Kisah Perjuangan Seorang Ayah yang Rela Membelah Bukit Demi Anak Bisa Sekolah

Salut!

Sudah menjadi impian orang tua agar anaknya bisa sekolah dan menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Sayangnya tidak semua orang beruntung bisa menikmati bangku sekolah dengan mudah. Ada yang terkendala ekonomi, hingga keterbatasan fasilitas menjadi penyebabnya. Salah satunya dialami oleh anak-anak dari Jalandhar Nayak (45).

Menurut informasi yang dilansir dari NDTV serta The Guardian, selama kurang lebih dua tahun terakhir, Nayak bekerja keras untuk membuat jalan agar anak-anaknya bisa sekolah. Meski hanya berbekal cangkul dan peralatan sederhana lainnya, Nayak telah berhasil membuat jalan sepanjang 8 km yang membelah bukit, hutan dan medan curam lainnya.

Jalandhar Nayak (images.yourstory.com)

Setiap harinya Nayak menghabiskan 8 jam untuk membuat jalan tersebut. Jalan tersebut dimaksudkan untuk menghubungkan desanya, Gumashi ke jalan utama kota Kandahd, Phulbani, tepatnya di Negara Bagian Odisha, India. Nayak berharap jalan ini menjadi jalan pintas bagi anak-anaknya pergi sekolah dalam waktu yang lebih cepat dan nyaman dilalui.

Bahkan hebatnya, Nayak berencana untuk tetap bekerja membuat jalan selama 3 tahun kedepan untuk melengkapi jalan yang telah ia buat. Ia membutuhkan 7 km lagi agar jalan bisa sampai ke tujuan.

Nayak membelah bukit (indiananalysis.com)

Sebelum memutuskan membuat jalan ini, ketiga anak Nayak yang bersekolah di kota Kandahd harus menempuh perjalanan sedikitnya 3 jam untuk sampai di sekolah. Mereka diharuskan melewati perbukitan curam yang sangat berbahaya. Karena tak tega melihat perjuangan anak-anaknya dalam menuntut ilmu, Nayak nekat menggempur bukit dan membuat jalan sendiri.

Setelah berjuang selama dua tahun membuat jalan demi anak-anaknya dan anak lain di desanya, usaha Nayak akhirnya menarik simpati dari pemerintah setempat. Bahkan kini pemerintah sedang berusaha membantu Nayak mewujudkan mimpinya untuk membuat jalan pintas yang lebih baik serta nyaman untuk menuju ke kota terdekat.

Perjuangannya di apresiasi pemerintah (khaboronline.com)

Kisah dan perjuangan Nayak yang luar biasa ini telah menjadi inspirasi bagi orang-orang disekitarnya khususnya pemerintah setempat untuk lebih mempedulikan orang lain. Namun faktanya, Nayak bukanlah satu-satunya orang yang rela membelah bukit demi orang lain.

Sebelumnya ada seorang pria bernama Dasharth Manjhi yang berhasil membelah bukit dan gunung selama 22 tahun. Ia berhasil membuat jalan yang lebih baik sepanjang 42 km bagi penduduk desanya agar lebih mudah menuju kota terdekat.

Perjuangan kedua orang tersebut memang pantas mendapat dua jempol dan apresiasi tinggi. Karena mereka bekerja bukan hanya demi pendidikan generasi penerus bangsa, namun juga bagi orang lain yang membutuhkan. Terlebih, Nayak telah membuktikan diri bahwa ia mampu menjadi ayah teladan yang baik serta bertanggung jawab bagi anak-anaknya.

Untuk kamu yang bisa berangkat sekolah dengan mudah dan nyaman, bahkan cepat, bersyukurlah. Banyak orang yang tidak seberuntung kamu. Bahkan mereka harus bertaruh nyawa hanya demi menuntut ilmu.

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *