Bangkit dari Keterpurukan, 5 Orang Korban Bullying Ini Justru Menjadi Orang Sukses di Dunia

Jangan pernah membully, sebab bisa jadi orang yang kamu bully lebih sukses darimu!

Menjadi korban bullying memang berdampak serius pada perkembangan psikologis yang berkepanjangan. Dari mulai rasa minder, takut bergaul, sampai takut untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Tidak sedikit seorang anak yang mengalami trauma berkepanjangan akibat menjadi korban bullying.

Berbagai dampak buruk yang bisa ditimbulkan dari bullying inilah, yang kemudian mendorong beberapa aktifis mengkampanyekan gerakan anti bullying baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Deretan korban Bullying yang sukses di dunia

Namun, ternyata tidak semua korban bullying terpuruk dalam zona kegagalan. Enam orang ini membalas perilaku para pembully-nya justru dengan membuktikan ia berhasil menjadi orang sukses di masing-masing bidangnya.

Siapa sajakah korban bullying yang kini menjadi orang sukses tersebut? Inilah 6 orang sukses yang ternyata mantan korban bullying.

1. Chris Rock

Chris Rock merupakan seorang aktor, komedian, sutradara, sekaligus produser ternama di Amerika. Setidaknya puluhan flm layar lebar dan acara televisi unggulan ia produksi dan bintangi selama masa karirnya di dunia perfilman.

Chris Rock komedian ternama amerika (wennermedia.com)

Namun, siapa sangka dibalik kesuksesan Chris Rock ternyata menyimpan kisah masa kecil yang sangat menyedihkan. Ia merupakan korban bullying di sekolahnya karena dialah satu-satunya siswa yang berkulit hitam.

Menurut Chris, hampir setiap hari masa sekolahnya ia lalui dengan menerima pukulan dari teman-temannya, panggilan negro, dan kekerasan dan cemoohan lainnya. Tetapi, pengalaman pahit dalam hidupnya itu tidak ia jadikan alasan untuk menyerah dengan keadaan.

Dulu dihina sekarang mendapat piala (pmcvariety.files.wordpress.com)

Setelah Chris terjun ke dunia entertaiment, ia justru membuat sebuah acara serial komedi situasi berjudul ‘Everyboy Hates Chris’ yang menceritakan kondisinya pada masa sekolah dulu. Menurut Chris, ia merasa beruntung memiliki kisah hidup yang tidak dimiliki orang lain, dan tidak semua orang bisa berbagi pengalaman bullying-nya di acara televisi seperti dirinya.

Berkat kepopuleran acara tersebut salah seorang mantan guru Chris pun akhirnya mengirimkan surat kepadanya untuk meminta maaf, dan mengaku tidak mengetahui apa yang diterima Chris dari teman-temannya semasa sekolah.

2. Eva Mendes

Korban bullying selanjutnya yang kini menjadi orang sukses ialah bintang iklan, model, sekaligus aktris Hollywood,  Eva Mendes. Aktris cantik pemeran Monica Fuentes dalam film 2 Fast 2 Furoius ini mengaki pernah menjadi korban bullying oleh teman-temannya.

Eva Mandes juga pernah menjadi korban bullying (etonline.com)

Eva mengaku, jika masa SMP ia merupakan seorang gadis yang kikuk, memiliki tubuh yang kurus, serta bentuk gigi yang cukup besar. Itulah kemudian yang menjadikannya sebagai objek Bully-an oleh teman-temannya. Bahkan tidak jarang ia mendapatkan kekerasan dari dua teman sekolahnya yang menjadi musuh bebuyutan.

Menurut Eva, saat ia menjadi korban Bullying, cara paling tepat ialah dengan melawannya. Sebab, jika ia hanya terdiam maka pembulian tersebut tidak akan pernah berakhir. Dari pengalamannya pernah menjadi korban bully, Eva mengaku sampai saat ini ia masih sering merasakan kecemasan dan kegelisahan yang luar biasa sebagi dampak psikologi masa lalu.

3. Bill Clinton

Jangan pernah membully temanmu karena ia memiliki fisik yang tidak begitu baik, sebab bisa jadi ia memiliki kecerdasan yang lebih baik dari kamu. Inilah hikmah yang bisa kita ambil dari kisah Bil Clinton, mantan presiden Amerika Serikat.

Bill Clinton mantan presiden Amerika (wikimedia.org)

Nama Bil Clinton dalam sejarah perpolitikan Amerika cukup disegani. Ia merupakan mantan presiden Amerika yang pernah duduk di kursi tertinggi selama dua periode. Di masa kepemimpinannya pun Amerika mengalami perdamaian dan kesejahteraan terbaik dibandingkan dengan kepemimpinan siapapun dalam sejarah AS.

