Kasihan Pelajar di Negara Kita, Masih Muda Sudah Harus Menghadapi Ujian yang Bertubi-tubi

Belum lagi menghadapi ujian hidup mblo.

678
SHARES

Bulan April bisa dikatakan sebagai bulan paling deg-degan bagi pelajar kelas XII, baik itu SMA, SMK, maupun MA. Pasalnya di bulan inilah mereka akan turun ke medan perang ujian nasional, sebuah fase dalam pendidikan kita yang sangat menentukan bagaimana nasib sekolah kita.

Ujian merupakan fase yang harus dilewati peserta didik (terbitsport.com)

Ujian nasional bukanlah satu-satunya ujian yang harus dihadapi pelajar di Indonesia, khususnya buat mereka yang duduk di bangku tingkat lanjut. Sebab, selain ujian nasional mereka juga akan berhadapan dengan berbagai ujian yang harus mereka lewati sebagai prasyarat naik lanjut ke jenjang berikutnya. Inilah beberapa ujian yang harus dihadapi pelajar di negara kita.

1. Ujian Harian

Ujian harian atau sering disebut dengan UH, merupakan ujian yang diatur oleh sistem pendidikan kita sebagai evaluasi harian atau meingguan atas perkembangan anak didik. Nilai pada ujian harian akan diakumulasi yang kemudian menjadi nilai tambah saat penerimaan raport.

Ujian harian biasanya dilakukan dalam waktu harian atau mingguan (dendisite.blogspot.co.id)

Meskipun namanya ujian harian, namun ujian ini tidak dilaksanakan setiap hari. Biasanya hanya dilaksanakan setiap seminggu sekali. Bentuknya pun tidak harus seperti ujian nasional, bisa berupa kuis atau tugas rumah atau PR.

2. Ujian tengah semester

Ujian tengah semester (UTS), juga sering disebut dengan mid semester merupakan ujian selanjutnya yang harus dihadapi para pejuang ilmu. Sebagaimana nama dari ujian ini, UTS biasanya dilakukan di pertengahan semester.

Ujian tengah semester dilakukan sebagai evaluasi pemahaman siswa selama tiga bulan (okezone.com)

Tujuan dilakukannya UTS ini pun hampir sama dengan ujian harian, yaitu untuk mengukur sejauh mana pemahaman anak didik atas tema, konsep, dan pokok bahasan materi yang selama ini diberikan oleh guru. Nilai dari UTS ini pun nantinya sebagai nilai tambah di raport.

3. Ujian kenaikan kelas

Selanjutnya ialah ujian kenaikkan kelas, ujian ini biasanya dilakukan sebagai prasyarat melanjutkan ke jenjang kelas selanjutnya. Ujian ini bisa dikatakan lebih penting dari dua ujian sebelumnya, sebab ujian kenaikkan kelas merupakan salah satu faktor terbesar a[akah kamu akan naik kelas atau tidak.

Sebagai prasyarat untuk naik ke kelas selanjutnya, kamu harus melalui ujian kenaikan kelas (ntt-news.com)

Ujian kenaikan kelas dilakukan sekali dalam setahun, menariknya meskipun ini disebut dengan ujian namun banyak yang menunggu kedatangannya, tidak lain dan tidak bukan ialah karena adanya liburan yang tiba setelah ujian terlaksana.

4. Ujian akhir sekolah

Ini nih, ujian yang paling bikin senam jantung, ujian akhir sekolah. Ujian akhir sekolah atau UAS dilakukan sebagai prasyarat siswa untuk dinyatakan lulus atau tidak. Selain itu, ujian ini juga untuk mengukur kemampuan siswa terhadap pemahaman materi yang selama tiga tahun diberikan, dari kelas X sampai kelas XII.

Nilai pada ujian sekolah diberikan oleh pihak sekolah (sesamamedia.blogspot.co.id)

Lah, lalu apa bedanya dengan ujian nasional? Jelas beda, biasanya kalau ujian sekolah penilaian dilakukan oleh pihak sekolah, artinya berapapun nilaimu itu yang memberikan ialah sekolah, bukan dinas pendidikan. Namun jangan anggap remeh ujian yang satu ini, sebab penilaian dalam UAS akan diakumulasi pada raport terakhirmu bersama nilai UN.

5. Ujian nasional

Nah, selanjutnya ialah ujian nasional atau UN. Inilah yang kerap menjadi persoalan pelik di negeri kita tercinta. Mungkin setiap tahunnya selalu menghadirkan persoalan, dari persoalan kecurangan, kesmrawutan paket soal, sampai persoalan ketidaklulusan.

Ujian nasional merupakan ujian terberat bagi para peserta didik (metroasahan.com)

UN memang masih menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar pelajar kita. Tidak banyak yang harus kecewa dengan hasil UN. Namun buat mereka yang berhasil menaklukkan UN, kebanggan, kabahagiaan, dan keharuan akan muncul dikehidupanmu.

6. Ujian praktik

Sebenarnya ujian praktek masih satu paket dalam ujian akhir sekolah, namun karena bentuk ujiannya berbeda maka saya pisahkan dengan ujian akhir sekolah dan ujian nasional. Ujian praktek biasanya tidak semua mata pelajaran, hanya pelajaran yang ada materi prakteknya yang diujikan.

Ujian praktek juga tidak kalah deg-degannya loh (coretan-yudi.blogspot.co.id)

Namun meskipun terdengarnya tidak begitu menantang, bagi mereka yang mendapatkan materi praktek cukup berat, ujian ini lumayan membuat jantung berdetak kencang loh. Contoh saja mereka yang ada ujian praktek soal agama, biasanya kalau tidak pratek ritual keagamaan, ialah hafalan yang memusingkan. Kasian yah pelajar di bangsa kita.

7. Ujian seleksi masuk perguruan tinggi

Kamu sudah lulus dari sekolah dan sudah melewati semua ujian tadi? Jangan bahagia dulu, sebab masih ada ujian-ujian yang harus kamu taklukan lagi. Buat kamu yang berencana lanjut ke perguruan tinggi, ujian seleksi masuk perguruan tinggi menantimu.

Buat kamu yang ingin lanjut ke jenjang berikutnya, ujian seleksi perguruan tinggi menunggumu (media.ipb.ac.id)

Sesuai namanya, ujian seleksi masuk perguruan tinggi ialah ujian yang dilakukan untuk menyaring kandidat pendaftar di suatu perguruan tinggi. Tidak kalah deg-degannya dengan ujian sebelumnya, sebab disini kamu akan bersaing denga lebih banyak kompetitor dari penjuru nusantara.

Itulah tujuh bentuk ujian yang harus dihadapi pelajar di negara kita. Jika kita merujuk ke negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, finlandia, maka disana kita tidak akan menemukan ujian-ujian seperti diatas tadi, kecuali ujian seleksi perguruan tinggi. Pendidikan di finlandia tidak ada istilah ujian harian, tengah semester, kenaikan kelas, dan ujian nasional. Namun meskipun demikian mereka masih menjadi negara dengan sistem didik terbaik.

 

678
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penikmat Dunia, Perindu Surga,