Bentuk-Bentuk “Perbudakan” Dalam Hubungan Pacaran yang Jarang Kita Sadarkan

Padahal cinta adalah rasa yang memerdekakan manusia, dari sebuah perbudakan.

457
SHARES

Mendengar kata perbudakan mungkin fikiran kita akan membuka file-file memori dalam otak tentang sejarah jahiliyah, atau sejarah zaman penjajah. Kata perbudakan memang identik dengan dua masa itu, namun siapa sangka istilah perbudakan juga ada dalam sebuah hubungan pacaran.


Perbudakan manusia jaman penjajahan Jepang disebut romusha (indonesianreview.com)

Meskipun perbudakan dalam hubungan tidak sama persis dengan perbudakan pada jaman jahiliyah ataupun jaman penjajah, namun keduanya memiliki kesamaan. Persamaan keduanya yaitu dimana satu pihak menguasai atau mendominasi pihak yang lain, dan pihak yang dikuasai harus menuruti semua keinginan yang menguasai.

Inilah beberapa contoh praktek sikap perbudakan dalam hubungan yang kadang kita jarang menyadarinya.

Saat waktumu hanya dihabiskan untuk pasanganmu, hati-hati kamu telah diperbudaknya

Masa pacaran memang masa-masa yang paling memabukan. Pada saat itu, seorang yang sedang asyik-asyiknya dirundung cinta lalai akan segalanya. Hidupnya hanya dihabiskan untuk persoalan cinta semata, termasuk untuk persoalan waktu.

Waktumu hanya dihabiskan untuknya (kelascinta.com)

Cinta tidak pernah merampas kebebasan seseorang, termasuk kebebasan waktumu. Jika selama ini pacarmu selalu menuntutmu untuk menghabiskan waktumu bersamanya, kamu perlu bertanya kembali. Benarkah dia tulus mencintaimu? Atau dia hanya takut hidup kesepian, sehingga selalu membutuhkan kehadiranmu.

Ingat! Yah, cinta tidak pernah merampas kemerdekaan dan kebebasan seseorang. Kamu berhak memiliki waktumu sepenuhnya. Selagi masih muda, manfaatkanlah waktumu sebaik mungkin, jangan cuma dihabiskan untuk pacaramu semata. Itu baru namanya merdeka dan tidak diperbudak oleh cinta.

Kamu harus menuruti semua keinginannya, sampai-sampai ia meminta menjadi prioritas utama

Ada seorang pasangan yang selalu meminta ditemani pacarnya saat berpergian. Saat belanja ia minta ditemenin, saat ke salon ia minta ditemenin, saat makan minta ditemenin, saat berangkat ke sekolah atau ke kampus minta dianterin, dan pacarnya harus menurutinya. Jika hubunganmu termasuk seperti itu, hati-hati kamu telah diperbudak oleh pasanganmu.

Apapun yang ia minta harus kamu turuti (hipwee.com)

Seorang pacar bertipe seperti ini selalu ingin keinginannya dituruti, biasanya dengan dalih sebagai pembuktian cinta oleh pasangannya. Namun sebenarnya dia hanya ingin menguasai kehidupanmu, ia menginginkan dirinya sebagai prioritas utama dalam hidupmu. Pada akhirnya mau tidak mau, dengan alasan pengorbanan cinta kamu menjadi “babu” nya.

Cinta tidak pernah mengenal pemaksaan, karena cinta tumbuh dari hati yang tulus. Jika pacarmu suka maksa-maksa suruh nemenin dan nganterin ini itu, Hati-hati! Dia hanya cari supir ojek gratisan 😀

Dengan alasan mencegah perselingkuhan, kamu dibatasi bergaul dengan teman lawan jenis

Perbudakan dalam hubungan yang selanjutnya, ialah dibatasinya kemerdekaan kamu dalam memilih dan memiliki teman. Biasanya dengan dalih rawan perselingkuhan, seseorang membatasi pacarnya untuk berteman dengan lawan jenis.

Kamu dibatasi berteman dengan lawan jenis (i.huffpost.com)

Bayangkan, betapa tidak merdekanya seseorang pemuda yang memiliki pacar seperti itu. Bahkan hanya untuk berteman saja, dia harus dengan perizinan kekasihnya itu. Ingat, kamu jiwa muda yang merdeka, bebas berteman dengan siapa saja. Tapi dengan konsekuensi tetap setia.

Gerak gerikmu selalu diawasi, lupa memberikan kabar? siap-siap diomeli.

Banyak praktek perbudakan dalam hubungan pacaran yang jarang disadari pelakunya maupun juga korbannya. Kenapa hal itu bisa terjadi? Sebab mereka dibutakan dengan kata cinta! Padahal cinta adalah rasa yang memerdekakan manusia, dari sebuah perbudakan.

Setiap saat kamu harus memberikan kabar (idntimes.com)

Contoh perbudakan dalam hubungan pacaran yang selanjutnya, ialah soal over protektifnya seseorang terhadap pasangannya. Bahkan setiap gerak gerik pasangannya ia awasi, setiap waktu hp pacar dicek, kemanapun dan pergi bersama siapapun, harus mengabari dan meminta izin. Parahnya lagi, jika lupa atau telat memberikan kabar, siap-siap saja dapat omelan bertubi-tubi. Kasian sekali kau anak muda.

Cowok yang selalu harus traktir? Selamat kamu salah satu cowok budak bertopeng hubungan pacaran.

Laiknya jaman penjajahan, perbudakan tidak hanya terjadi pada praktek eksploitasi tenaga dan waktu yang diperbudak, namun juga kekayaan yang dimilikinya. Perbudakan yang semacam inilah yang masih tersisa dimodel pacaran anak sekarang.

Cowok yang harus selalu traktir (firstmet.com)

Perbudakan model ini yang paling terasa ialah adanya budaya si cowok yang harus selalu traktir ceweknya. Kebiasaan semacam ini dalam hubungan memang nyata menjadi praktek ekploitasi kekayaan yang diperbudak. Di zaman yang mengedepankan kesetaraan gender seperti sekarang ini, tradisi cowok yang selalu traktir bukan lagi zamannya guys.

457
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penikmat Dunia, Perindu Surga,