Belajar Dari Film Power Rangers, Untuk Menciptakan Bumi yang Damai, Hilangkan Dulu Isu SARA.

Tidak harus menjadi Rangers untuk menciptakan bumi yang damai, cukup hilangkan SARA.

Bagi pecinta film superhero tentu tidak asing dengan film yang satu ini, beranggotakan lima orang pemuda yang bertugas menjaga bumi dari serangan musuh manusia, mereka tergabung dalam formasi Power Rangers.

Aksi Power Rangers 2017 (amazon.com)

Sebelumnya film Power Rangers banyak diminati anak-anak pada era 90an. Namun seiring berjalannya waktu, Power Rangers pun mulai ditinggalkan penikmatnya. Namun awal tahun lalu, film ini kembali diproduksi untuk film layar lebar. Dalam film tersebut Power Rangers merupakan superhero yang berasal dari Amerika.  Ia mendapatkan tugas untuk menjaga bumi agar selalu aman dan damai.

Salah satu adegan Rangers 2017 (flickeringmyth.com)

Sepertinya menarik kita mengikuti alur cerita Power Rangers, bagaimana bisa anak muda hanya lima orang bisa menjaga bumi agar tetap aman dan damai? Setidaknya kita bisa belajar beberapa hal dari Rangers agar bumi tetap damai dan aman.

Untuk menciptakan perdamaian, dibutuhkan persatuan dan kesatuan semua elemen

Pada film Power Rangers yang diangkat ke layar lebar awal tahun lalu, permasalahan pertama yang dihadapi para Ranger untuk menjaga kedamaian bumi ialah masih adanya sikap ego pada tiap personil Ranger. Jangankan untuk melawan musuh bersama, diantara mereka saja masih terjadi keributan bahkan adu jotos.

tanpa persatuan kekuatan Rangers tidak akan mampu mengalahkan musuh (tokunation.com)

Inilah yang menggambarkan negeri ini, setiap elemen masyarakat masih memiliki ego yang sangat tinggi. Antar kelompok saling curiga, saling menyalahkan kelompok lain dan menganggap kelompoknya paling benar, dan tidak sedikit yang main kekerasan baik fisik maupun psikis.

Padahal untuk mencapai keamanan dan perdamaian di bumi, manusia membutuhkan persatuan dan kesatuan semua elemen. Seperti Power Rangers yang bisa mengalahkan Rita Repulsa, musuh utama Rangers setelah mereka menyatukan kekuatan.

Personil Power Rangers terdiri dari suku bangsa yang berbeda

Jika kita amati, dari film Power Rangers tahun 90an sampai film Power Rangers 2017, kelima personil Rangers berasal dari latar belakang suku bangsa yang berbeda. Ada yang kulit hitam, orang asian, kulit putih, laki-laki, dan perempuan.

Personel power rangers berasal daru suku, ras, golongan dan agama yang berbeda (pinimg.com)

Hal tersebut mengisyaratkan jika untuk mencapai perdamaian di bumi, kita harus tidak lagi mempersoalkan jenis kelamin, ras, suku, golongan dan agama. Jika kita masih sentimen terhadap ras, golongan, atau agama tertentu, keamanan di dunia dan perdamaian yang selama ini kita impi-impikan, tidak akan jadi nyata.

Kita tidak perlu menjadi Rangers untuk perdamaian bumi, kita cukup ambil nilai-nilai yang terkandung didalamnya untuk kita praktekan

Setidaknya dari film Power Rangers kita bisa mengetahui bagaimana caranya kita menciptakan perdamaian. Mungkin kita jangan terlalu tinggi membuat damai dunia, paling tidak kita membuat damai lingkungan kita dengan nilai-nilai yang kita ambil dari Power Rangers. Kita pun tidak perlu menjadi seorang Rangers, kita cukup tiru saja pesan-pesannya.

Untuk menjunjung tinggi perdamaian kita tidak harus menjadi power rangers, namun kita bisa meniru nilai-nilainya yang mengenyahkan SARA (tribunnews.com)

Menghilangkan sikap ego individu, serta merangkul semua ras, suku, agama, dan golongan menjadi point yang bisa kita ambil dalam film Power Rangers guna menciptakan bumi yang damai dan aman. Kita siap kan menjadi anak muda yang berjiwa Rangers?

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *