4 Alasan Ini Akan Meyakinkanmu Bahwa Bisnis Kuliner Paling Tepat Untuk yang Baru Mulai Usaha

Asal mau kreatif dan ulet, bisnis kuliner selalu menjanjikan

Ada banyak alasan yang mendasari seseorang tak ingin bekerja kantoran, mulai dari alasan sepele emoh berpenampilan rapi setiap saat, tak mau jadi karyawan bagi orang lain, tidak punya kualifikasi yang dipersyaratkan, atau tertarik untuk membuka usaha sendiri.

Baca juga : Percuma Punya Passion Kalau Kamu Enggan Menuangkannya Dalam Karya

Kalau kamu adalah salah satu yang tertarik untuk membuka usaha sendiri, tentunya ada banyak pilihan yang bisa dicoba. Namun kalau kamu masih bingung menentukan langkah, usaha kuliner adalah jenis yang tepat untuk memulainya. Kenapa begitu? Ini alasannya.

1. Makan adalah kebutuhan semua orang

Makan adalah kebutuhan pokok setiap manusia – gatwickairport.com

Seperti yang kita ketahui, manusia punya kebutuhan primer berupa sandang, pangan dan papan. Tanpa mengecilkan peran sandang dan papan, kebutuhan akan pangan adalah sesuatu yang rutin dibutuhkan sehari-hari. Tak heran kalau bisnis kuliner tidak mengenal pasang surut karena pasti ada peminatnya. Belum lagi, di era kemudahan teknologi macam saat ini justru banyak orang yang malas untuk masak sendiri di rumah dan memilih untuk memanfaatkan jasa layanan antar untuk membeli makanan.

2. Bahan yang diperlukan mudah didapat

Bahan untuk pembuatan makanan di bisnis kuliner relatif mudah didapatkan – amazonaws.com

Salah satu kemudahan yang kita dapat dalam membuka usaha kuliner adalah akses terhadap bahan baku yang mudah didapat. Hal ini dikarenakan makanan adalah kebutuhan pokok setiap orang yang selalu dicari setiap hari, sehingga ketersediaan bahan baku jelas lebih mudah ketimbang jenis usaha lain yang terkadang membutuhkan bahan-bahan dari kota tertentu, atau bahkan negara tertentu.

3. Mudah mengkalkulasi kebutuhan

Kita bisa mengkalkulasi kebutuhan belanja sesuai dengan estimasi pembeli – squarespace.com

Keuntungan lain dari menjalankan bisnis kuliner adalah kita bisa membuat kalkulasi modal awal yang dibutuhkan, modal harian untuk berbelanja bahan, hingga margin keuntungan yang akan diambil. Apalagi kalau kamu memang sudah terbiasa masak sendiri sebelumnya, maka kamu akan lebih mengetahui secara detail berapa takaran bahan yang dibutuhkan, sehingga modal harian untuk berbelanja bisa lebih efektif dan efisien. Kita juga jadi bisa mengantisipasi kemungkinan makanan terbuang karena tidak laku terjual dengan membuat estimasi pembelinya.

4. Bisa dikreasikan sesuai keinginan

Agar ayam gorengmu tak sama dengan ayam goreng orang lain, kamu bisa mengkreasikannya dengan aneka saus atau teknik menggoreng unik lainnya – tastemade.com

Tidak ada mahzab pasti dalam mengolah makanan. Itulah yang membuat bisnis kuliner amat menarik. Semakin kreatif cara kita mengolah makanan, semakin besar pula peluang kita unutk lebih unggul dari pesaing lainnya. Misalkan saja kita mempunyai ide untuk berjualan ayam goreng. Pertanyaannya, ayam goreng yang seperti apakah yang bisa kita tawarkan sehingga tidak sekedar ayam goreng seperti yang banyak dijual orang? Di situlah kita dituntut untuk kreatif mengkreasikannya. Jika orang lain membuat ayam goreng biasa, kamu bisa mencoba berinovasi dengan menambahkan saus atau bumbu-bumbu khusus, dan lain sebagainya. Intinya, sekreatif mungkin!

Bagaimana, sudah ada gambaran untuk segera memulai bisnis kulinermu sendiri?

 

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

5 Nama Perusahaan yang Meskipun Terkenal, Kita Masih Saja Salah Membacanya

Terungkap, Ternyata 17 Agustus Bukan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Inilah Penjelasannya!