Ayam Kremes Sambal Uleg dan Menu Gagal McDonald’s Lainnya

Jadi kalau menu baru McD ini nggak laku, kamu nggak perlu heran lagi

195
SHARES

Restoran cepat saji asal Amerika Serikat, McDonald’s, baru saja memperkenalkan menu baru Paket Ayam Kremes Sambal Uleg untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. Walaupun terkesan ‘Indonesia banget’, namun menu paket berisi ayam goreng khas McD, nasi hangat, scramble egg, kremes serta sambal uleg dan Iced Sparkling Berry Tea ini justru menuai reaksi lucu dari para netizen.

Selain mempertanyakan keseriusan McD dalam membuat menu ini, ada juga komentar netizen yang menginginkan McD menambahkan lalapan bahkan kobokan agar lebih terasa Indonesia. Beberapa pembeli yang telah menjajal menu ini pun mengeluhkan sambal uleg yang terasa kurang pedas bagi mayoritas lidah Indonesia. Tentu saja McD tidak menanggapi hal ini dan jalan terus dengan menu barunya itu. Setidaknya hanya ada dua kemungkinan bagi menu baru ini: jadi menu tetap karena laris manis dan banyak penggemarnya, atau gagal dan menghilang seperti menu-menu McD berikut ini.

1. McPizza

Jika Kentucky Fried Chicken (KFC) dikenal sebagai ‘Jagonya Ayam’, maka McD dikenal sebagai restoran dengan aneka pilihan menu Hamburger yang lezat, meskipun juga menjual menu Ayam seperti halnya KFC. Tampaknya McD kurang puas jika dikenal sebagai penjual Burger maupun Ayam Goreng saja dan memilih untuk mencoba peruntungan di menu jamak lainnya: Pizza.

McPizza sebenarnya tidak gagal andai penyajiannya bisa lebih cepat – dailyhive.com

Melalui menu McPizza, McDonald’s mencoba untuk masuk wilayah yang sudah jadi daerah kekuasaan Pizza Hut maupun Papa Ron’s. Sayangnya, menu yang hadir di tahun 90-an ini dinilai gagal karena waktu pembuatannya yang memakan waktu 11 menit dan menyalahi filosofi layanan cepat saji. Saat ini, kita hanya bisa menjumpai McPizza di dua gerai McD Amerika Serikat saja, yakni di gerai Pomeroy, Ohio serta gerai Spencer, West Virginia.

2. Hula Burger

Walaupun dikenal memiliki aneka varian Burger (favorit saya Big Mac!) yang kesemuanya fantastis, namun McDonald’s juga bisa gagal dengan Burger. Pada awal 1960-an, sebagian umat Katolik Amerika masih kerap menjauhkan diri dari daging pada hari Jumat. Pemilik McD, Ray Kroc, ingin mengatasi permasalahan tersebut agar gerainya tetap ramai di hari Jumat dan akhirnya menghadirkan menu alternatif tanpa daging yang disebut dengan Hula Burger.

Daging sapi di ganti daging nanas? Pilihan yang buruk! – businessinsider.com

Lantas, kenapa menu ini gagal? Mudah saja, karena Hula Burger merupakan sebuah Burger dengan nanas panggang dan kue keju yang menjadi pengganti isian daging pada Burger. Kamu bisa membayangkannya? Bagus. Karena penganut vegetarian paling taat sekalipun nampaknya emoh makan menu aneh ini!

3. McLobster

Harus diakui, keinginan McD untuk selalu out of the box layak dapat acungan jempol. Tak ingin hanya sekedar menawarkan menu biasa, McD berkreasi dengan memanfaatkan bahan dari laut yang dikenal mahal: Lobster.

McLobster yang mahal dan gagal – youtube.com

Harga Lobster yang mahal membuat menu bernama McLobster ini dijual seharga Rp 100 ribu (kurs saat ini) per potongnya. Konsumen tentu keberatan mengeluarkan uang sebesar itu untuk sebuah makanan cepat saji yang bahkan bentuknya pun kurang menarik dipandang.

4. McAfrica

Sebagai sebuah restoran asal Amerika Serikat yang mendunia, McDonald’s merasa perlu melakukan ekspansi budaya dengan memperkenalkan menu-menu khusus seperti McArabia yang dijual di daerah Arab dan Mesir, hingga McAfrica yang….. dijual di Norwegia, bukan Afrika.

Menu yang tepat di waktu yang salah – therichest.com

Tidak ada yang salah dengan McAfrica. Menu ini layak dan sama baiknya dengan menu andalan McDonald’s lainnya. Sayangnya, McD melepas produk ini di waktu yang tak tepat karena dinilai mengeksploitasi kelaparan di Afrika. Dunia mengecam menu ini karena di saat yang bersamaan, benua Afrika tengah dicekam wabah kelaparan yang parah. McDonald’s pun akhirnya menarik produk ini sambil minta maaf dan membuatkan box donasi untuk penanggulangan kelaparan di Afrika.

5. McGratin Croquette

McD sengaja menawarkan McGratin Croquette hanya untuk pasar Jepang saja. Menu ini berupa Kroket dengan campuran makaroni dan udang yang fluffy dan creamy serta diharapkan bisa jadi menu unik yang diandalkan.

McGratin mungkin tampak baik-baik saja, toh ggal juga – huffingtonpost

Sayangnya, konsumen di Jepang justru tidak menyukainya karena mereka kadung memiliki persepsi bahwa datang ke McD berarti menikmati daging sapi yang empuk, bukannya olahan seafood. Strategi marketing untuk produk ini juga dinilai gagal karena membuat orang jadi menghindar setiap kali ditawarkan.

195
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~