Namun dibalik kebesaran namanya, Bill Clinton ternyata pernah menjadi korban bullying saat ia masih duduk di bangku SMP. Saat itu, ia dijuluki sebagai anak band gendut dengan penampilan pakaian sangat buruk.

Sewaktu smp Bill menjadi bahan bully-an teman-temannya (mshcdn.com)

Bahkan, dalam sebuah acara dansa sekolah, seorang seniornya mengejek penampilan Bill Clinton, dengan mengatakan jeans yang ia pakai lebih mirip sebagai tukang kayu dibandingkan seorang siswa SMP. Tidak cukup disitu, ia pun dipukul oleh senior tersebut hingga tersungkur.

Dalam sebuah buku biografinya yang berjudul “My Life,” Bill menjelaskan sebenarnya saat itu ia bisa membalasnya dengan memukul balik. Namun dalam kejadian itu ia belajar bagaimana cara terbaik membalas sebuah agresivitas. Yakni dengan jalur pembuktian prestasi.

4. Jessie J

Bagi pecinta musik, tentu tidak asing dengan nama yang satu ini, Jessie J. Penyanyi berkebangsaan Inggris yang melambungkan namanya melalui lagu yang berjudul Price Tag dan Flashlight ini ternyata juga pernah menjadi korban bullying saat ia duduk di bangku sekolah.

Jessie J juga tidak luput dari pembully-an teman-temannya (billboard.com)

Menurut penyanyi yang memiliki nama asli Jessica Ellen Cornish ini, saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, ia kerap mendapatkan kekerasan dari teman-temannya. Baik itu kekerasan verbal sampai kekerasan fisik.

Kejadian yang paling buruk yang pernah ia dapatkan ialah dimana teman-temannya melempari batu ke kepalanya. Ia juga dijuluki sebagai Alien dan Bugs Bunny karena bentuk giginya. Namun, Jessie tidak pernah menyerah dalam kondisi tersebut. Bahkan lagunya yang berjudul ‘Who’s Laughing Now’ terinspirasi dari kasus pembully-an yang kerap terjadi pada dirinya.

5. Oprah Winfrey

Orang akan mengetahui Oprah Winfrey sebagai presenter paling poluer di Amerika dan salah satu perempuan terkaya versi majalah forbes dengan total kekayaan mencapai US$ 1 Miliar. Namun dibalik kesuksesan Oprah saat ini, terdapat kisah menyedihkan dalam perjalanan hidupnya.

Oprah lahir di Mississipi, terlahir dari keluarga broken home yang secara ekonomi berada di level bawah membuat ia sangat hidup terlunta-lunta. Saat kecil Oprah ikut dengan neneknya di lingkungan yang sangat miskin.

Oprah merupakan wanita terkaya di Amerika yang kisahnya penuh inspirasi (usmagazine.com)

Pada usia 9-13 tahun, Oprah mendapatkan pelecehan seksual bahkan pemerkosaan dari sepupu ibunya dan teman-temannya. Hingga menginjak usia 14 tahun, Oprah melahirkan anak laki-laki namun bayinya meninggal tidak lama setelah lahir.

Lahir di lingkungan keluarga yang sangat miskin membuat Oprah memiliki kepribadian yang mandiri dan pantang menyerah. Dengan disiplin belajar tinggi Oprah pun mulai memperlihatkan prestasinya saat ia duduk di bangku SMA.Hingga ia diberi kesempatan berkunjung ke gedung putih dan mendapatkan beasiswa ke jenjang perkuliahan.

Oprah memiliki masa lalu yang kelam dan kini menjadi perempuan terkaya di Amerika (youtube.com)

Dalam dunia karirnya, Oprah memulai dari menjadi penyiar radio saat ia duduk di bangku SMA. Hingga saat awal kuliah ia memberanikan diri melamar sebagai penyiar berita di Tv. Setelah ia diterima bekerja di Tv. Ia pun menjadi wanita kulit hitam pertama yang menjadi penyiar berita di Amerika.

Oprah kemudian sampai pada puncak karirnya setelah memiliki acara sendiri bertemakan talk show bernama The Oprah Winfrey Show. Acara ini menjadi acara terpopuler tidak hanya di daratan Amerika, namu juga menjadi inspirasi acara Tv di beberapa negara lainnya.

Itulah 5 orang yang pernah disepelekan, dilecehkan, dianggap lemah, namun ternyata mereka bisa membuktikan jika anggapan tersebut tidak benar dengan membuat prestasi dibidangnya masing-masing.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *