anak kesayangan yang selalu memperhatikan orang tua.

visitdenmark.co.uk
visitdenmark.co.uk

2. Berusahalah punya banyak teman lawan jenis

Teman di sini bukan berarti teman biasa yang sering berpapasan denganmu di sekolah atau tempat kerja, melainkan sahabat dekat. Punya sahabat dekat yang berlawanan jenis dan bisa pergi berdua dengan salah satunya sangat penting untuk mengisi waktu-waktu senggangmu, khususnya di malam Minggu.

youtube.com
youtube.com

3. Rutin update film-film baru

Nonton film di bioskop sangat identik dengan pacaran, karena sangat jarang orang yang memilih pergi ke bioskop sendirian. Karena itu, kamu bisa mengelabuhi teman-teman dengan rutin meng-update film-film yang baru rilis dan membagikan ke timeline media sosialmu.

pexels.com
pexels.com

Cara sederhana ini akan membuat teman-temanmu mengira kalau kamu baru saja nonton bersama pacar. Padahal ya.. kamu hanya copy-paste sinopsis dari hasil pencarian Google saja.

4. Pura-pura susah diajak main

Gampang diajak pergi adalah salah satu indikasi kalau kamu jomblo. Jadi lakukanlah sebaliknya, kamu harus pura-pura susah diajak pergi dengan alasan yang menggantung, sehingga teman-temanmu akan mengira kalau kamu sudah punya janji dengan pacar.

pexels.com
pexels.com

5. Selalu terlihat asik dengan smartphone

Cara ini sangat amat mudah dilakukan. Kamu hanya perlu browsing, baca-baca artikel asik di Inovasee.com, atau download game seru. Dengan begitu, kamu akan dikira sedang sibuk chatting-an dengan pacar. Agar lebih menyakinlah, pasang mimik muka yang beragam dan jangan biarkan siapa pun mengintip smartphone-mu.

pexels.com
pexels.com

6. Berusahalah jadi tempat curhat

Mulai sekarang, posisikan dirimu sebagai teman yang pintar mendengar dan menawarkan solusi dari masalah teman, terutama masalah cinta. Karena biasanya, hanya orang yang sedang menjalani hubungan cinta saja yang paham tentang masalah-masalah cinta.

pexels.com
pexels.com

7. Sedikit banyak tahu lifestyle lawan jenis

Trik ini sering dilupakan para jomblo. Padahal, dengan mengetahui fashion yang sedang hits atau tempat nongkrong mana yang banyak disukai lawan jenis, akan membuatmu disangka punya pacar. Namun khusus untuk fashion, sebaiknya kamu cukup tahu saja. Karena kalau kamu sampai dibilang expert soal dandanan lawan jenis, bisa-bisa temanmu malah mengira kamu kamu ‘berubah haluan’.

malesbanget.com
malesbanget.com

8. Sering-seringlah ngatain teman jomblo

Trik yang terakhir ini juga mudah dilakukan. Dengan mengadopsi ungkapan “maling teriak maling”, kamu akan terhindar dari ejekan jomblo kalau kamu lebih dulu ngatain teman-temanmu jomblo. Ejeklah kejombloan temanmu dengan totalitas. Karena kalau kamu sampai terlihat ragu dan malu, bersiaplah mendapatkan serangan balik yang tidak kalah pedas.

pexels.com
pexels.com

“Hm.. bagaimana? Sudah lumayan nggak ngerasa jomblo?”

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *