Bahagia Emang Nggak Bisa Dibeli dengan Uang. Tapi, Hidupmu Akan Blangsak Jika Tanpa Uang

Jangan muna dengan bilang kamu nggak butuh uang ya

Bahagia itu tak bisa dibeli dengan uang. Ungkapan ini ada benarnya sih, lagian, siapa juga yang mau buka lapak kebahagiaan? Kalau pun ada, saat ini pasti kamu sudah sibuk antre di sana hingga malas membaca artikel ini. Tapi, benarkah uang benar-benar tak bisa membeli kebahagiaan?

Benarkah uang tak bisa membeli kebahagiaan? | wajibbaca.com

Benar bahwa uang bukanlah sumber satu-satunya untuk mengais kebahagiaan. Tapi percayalah dan jangan munafik bahwa, hidup kita akan blangsak jika tanpa uang. Karena mau mengelak seperti apapun, dengan uang, kita bisa membeli apapun dengan cara yang benar atau pun salah.

Tingkah polah kita demi uang

Bayangkan, ketika orangtuamu sakit, kamu bahagia atau sedih? Tentu sedih kan? Selain sedih memikirkan keadaan orangtuamu, kamu pun harus menerima fakta bahwa biaya berobat itu tak gratis. Nah, bagaimana perasaanmu jika benar-benar tak punya uang? Tambah tak karuan pasti.

Pasti, perasaan kita benar-benar tak karuan jika tak punya uang. | cnbc.com

Sebaliknya, bayangkan saat ini kamu punya uang yang lebih dari cukup untuk membahagiakan keluarga, bahkan orang lain. Bayangkan, kamu bukan hanya bisa membuat keluargamu tertawa, tapi juga mampu membantu teman atau menyantuni anak yatim piatu. Bagaimana perasaanmu?

Kamu yang bekerja seharian, menguras waktu, tenaga, dan pikiran, apa yang kamu cari? Uang kan? Pernahkah kamu mengeluh bokek setiap tanggal tua? Dan, ketika hari gajian tiba dan seketika itu kamu menerima gelontoran uang dari hasil jerih payahmu, kamu justru menangis atau tertawa?

Uang bukan segalanya?

Percaya deh, uang itu bisa membeli kebahagiaan. Tapi, jika kamu pernah mendengar berita tentang seorang Adolf Merckle yang merupakan manusia paling kaya di Jerman, yang tiba-tiba saja menabrakkan badannya ke kereta api, mungkin kamu masih akan tetap ragu dengan statement ini.

Benarkah Adolf Merckle mati bunuh diri karena tak bahagia dengan kekayaannya? | welt.de

Padahal faktanya, Adolf Merckle bunuh diri bukan karena bosan menjadi kaya, tapi karena kerugian yang dialaminya hingga harus kehilangan uang sebesar £400 juta. Pria berusia 74 tahun itu mengakhiri hidupnya karena merasa gagal mempertahankan perusahaan milik keluarganya.

So.. kamu masih mau menipu diri sendiri dengan terus membanggakan frasa ‘uang bukan segalanya’?

Secara, dengan uang 25 ribu saja, kamu sudah bisa membeli kuota data untuk nge-chat cewek-cewek kece sepuasnya. Atau kalau kamu cewek, uang 25 ribu sudah lebih dari cukup untuk membeli pensil alis demi bisa melukis kedua alismu setebal yang kamu mau. Benar kan saya?


Rekomendasi #SobatInovasee:

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

One Ping

  1. Pingback:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *