Nampak Sepele, Namun Inilah Bahaya dari Memasang Stiker ‘Ayah, Ibu & Anak’ di Mobil

Untuk berjaga-jaga, lebih baik jangan pernah memasangnya.

Adakah diantara pembaca Inovasee yang memasang stiker ‘ayah, ibu, dan anak’ di kaca mobil? Itu loh, stiker yang biasanya bergambar ilustrasi sebuah keluarga lengkap berisi ayah, ibu, serta jumlah anak yang ada di keluarga tersebut. Kadang, ada juga yang bertuliskan nama-nama anggota keluarga di bawah gambar-gambarnya.

Stiker ini tak hanya populer di Indonesia, namun juga di sejumlah negara Eropa dan Asia yang tujuannya untuk menggambarkan kebahagian dari keluarga pemilik mobil tersebut. Tapi, tahukah kamu kalau memasang stiker ini justru berpotensi mengundang marabahaya?

Mengundang penjahat

Di akhir tahun 2015 silam, kepolisian London mengeluarkan imbauan untuk warganya agar tidak lagi memasang stiker keluarga di mobil. Bahkan, bagi yang sudah terlanjur memasangnya pun diminta untuk mencopotnya. Alasan pelarangan ini dikarenakan muncul banyak kejahatan di London yang bersumber dari stiker tersebut. Loh, kok bisa?

Stiker seperti ini punya potensi membahayakan dirimu dan keluarga (gogirlmagz.com)

Jadi ternyata, para penjahat menangkap potensi menggiurkan untuk merampok calon korbannya berdasarkan stiker keluarga yang dipasang di mobil calon korban. Melalui stiker itulah para penjahat memperoleh informasi tentang jumlah anggota keluarga dan kemungkinan apa yang bisa diambil dari situ. Seperti kasus yang menimpa Kathleen Wiggins, misalnya.

Melalui stiker seperti ini, penjahat bisa menduga bahwa kamu hanya tinggal sendiri bersama hewan peliharaanmu (instarix.com)

Warga Florida, Amerika Serikat ini menjadi incaran penjahat karena memasang stiker keluarga di bagian belakang mobilnya. Melalui stiker tersebut, penjahat mengetahui bahwa suami Wiggins bekerja sebagai tentara angkatan laut yang pastinya sering berdinas. Artinya, Wiggins pasti tinggal sendiri di rumahnya. Hal ini diperkuat dengan stiker yang menunjukkan bahwa ia tidak memiliki anak dan hanya tinggal bersama hewan peliharaan.

Jangan membuka informasi pribadi

Menurut kriminolog Bond University sekaligus mantan polisi Terry Goldsworthy, memasang stiker bergambarkan anggota keluarga beserta nama (dan mungkin pekerjaan ayah-ibu) sama saja seperti membuka informasi pribadi. Menurutnya hal seperti ini amat haram untuk terpampang ke publik.

Stiker keluarga (dijehtheory.blogspot.co.id)

Goldsworthy mengingatkan masyarakat bahwa informasi itu bisa dimanfaatkan pihak lain untuk berbagai motif kejahatan. Stikernya mungkin memang sepele, namun saat pihak tak bertanggung jawab mengetahui struktur keluargamu beserta kendaraan dan rumahmu, maka ada bahaya yang mengancam. Terlebih, FBI pernah mengungkap bahwa di Amerika Serikat telah terjadi lebih dari dua juta pencurian yang 75 persennya terjadi di rumah.

Oleh sebab itu, jangan sampai kamu memasang informasi sepenting itu di mobilmu meski hanya terkesan sebagai stiker biasa.

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *