Bukan Berarti Nakal, 5 Kelakuan Anak Kecil Ini Justru Tanda Jika Ia Cerdas

Karena yang nakal biasanya banyak akal..

Memiliki anak yang sehat dan cerdas merupakan impian setiap orang tua. Terlebih jika itu merupakan anak pertama, yang biasanya menjadi anak kebanggan orang tua. Namun banyak orang tua muda yang belum memahami tanda jika buah hatinya memiliki kecerdasan yang mumpuni.

Ciri-ciri anak cerdas (solusisehatku.com)

Banyak tingkah anak yang sebenarnya itu merupakan tanda dia anak cerdas, namun karena ketidaktahuan orang tua, hal itu ia anggap sebagai kenakalan anak kecil. Nah, buat kamu, baik yang sudah memiliki maupun yang masih mempersiapkan diri untuk memiliki buah hati, penting kiranya mengetahui ciri-ciri anak cerdas berikut ini.

1. Anak yang suka ngomong bisa menjadi tanda ia memiliki kecerdasan diatas rata-rata

Banyak orang tua yang merasa risih atau kesal jika memiliki anak yang banyak ngomong, atau cerewet. Bahkan tidak sedikit orang tua yang melarang anaknya untuk banyak bicara. Padahal, anak yang suka ngomong merupakan tanda anak itu memiliki kecerdasan diatas rata-rata.

Anak yang suka ngomong (idntimes.com)

Jika kamu nanti memiliki anak usia Balita sampai 10 tahun namun sudah cerewet, dan pandai berargumen, kamu patut bangga. Sebab anak yang cerewet atau suka ngomong akan memiliki jumlah kosakata yang lebih banyak dibandingkan anak yang pendiam.

Kosakata merupakan tanda anak memiliki kecerdasan bahasa, atau intelijensi verbal yang baik. Semakin banyak anak bicara, maka semakin banyak pula jumlah kosakata yang ia punya. Selain itu, anak juga akan lebih fasih dalam berbicara saat dewasa nanti.

2. Tidak mau terlalu diatur dan suka adu argumen

Mungkin jika kamu sudah memiliki anak kecil, pernah merasakan bagaimana buah hati tidak mau terlalu diatur. Bahkan pada beberapa kesempatan ia menolak peraturan yang orang tua berikan dengan berargumen. Anak semacam ini bukanlah anak nakal yang susah diatur, melainkan dia memiliki kecerdasan dan nalar kritis terhadap peraturan yang dibuat oleh orang tuanya.

Anak suka beradu argumen (anaksehat.com)

Anak yang susah diatur dan ngeyelan, pada dasarnya ia memiliki pandangan atau pemikiran tersendiri terhadap apa yang ia lakukan. Kadang pemikirannya tidaklah sama dengan pemikiran orang tuanya, akhirnya dia coba menolak pemikiran orang tuanya dan lebih memilih pemikirannya yang menurutnya benar.

Pada pembentukan pemikiran dan penolakan dengan pemikiran orang tuanya yang terbentuk dalam sebuah peraturan, sang anak sebenarnya sedang menunjukan jika ia memiliki kemampuan berfikir dan kritis. Kemampuannya tersebut coba ia ungkapkan melalui argumen, dan hal semacam ini akan dicap para orang tua sebagai anak yang ngeyelan.

Anak susah diatur tanda cerdas (hellosehat.com)

Coba bandingkan dengan anak yang selalu nurut dan manut terhadap titah orang tuanya. Anak semacam ini bisanya tidak memiliki konsep pemikiran sendiri dalam hidupnya. Akhirnya ia menuruti apa yang diperintahkan kepadanya. Selain itu, anak yang manutan juga memiliki nalar kritis yang kurang baik.

Untuk orang tua yang memiliki anak yang susah diatur dan suka berdebat, jangan sampai mengatakan salah kepadanya. Sebab ia memiliki pemikiran yang baik, hanya saja mungkin dia belum cukup pengalaman dan pengetahuan sehingga pemikirannya kurang tepat. Nah, tugas orang tua bukan menghilangkan nalar kritis dan kemampuan berfikirnya, namun mengarahkan kemampuan anak agar semakin baik lagi.

3. Anak yang aktif merupakan tanda anak yang cerdas

Anak cenderung aktif dan suka menirukan gaya orang dewasa (cerpen.co.id)

Anak yang aktif biasanya memiliki kecerdasan lebih baik dibandingkan dengan anak yang pasif. Anak yang aktif merupakan indikasi ia memiliki kecerdasan motorik yang mumpuni. Biasanya anak semacam ini akan menirukan apa saja yang ia lihat. Semisal, jika orang tua sedang memasak ia akan merebut pekerjaan orang tuanya, dan menangis jika orang tuanya menghalangi atau melarangnya.

4. Anak yang suka bertanya dan ingin tahu banyak hal

Biasanya anak kecil akan banyak bertanya tentang berbagai macam hal. Bagi orang tua yang tidak telatenan, hal ini akan menjengkelkan. Namun keingintahuan anak yang besar sebenarnya proses bagaimana sang anak sedang ingin mengetahui dunianya.

Ingin tahu banyak hal (hellosehat.com)

Ia mulai berfikir jika ia harus tahu apa yang dia belum tahu, dan salah satu jalan untuk mengetahui hal itu ialah dengan bertanya kepada orang tuanya.

5. Anak yang suka mengambar atau mencoret-coret di sembarang tempat bisa jadi pertanda anak cerdas

Mungkin kamu pernah melihat, dimana anak kecil mencoret-coret tembok dengan gambar yang kacau. Jika kamu nanti mengalami hal seperti ini, jangan sampai kamu memarahinya. Namun jelaskanlah jika menggambar itu baik, namun lebih baik lagi jika tidak di tembok.

Anak coret-coret tembok (ciricara.com)

Perlu diketahui, sebagai orang tua jangan sampai kamu nanti melarang anak untuk corat caret. Sebab anak yang gemar coret-coret bisa jadi indikasi ia memiliki kecerdasan seni. Saat ia mengambar disembarang tempat, ia sebenarnya hanya ingin mengekpresikan jiwa seni yang ada di dalam dirinya.

Untuk itu, pujilah coretan yang tidak jelas itu, kemudian arahkan ke media menggambar yang lebih baik. Jangan lupa juga untuk melihat-lihat karya anak dan memujinya. Sebab seorang anak yang menggambar di tembok bisa jadi juga ia lakukan agar orang tuanya tahu karyanya.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *