Belajar Sabar dari Customer Service Provider Seluler yang Punya Kesabaran Level Dewa

Kalau kamu jadi mereka, kira-kira masih bisa sabar nggak menghadapi pelanggan yang kadang keterlaluan?

Bagi banyak orang, pekerjaan sebagai customer service sering dipandang sebagai pekerjaan yang mudah dan tidak ada tantangannya. Padahal pandangan itu amat salah. Pekerjaan apapun yang mengharuskan kita berhubungan dengan pihak lain, terutama dengan pelanggan, bukanlah pekerjaan yang mudah dijalani. Hal ini dikarenakan kita bertindak sebagai wakil terdepan dari perusahaan tempat kita bekerja. Baik dan buruknya kesan pelanggan pada perusahaan tempat kita bekerja tentu berdasarkan apa kesan mereka pada kita juga.

Baca juga : Kaya dari Jualan Keripik, Pemuda Ini Buktikan Bahwa Lulusan SMA Juga Bisa Sukses Asal Tekun

Itulah sebabnya saya berani berkata bahwa pekerjaan sebagai customer service tidaklah mudah. Dan bicara soal kesabaran, mungkin merekalah orang-orang tersabar di dunia ini. Mereka bisa tetap tersenyum meski pelanggan tengah marah-marah di hadapan mereka. Para customer service juga adalah orang-orang pertama yang disemprot secara pedas oleh pelanggan yang tidak puas akan produk yang dilepas oleh perusahaan. Maka boleh dibilang, customer service adalah guru terbaik bagi orang-orang yang ingin belajar sabar.

Melalui artikel ini, saya akan mengajak kalian belajar kesabaran dari customer service provider seluler. Seperti apa cara mereka menghadapi pelanggan-pelanggannya yang terkadang aneh bin ajaib? Check this out!

Sabar menghadapi pelanggan yang marah karena dimarahi istrinya

Istri marah suami, suami marah ke customer service. Customer service marah ke siapa? – twitter

Ada-ada saja kelakuan pelanggan. Seperti pria dalam foto di atas misalnya. Ia komplain pada Telkomsel karena satelit Telkom yang rusak beberapa waktu lalu mengakibatkan istrinya marah kepadanya gara-gara tak bisa menonton drama India di salah satu stasiun televisi. Customer service Telkomsel pun dengan sabar memberikan penjelasan. Namun tampaknya pria tersebut tidak mau tahu. Serba salah, kan?

Pelanggan yang marah sering kehilangan kesabarannya

Di zaman serba internet ini, kehilangan akses data bisa membuat seseorang marah-marah. Setidaknya begitulah yang terjadi pada gambar di bawah ini. Customoer service yang kebagian jatah melayani pun turut jadi sasaran kemarahan dan menganjurkan beberapa langkah untuk memunculkan kembali akses data internet.

Pelanggan yang marah-marah ditanggapi dengan ramah, tetap marah-marah – twitter

Saking kesalnya karena langkah-langkah tersebut tak berhasil, pelanggan yang komplain pun sampai enggan menerima permintaan maaf dari pihak customer service. Ia pun makin terbawa emosi dan tak peduli jika data dirinya disalahgunakan orang lain hanya karena ia merasa si customer service terlalu ribet. Hayo ngaku, kamu juga pasti pernah sekesal ini gara-gara akses data di gadget-mu bermasalah, kan?

Pelanggan mendamprat customer service yang tidak bertanggung jawab

Menjadi admin sekaligus customer service layanan provider di media sosial memang tak mudah. Banyak perusahaan yang sesekali memberikan informasi menarik seputar fakta dunia untuk membuat pelanggan betah mengikuti akun media sosialnya.

Nggak usah kasih informasi-informasi selingan deh, kalau nggak bertanggung jawab saat ditanya oleh pelanggan mengenai informasi tersebut – twitter

Namun akan jadi aneh kalau kejadiannya seperti pada gambar di atas. Akun Telkomsel memberikan informasi menarik tentang sebuah desa kuno di Sumatera Barat yang disebut sebagai desa terindah di dunia. Wajar kalau lantas ada pelanggan yang bertanya apa penyebab desa tersebut dinobatkan sebagai desa terindah di dunia. Konyolnya, Telkomsel bukan bergegas menjawab pertanyaan tersebut namun malah memberikan pertanyaan seputar produk dan layanan. Ketika si penanya menegaskan kembali pertanyaannya, Telkomsel seolah tidak menggubrisnya dan malah kembali menanyakan perihal produk dan layanan mereka. Lah, yang ditanya apa, jawabnya apa. Nggak tanggung jawab banget nih ngasih infonya.

Sambil menyelam minum air, pelanggan ini komplain pada provider dan berujung curhat

Para penyedia layanan data internet membuat akun media sosial dengan tujuan untuk berpromosi maupun mempermudah pelanggannya melakukan pengaduan jika ada permasalahan terkait produknya.

Iseng-iseng berhadiah, siapa tahu customer service berinisial KR mau dengannya – twitter

Uniknya, para customer service yang dituntut untuk selalu ramah pun kerap jadi tempat curhat dadakan bagi para pelanggannya. Seperti yang bisa kita lihat dari gambar di atas misalnya. Salah seorang pelanggan provider XL melaporkan keluhannya tentang kualitas jaringan di kota Riau yang disebutnya payah. Setelah mendapat tanggapan dari customer service, pelanggan tersebut justru malah curhat.

Customer service VS pelanggan iseng

Keramahan para customer service memang sudah banyak diketahui oleh masyarakat. Sayangnya, keramahan tersebut justru sering disalahgunakan oleh orang-orang iseng. Salah satunya adalah pria di gambar berikut ini.

Semangat ya para customer service, jangan bosan untuk teap ramah meski sering dikerjain pelanggan – twitter

Entah karena kurang kerjaan atau ingin mengetahui provider mana yang paling sigap dalam merespon keluhan pelanggan, pria tersebut sengaja me-mention sejumlah akun provider seluler secara bersamaan tanpa bermaksud melaporkan keluhan apapun. Duh… iseng banget sih.

Pelanggan iseng VS customer service serba tahu

Diminta menginfokan lokasi detail via direct message, pelanggan iseng ini malah memilih Via Dolorosa. Kalau saya sih memilih Via Valen – twitter

Masih seperti kasus sebelumnya, kali ini ada lagi pelanggan iseng yang meluangkan waktu untuk mengerjai salah satu customer service provider seluler. Untungnya, sang customer service sigap dan tak keberatan melayani keisengan si pelanggan.

Sesama customer service juga harus ramah

Customer service Telkom berjanji pada customer service Indosat untuk menginfokan padanya jika ada pelanggan yang bertanya tentang Indosat – seltwitter

Selain ramah pada pelanggan, seorang customer service ternyata juga ramah pada sesama customer service. Seperti dalam gambar di atas misalnya. Customer service Telkomsel berjanji pada customer service Indosat untuk memberi informasi jika ada pelanggan yang menanyakan pertanyaan seputar Indosat kepada Telkomsel. Kelewat baik ya?

Melihat contoh-contoh di atas, masihkah kamu akan meremehkan pekerjaan customer service? Atau jangan-jangan kamu adalah salah satu orang yang gemar mengerjai customer service? Jangan, ya! 

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Jika di Survey, Siapa sih Orang yang Paling Bahagia di Indonesia? Ini Jawabannya

Ini Alasan Mengapa Indonesia Jadi Satu-satunya Negara yang Diterima Myanmar Menangani Konflik Rohingya