Tuhan, Tolong Bebaskan Aku dari Belenggu Pengangguran yang Menyesatkan

Siklus pengangguran di Indonesia, kapan usainya?

Dari saat saya masih buta aksara hingga sekarang sudah fasih menghitung berapa populasi janda dalam satu kelurahan, ternyata jumlah pengangguran di Indonesia masih banyak saja. Mereka, datang dari beragam kalangan, dari yang tak lulus SD sampai yang punya ijazah berjumlah lima.

Siklus pengangguran

Kengerian seperti ini, menurut saya, timbul akibat terbatasnya jumlah lapangan kerja yang tersedia dan minimnya modal perseorangan untuk membuka suatu usaha independen demi menciptakan lapangan kerja baru. Ini, masih diperparah dengan terus bermunculannya lulusan-lulusan baru.

Terus munculnya lulusan baru membuat jumlah pengangguran di Indonesia terus bertambah secara massive. | merahputih.com

Remaja yang menyelesaikan pendidikannya semakin bertambah setiap tahun. Sedangkan disaat yang sama, mereka yang sudah lulus lebih dulu masih saja setia dengan status penganggurannya. Berdasarkan hukum sebab-akibat, maka tentu saja, populasi pengangguran semakin membengkak.

Sadar dengan masalah pelik ini, pemerintah pun tak tinggal diam. Tapi nyatanya, berbagai upaya yang mereka terapkan masih saja gagal mengentaskan masyarakat dari jurang pengangguran. Contohnya saja, pemberian modal usaha masih banyak yang dipersulit oleh pihak bla bla bla.

Pahlawan bernama ijazah

Padahal jika kita mau melek sedikit, sebenarnya banyak orang berketrampilan yang ingin membuka usaha dengan cara berwiraswasta. Tapi ya itu tadi, karena tak punya modal usaha dan nihil surat/benda yang bisa dijadikan jaminan, maka nganggur masih tetap menjadi nasib mereka.

Beberapa waktu yang lalu saya pernah mendengar kabar bahwa, ada kemungkinan surat ijazah bisa dijadikan sebagai jaminan untuk mendapatkan modal usaha. Jika ini benar-benar terealisasi, maka saya yakin, populasi pengangguran di negara kita akan mendekati titik kepunahannya.

Suatu hari nanti, semoga, ijazah bukan hanya bisa untuk mencari kerja, tapi juga untuk membuka usaha. | feybelumuru.files.wordpress.com

Sebab itu, mari, kita sama-sama berdoa semoga kabar yang masih bertajuk kemungkinan itu bisa segera menjadi kenyataan. Sehingga, tidak akan ada lagi suara-suara sumbang semacam “Tuhan, tolong bebaskan aku dari belenggu pengangguran yang menyesatkan ini” di ranah Ibu Pertiwi.

“Yang komentar AMIN saya doakan cepat dapet kerja dan masuk surga.”

Halah….


Rekomendasi #SobatInovasee:

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

One Ping

  1. Pingback:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *