Blessing To Share, Gerakan Sosial Mengumpulkan Makanan Sisa Pesta Untuk Disumbangkan

Daripada makanan sisa resepsimu terbuag percuma, yuk kumpulkan untuk disumbangkan

Menurut data Economist Intelligence Unit (EIU), Indonesia adalah negara peringkat kedua di dunia dalam hal terbanyak membuang makanan layak konsumsi setelah Arab Saudi. Ini sungguh sebuah ironi jika mengingat masih banyak penduduk Indonesia yang kesulitan untuk mencukupi kebutuhan makanan sehari-harinya. Namun sebagian lainnya justru membuang-buang makanan.

Berangkat dari kegelisahan akan hal tersebut, sekelompok aktivis yang bernaung di bawah Bridestory dan Food Cycle membuat program “Blessing to Share”. Tujuannya adalah mengumpulkan makanan sisa pesta pernikahan (yang layak konsumsi, tentunya) untuk disumbangkan pada kaum miskin. Dengan demikian, permasalahan sampah makanan layak yang berlimpah di Indonesia juga bisa ditekan sekaligus mengurangi jurang antara si kaya dan si miskin.

Siapa sangka jika Indonesia adalah negara kedua terbesar di dunia yang gemar membuang makanan sisa layak konsumsi (trtworld)

Banyaknya ragam pesta di Indonesia memang turut menyumbang peran atas permasalahan makanan sisa yang melimpah. Oleh karena itu, Blessing to Share masih berfokus pada stok makanan lebih dari sebuah pesta, khususnya resepsi pernikahan. Nantinya, mereka juga akan menampung makanan sisa yang layak konsumsi dari konferensi atau pertemuan bisnis di perusahaan swasta.

Relawan Blessing to Share mendistribusikan makanan sisa layak makan (glaciermedia.ca)

Sejak bergerak di bulan November 2017, Blessing to Share berhasil mendistribusikan 1,6 ton makanan sisa layak konsumsi yang dikumpulkan dari 50 pesta pernikahan. Ini berarti masing-masing pesta pernikahan setidaknya bisa menyumbang sisa makanan sebanyak 32 kilogram. Sungguh sebuah jumlah yang lumayan jika dimanfaatkan untuk berbagi pada yang membutuhkan, bukan?

Sebuah pesta pernikahan bisa menyisakan setidaknya 32 kg makanan layak konsumsi (malaymail.com)

Buat kamu yang berdomisili di Jakarta dan akan menggelar pesta pernikahan, ada baiknya jika turut berpartisipasi pada program sosial ini. Kamu hanya perlu mendaftar dan menentukan individu yang bertanggungjawab untuk mengurus pengumpulan makanan sisa di hari pernikahan. Nantinya orang yang ditunjuk itu akan bekerjasama dengan tim Food Cycle untuk mengirimkan makanan sisa lewat jasa Go-Jek ke Bank Makanan Indonesia.

Untuk saat ini Blessing to Share hanya bergerak di Jakarta (hindustantimes.com)

Untuk saat ini, Blessing to Share baru bergerak di Jakarta dan masih sebatas menerima pendaftaran dari pasangan pengantin yang menikah di akhir pekan. Namun kedepannya, diharapkan bisa menular ke kota-kota lain. Mereka juga mensyaratkan makanan yang disumbangkan harus berstatus halal.

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *